{KyuHeyna_Scene Special Honeymoon}#5 A Lovely Day

pic scene 5

 

Title                               : {KyuHeyna_Scene Special Honeymoon}#5 A Lovely Day

Author                         : Sazshika_DeVya

Main Cast                    : Cho Kyuhyun

: Cho Heyna (Lee Heyna )

Another Cast             : All member Suju lainnya, Lee Eunji (oc), Hwang jihyo (oc), Jung Minho (oc), Lee Yongjin (oc),  Han Sora(oc)

Genre                           : Romance, Comedy, Friendship and Family

Rating                          : PG 15

Leght                            : Scene

 

RECOMENDED SONG

The End Of Days # Original Song By. IU

Forever # Original Song By. Girl’s Generation

I’ts Me # Original Song By. Luna (Fx) Ft. Sunny (SNSD)

 

“Aku percaya jika kalimat rayuan tidak akan mungkin membuat jiwa dua setan seperti kita melayang-layang. Aku percaya jika image romantis tidak akan pernah berteman akrab dengan karakter aneh yang kita miliki. Dan aku juga percaya, jika kita berdua memang bukan pasangan normal seperti pada umumnya. Meskipun demikian,  fikiran dan tindakan kita mampu melebihi batasan normal dibandingkan pasangan  ternormal atau terserasi sekalipun. Kau tahu kenapa? Karena aku selalu percaya, jika pelangi memiliki 7 warna penyusun, maka kita akan memiliki lebih dari 100 juta warna yang memancar dari tubuh kita. Dan jika dunia memiliki 7 keajaiban, maka kita akan memiliki lebih dari 100 juta keajaiban yang keluar dari otak jenius milik kita.  Selalu berusaha menjadi lebih kuat demi melindungi senyum dan tautan diantara jemari kita. Benar begitu bukan, Nona Labil?”-Cho Kyuhyun.

“Aku bahagia, meskipun kita tidak memiliki banyak waktu untuk dihabiskan bersama ditengah kesibukan kita. Aku bahagia, meskipun kita tidak bisa menjalani kehidupan seperti pasangan pada umumnya. Aku bahagia, meskipun memiliki predikat buruk dimata mereka yang membenci kita. Dan aku bahagia, karena memilikimu sebagai harapan, kekuatan, dan seseorang yang dapat selalu membuatku tersenyum.”-Cho Heyna.

 

April, 26th at Killkenny hotel VIP room. . .

*Author Pov*

            Perlahan, kedua bola mata yeoja yang tengah terbaring diatas ranjang berukuran king size mulai terbuka saat kedua daun telinganya menangkap suara gaduh, serta gerakan tidak normal diatas ranjang yang ia rasakan.

Detik berikutnya, dengan gerakan cepat Heyna segera terduduk dan menyilangkan kedua lengannya didepan dada saat mendapati sosok namja yang tengah duduk besila dihadapannya, dengan senyum evil mengerikan yang menghiasi wajah tampannya.

“YAK, APA YANG KAU LAKUKAN!” seru Heyna seraya menatap kebingungan makhluk dihadapannya.

Masih dengan senyum evil andalannya, Kyuhyun mulai merangkak mendekati Heyna.       “Apakah aku perlu menjelaskan satu persatu, Nyonya Cho? Bagaimana jika kita persingkat saja?”

“Ya…menjauh dariku, Cho Kyuhyun! Dan apa maksudmu?” kembali Heyna berseru seraya meraih bantal disampingnya dan menjadikan benda tersebut sebagai tameng.

“Mauku, mulai hari ini kita memulai putaran bulan madu kita, jagia!” bisik Kyuhyun yang segera membuat yeoja dihadapannya bergulung kesamping dan jatuh dengan bunyi keras dibawah ranjang.

“Yak, kau. . .”

“Berhenti protes dan lakukan saja perintahku, Cho Heyna! Ini adalah balasan untukmu karena telah membuatku sengsara seharian kemarin.”

Dengan wajah penuh kemenangan, Kyuhyun segera berdiri diatas ranjang dan merentangkan kedua lengannya.

“WELCOME TO THE CHO KYUHYUN HONEYMOON SPESIAL PLAN!”  seru Kyuhyun yang segera membuat mulut yeoja yang terduduk diatas lantai mengangga lebar.

“Tamatlah riwayatmu, Lee Heyna!”

*Author Pov End*

 

*Kyuhyun Pov*

            “WELCOME TO THE CHO KYUHYUN HONEYMOON SPESIAL PLAN!”  seruku yang segera membuat mulut Heyna mengangga lebar.

“Tamatlah riwayatmu, Lee Heyna!” lirih Heyna yang membuatku terkekeh seketika. Apa yang difikirkan anak ini? Cho Heyna, neo jeongmal paboya!”

“Bagaimana, apakah terdengar menarik? Kau tahu, aku sudah mempersiapkan semua ini saat berada di Jepang.” ucapku seraya melempar evil smirk andalanku dan melipat kedua lenganku didepan dada.

“Apanya yang menarik? Yang ada kalimat yang meluncur dari mulutmu tadi membuat bulu kudukku berdiri semua.” sembur Heyna sembari bangkit dari lantai dan melangkah menuju kamar mandi. Namun, dengan cepat kuraih beberapa helai rambut yeoja dihadapanku dan menariknya kearahku.

“Yak, aku belum selesai berbicara, Nona labil! Dengar, apapun penolakanmu aku tidak peduli. Hari ini dan untuk beberapa hari kedepan kau berada dalam kuasaku, Nyonya Cho.”

“Yak, mana bisa begitu, Tuan labil? Kapan dan dimana aku bersedia berada dalam kuasamu? Memangnya kita pernah membuat perjanjian?”

Ani, tapi meskipun begitu aku yakin kau akan mau menurutiku setelah melihat ini, Na-ya.” jawabku seraya melambai-lambaikan benda berbentuk persegi yang segera membuat kedua bola mata Heyna membulat seketika.

“Itu. .”

Ne, ini adalah CD Master Starcraft limited edision yang hanya ada 100 keping dan baru akan diluncurkan bulan depan. CD Master terbaru Starcraft. CD game yang sangat kau gemari, Na-ya. . . .” jelasku.

Dapat kulihat raut wajah Heyna yang sebelumnya jengah berubah menjadi antusias. Kedua bola matanya refleks mengikuti gerakan kotak CD game yang tengah kulambai-lambaikan didepan hidungnya. Lucu sekali anak ini.

“Bagaimana, apakah sekarang kau mengakui kehebatan suamimu, Cho Heyna? Jadi, apakah kali ini kau mau menuruti permintaanku?” bujukku.

Heyna terdiam untuk beberapa saat. Kedua bola matanya berulangkali menatap wajahku  dan CD master starcraft secara bergantian. Terlihat anak labil tersebut tengah mencari strategi untuk mendapatkan apa yang ia mau tanpa harus bertekuk lutut padaku.

“Kyuhyun-ah, bagaimana jika kau kubuatkan jjajangmyun spesial ukuran jumbo dan akan kutambahkan daging sapi banyak-banyak diatasnya? Ah, dan juga aku akan membebaskanmu dari jadwal menyantap sayuran selama 1 bulan penuh, otte?” ucap Heyna pada akhirnya.

Shireo, ini tidak ada hubungannya dengan jjajangmyun ataupun benda menjijikan bernama sayuran, Cho Heyna. Kau tidak bisa menukar benda yang kudapat dengan perjuangan sulit dan susah payah ini hanya dengan sepiring jjajangmyun.” jawabku.

“Sudahlah, Na-ya. Turuti saja kata-kata suamimu yang tampan ini dan kau akan segera bisa memainkan starcraft edisi terbaru ini yang bahkan oleh seluruh pengemar game didunia ini belum bisa memainkannya termasuk dua teman kecilmu, Jihyo dan Minho. Bagaimana, bukankah hal itu luar biasa?”

Yeoja dihadapanku kini kembali terdiam seraya menelan air liurnya. Sudah jelas kali ini dia tidak memiliki pilihan lain selain menurutiku. Kali ini aku benar-benar telah membawa amunisi yang tepat untuk menghadapi queen of evil ini.

“Kyuhyun-ah, bagaimana jika kita buat perjanjian?” ucap Heyna kembali setelah beberapa saat terdiam.

Shireo, tidak ada perjanjian apapun lagi, Cho Heyna. Kau menurutiku atau kau tidak akan bisa memainkan game ini sama sekali sampai bulan depan! Saat ini, hanya kata-katakulah yang menjadi hukum diantara kita, Nyonya Cho!”

“Aish, mana bisa begitu Kyuhyun-ah. Yak, tidak bisakah kau berbagi pada istrimu?” bujuk Heyna seraya melancarkan puppy eyes.

“Cih, kau kira bisa membujukku dengan aegyo seperti itu? Yang ada kau justru membuatku bergidik ngeri, Nona labil! Ingat, kau ini ratu setan, jadi jangan pernah memaksakan dirimu untuk bertingkah seperti yeoja innocent!” ucapku seraya memasang wajah jijik pada yeoja dihadapanku yang kini tampak sekali ingin menendangku.

“Sudahlah, Na-ya kau tidak perlu berfikir terlalu lama. Tenang saja, aku bukannya akan menyuruhmu mengikrarkan rasa cintamu yang amat besar pada namja setampan diriku ataupun memaki Lee Donghae seperti dahulu. Aku hanya ingin bertanding game ini denganmu. Dan jika kau kalah, maka kau harus menyerahkan seluruh dirimu dan waktumu. Ingat, hanya dirimu dan waktumu. Tidak ada yang lain, Nyonya Cho!” bisikku tepat didaun telinga kanan Heyna yang sontak membuatnya mundur kebelakang dan menabrak meja rias seketika.

“Mwo, apa katamu tadi?  Seluruh diriku dan waktuku? Yak, dasar ahjusshi mesum menyingkir kau!” teriak Heyna seraya melemparkan death glare miliknya padaku.

Dengan senyum sinis, kembali kusilangkan kedua lenganku didepan dada sembari mengeleng-gelengkan kepalaku.

“Yak, siapa yang kau sebut ahjusshi mesum, Nona labil! Aigoo, saat ini pasti kau berfikir tentang itu kan? Ah, ataukah diam-diam sebenarnya kau menginginkannya?” ucapku dengan nada seduktif yang sengaja kulakukan untuk menakut-nakuti yeoja dihadapanku.

Untuk kesekian kalinya kedua bola mata Heyna membulat. Detik berikutnya, dengan gerakan canggung Heyna mulai beringsut mundur dari hadapanku sembari mengedip-ngedipkan kedua kelopak matanya dengan cepat.

“Mwo, mworago? Jangan bermimpi, Tuan labil! Siapa yang berlebihan? Kapan dan dimana aku mengatakan jika aku menginginkannya, hah?”

Jeongmalyo? Benarkah kau tidak menginginkannya, Cho Heyna?” bisikku masih dengan nada seduktif seraya melangkah perlahan mengikuti gerakan Heyna yang masih berusaha menghindariku. Dapat kulihat yeoja dihadapanku kini mulai waspada. Kekekekekekke menyenangkan sekali dapat mengerjai Heyna setelah hampir 1 bulan aku tidak bisa melakukannya karena schedule Suju yang teramat padat.

“Ya, jangan mendekat, Cho Kyuhyun! Berhen. . .”

“Tapi, aku sangat menginginkannya. Dan kau tahu, perasaan ingin tersebut tiba-tiba saja memuncak beberapa detik lalu.” potongku sebelum Heyna sempat menyelesaikan ucapannya.

“Kau tahu, aku benar-benar tidak bisa menahannya lagi. Bagaimana kalau kita mulai saat ini juga, JA-GI-A?”

Seperti habis menegak sebotol anggur, wajah Heyna memerah seketika begitu mendengar kalimat yang baru saja terlontar dari mulutku. Melihat hal tersebut membuat jiwa setan yang bersemayam dalam tubuhku semakin bersemangat untuk mengerjai yeoja dihadapanku. Dengan gerakan cepat kubuka mantel yang membungkus tubuhku dan segera meraih kedua bahu Heyna.

“HUWAAAAAAAAAAAAAAA EOMMMMMMMMAAAAAAAAAAAAA!” teriak Heyna seketika seraya mendorong tubuhku sekuat tenaga, detik berikutnya anak labil itu segera berlari kearah kamar mandi dan membanting keras-keras pintu  ruangan kecil tersebut.            “HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAHAHAHAHAHAAH, BODOH!” seruku diantara tawaku yang kini tengah meledak.

“YAK, KAU BERHENTI TERTAWA, SETAN!”teriak Heyna dari dalam kamar mandi.

“HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHA! Kau bilang kau tidak akan tertipu lagi, Nona labil?” balasku seraya memegangi perutku yang terasa sakit karena sudah terlalu lama menahan tawa.

“Cih, Cho Kyuhyun sialan! Yak, kau diam disitu dan tunggu saja pembalasanku, Tuan Labil!” seru Heyna. Detik berikutnya dapat kudengar gemericik suara air dari dalam ruangan kecil dihadapanku.

“Lucu sekali.” gumamku.

Kurentangkan kedua lenganku dan mulai menggeliat meluruskan otot-ototku. Dengan kedua sudut bibir yang masih terangkat, kulangkahkan kedua kakiku menuju balkon kamar. Hela nafas panjang segera terhembus dari mulutku. Perlahan, dapat kurasakan segala bentuk kecemasan, perasaan bersalah dan beban menguap dari dalam tubuh dan fikiranku bersamaan dengan hembusan nafasku.

Neomu yeppo.” gumamku seraya menatap pemandangan kota kecil Killkenny dari atas balkon kamar hotel.

[MV HD] IU - The days end [english subs romanization hangul].mp4_snapshot_01.01_[2013.09.14_20.25.05]

Drrrtttttttttttttttt. . . . .

Kekeluarkan segera LG VU II putih milikku dari saku celana saat kurasakan benda berbentuk persegi panjang tersebut bergetar hebat.

From : Lee Dong

Apakah kau sudah sampai di Irlandia dan bertemu Heyna? Kudengar dari Kibum kau seperti anak hilang dan kebingungan di Irlandia? Kekekekeeke :p

PS : Apakah strategimu menggunakan CD master starcraft berhasil?Dan bagaimana dengan rencana spesialmu? Apakah semua berjalan lancar?

Aku terkekeh pelan setelah membaca pesan singkat dari hyung-ku tersebut. “Tentu saja, bukan rayuan ataupun bunga yang kubutuhkan untuk memukul telak ratu evil tersebut, hyung. Seperti yang kukatakan, kami memang berbeda.” gumamku. Ingatanku segera kembali pada 2 hari lalu sebelum aku menyusul Heyna ke Irlandia.

*Flasback On*

            “Assa, anak itu pasti akan menurutiku setelah melihat CD ini. Aku sungguh beruntung bisa memiliki fans yang kebutulan ayahnya adalah salah satu programmer dari game ini.” ucapku seraya menatap antusias CD Master Starcraft yang kudapatkan 5 hari lalu.

            “Whoa, lihat setan itu! Sebenarnya apa tujuannya menyusul istrinya ke Irlandia?” tutur Eunhyuk sembari menatap heran padaku.

            “Tentu saja untuk melaksanakan bulan madu kami yang tertunda, Eunhyuk-ssi!”

            Dengan lagak sok, dancing machine Suju tersebut menggeleng-gelengkan kepalanya dan jari telunjuknya secara bersamaan.

            “Cccckkkkkkkk, bukan begitu caranya untuk mendapatkan hati seorang yeoja, Kyuhyun-ssi! Kau tahu, aku tidak akan heran jika sampai saat ini kalian belum melakukan apapun yang semestinya sudah dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah.” ucap Eunhyuk yang segera membuat seluruh member terkikik geli.

            “Yak, apa yang kalian tertawakan!”hardikku.

            “Kyuhyun-ah, kurasa demi suksesnya acara bulan madu kalian kali ini kau perlu mendengarkan nasihat dari cassanova kita!” sambung Shindong-hyung sembari duduk disebelahku dengan mulut penuh takoyaki.

            Masih dengan gaya sok-nya, kini Eunhyuk berganti mengangguk-anggukan kepalanya.      “Dengarkan aku dongsaengku tersayang, yang harus kau lakukan adalah dengan bersikap gentle dan bukannya mengajak pasanganmu bertanding setiap waktu! Aku tahu jika istrimu itu sama-sama seorang maniak game  sepertimu bahkan dia juga sama kurang ajar-nya denganmu. Namun, bagaimanapun juga Heyna tetaplah wanita, Kyuhyun-ssi! Jadi, cobalah memperlakukannya seperti yeoja normal pada umumnya. Bukan dengan CD Master Starcraft seharusnya kau mengisi kedua telapak tanganmu sebagai amunisi. Melainkan, dengan sebuket bunga cantik dan puisi. Buatlah hatinya terenyuh dengan kalimat rayuanmu, jika dibutuhkan kau boleh meneteskan air matamu sebagai tanda betapa beruntungnya kau telah memilikinya. Kupastikan saat itu Heyna akan bertekuk lutut padamu!” jelas Euhyuk dengan nada deklamatis yang membuatku merinding seketika begitu selesai mendengarnya.

            “Bertekuk lutut padaku? Tuan Lee boleh kutahu kau belajar darimana jurus merayumu itu? Kau tahu, semua kalimat yang kau lontarkan tadi membuat bulu kudukku berdiri. Jika aku menuruti saranmu, bisa-bisa seluruh rambut indahku ini terenggut oleh tangan evil Na-ya!” sahutku.

            “Tapi, belum tentu sepenuhnya hal itu tepat, Kyuhyun-ah!” sambung Siwon. “Seperti yang dikatakan Hyuk, se-evilnya dan se-abnormalnya Heyna, tetap saja dia seorang wanita. Jadi, kenapa kau tidak mencobanya?”

            “Shireo, aku tahu bagaimanapun juga Heyna tetaplah seorang yeoja seperti yang kalian katakan. Aku memiliki cara tersendiri. Cara yang kalian anggap dan bahkan oleh sebagian besar orang menganggapnya tidak normal. Tapi, justru dengan cara tersebut kami akan merasa nyaman. Ditengah ke-abnormalan kami, selalu akan terselip romantisme sendiri yang mungkin kalian menganggapnya sebagai hal yang biasa. Tapi, asal kalian tahu. Hanya dengan hal-hal sederhana seperti itu kami berdua sudah bisa merasakan kebahagian.” ucapku yang segera membuat  Donghae tersenyum dan menepuk-nepuk bahuku.

            “Arasseo, lakukan seperti apa maumu, Kyuhyun-ah. Se-abnormal dan sekonyol apapun hal yang ingin kau berikan untuk Heyna, aku yakin anak itu akan menangapinya dengan cara tersendirinya yang juga akan berbeda dengan yeoja pada umumnya. Bukankah kalian sama?” ucap Donghae yang segera membuatku mengangguk puas.

            Dengan antusias, kembali kurapikan koper serta ranselku yang kini tengah berisi barang-barang milikku yang akan kubawa ke Irlandia. Mendadak gerakan tanganku terhenti saat sebuah ide tiba-tiba muncul dikepala jeniusku.

            “Aigoo, kenapa aku terlahir sebagai namja tampan nan jenius seperti ini?” gumamku. “Hyung!” teriakku kemudian yang membuat seluruh kepala namja dalam kamar hotel milikku yang entah sejak kapan menjadi tempat berkumpul member suju tersebut serempak menoleh kearahku.

            “Wae, apakah kau berubah pikiran dan ingin belajar bagaimana cara merayu dan mendapatkan hati yeoja dariku?” tanya Eunhyuk.

            “Ani, bukan itu. Hyung, bisakah kalian membantuku?” ucapku seraya melancarkan puppy eyes milikku yang segera membuat semua makhluk dalam ruangan VIP salah satu hotel berbintang lima di Tokyo tersebut bergidik.

            “Apapun itu lebih baik kita membantunya, Hyung! Aku dan Minji tidak mau jika harus mengalami kesialan dengan segala tingkah evilnya karena kita menolak untuk membantunya.” ucap Ryewook yang segera membuat kepalaku mengangguk-angguk. Namja satu ini ternyata sudah mengerti dengan arti puppy eyes yang kuberikan.

            “Kau benar, lebih baik kita menurutinya! Tidak biasanya setan sepertinya mengeluarkan puppy eyes seperti itu!” sambung Sungmin.

            “Kau tidak bermaksud menyuruh kami melakukan hal-hal abnormal seperti yang biasa kau lakukan bukan Kyuhyun-ah?” tutur Siwon.

            “Ani, kalian tenang saja.” jawabku seraya bangkit dari posisi dudukku dan segera menyambar mantel hitam dari dalam almari.

            “Kajja, hyung! Kita tidak memiliki banyak waktu!”

*Flasback Off*

Kembali nafas panjang terhembus dari mulutku. Kulambaikan tangan kananku pada seorang yeoja kecil yang tengah berdiri dan mendongak menatapku didepan bangunan yang tak jauh dari hotel tempatku menginap. Dengan tawa riang, yeoja tersebut segera membalas lambaian tanganku.

“Kau benar, Na-ya. Kota ini benar-benar indah. Dan seluruh penduduknya sangat ramah. Terlebih dari itu, mereka tidak mengenaliku. Disini tidak akan ada paparazzi yang akan diam-diam membidikkan kameranya pada kita. Tidak akan ada komentar sinis ataupun ejekkan dari nitizen yang tidak mengenal seperti apa diri kita sesungguhnya. Dan yang lebih utama, tidak akan ada alasan yang menghalangiku mengengam jemarimu disetiap kaki kita melangkah disudut kota ini.” gumamku.

“Kali ini, akan kutebus semua janji-janjiku padamu. Meskipun dengan cara yang sedikit berbeda. Tapi, aku yakin kau bisa melihat ketulusanku. Benar begitu bukan, Nona labil?”

Kutatap kembali layar ponsel dalam gengamanku dan segera mengetikkan balasan untuk Donghae.

To : Lee Dong

Tunggu saja, otakku selalu memiliki cara tersendiri untuk membuat ratu evil tersebut takhluk padaku. Kau tunggu saja, hyung. Kupastikan aku akan membawa cerita menarik sepulang dari Irlandia.

Setelah menekan tombol sent, kulangkahkan kembali kakiku menuju kamar.

“Baiklah, saatnya memulai rencana. Welcome to the Cho Kyuhyun honeymoon special plan, Nyonya Cho!”

*Kyuhyun Pov End*

 

*Heyna Pov*

Kuputar kenop pintu kamar mandi dan perlahan melangkah keluar dari ruangan kecil tersebut. Tampak Kyuhyun tengah duduk diatas ranjang dengan senyum evil khas miliknya yang membuat kedua bola mataku menyipit seketika.

“Apa yang kau lihat, ahjusshi! Jangan coba-coba mendekat dan menipuku lagi!” ucapku yang segera membuat namja yang menyandang gelar sebagai suamiku tersebut terkekeh.

“Kau tenang saja, Nona labil! Kali ini aku akan bermain fair. Aku tidak akan menakut-nakutimu ataupun menyerangmu tanpa persetujuanmu.” ucap Kyuhyun seraya menepuk-nepuk tempat disebelahnya sebagai tanda bagiku agar mendekart kearahnya.

Jinjjayo, kau tidak sedang memainkan entah rencana spesial apapun itu seperti yang kau katakan tadi bukan?” balasku masih dengan kedua bola mata yang menyipit.

“Ne, kali ini kau bisa memegang janjiku, Na-ya. “

Perlahan, kulangkahkan kakiku dan duduk disebelah Kyuhyun. kini kami saling duduk berhadapan dan saling menyilangkan kedua lengan didepan dada.

“Jadi, apakah kau masih ingin memainkan game terbaru starcraft itu, istriku?” tanya Kyuhyun sembari mengendikkan kepalanya kearah kotak CD yang tergeletak diatas ranjang tak jauh dari tempatnya duduk.

“Tentu saja, tapi tidak akan jika aku harus mengorbankan harga diriku, Tuan labil!”

“Baiklah, mari kita mainkan sekarang juga!” ucap Kyuhyun yang membuat kedua bola mataku membulat seketika karena antusias.

“Jeongmalyo?”

“Ne, tapi bukankah kau sering mendengar jika sebuah permainan tidak akan mengasyikan tanpa adanya taruhan. Nyonya Cho?”

Kedua bola mataku kembali menyipit seketika setelah mendengar kalimat yang baru saja terlontar dari mulut namja dihadapanku. Cih, sudah kuduga setan dihadapanku ini pasti memliki maksud tersembunyi. Tapi, bukan Lee Heyna namaku jika aku bisa dengan mudah terjebak dalam permainan namja dihadapanku.

“Taruhan? Kau yakin kau tidak akan menyesal, Tuan Cho? Apakah aku harus mengingatkanmu berapa kali kau sudah kalah dalam pertandingan game melawanku?”

Kyuhyun mendengus seketika seraya meraih kotak CD master starcraft disebelahnya. “Na-ya, pernahkah kau mendengar tentang istilah yang mengatakan jika roda selalu berputar? Kau tidak akan selamanya berada diatas, Nona labil. Dan kali ini, kupastikan kau akan berada dibawah.”

“Tapi bukankah roda akan berputar jika ada mesin ataupun objek yang mengerakannya, Tuan Cho? Jadi, lihat saja aku tidak akan membiarkan roda yang kini dalam kendaliku kau putar dengan mudah!” balasku.

“Keurae, karena aku pemilik dari CD master ini maka akulah yang berhak menentukan taruhannya, Heyna-ssi.”

“Yak, mana bisa begitu, Kyuhyun-ah! Katamu kali ini kau mau bermain fair?” protesku segera yang hanya dibalas dengan lambaian telunjuk dari setan dihadapanku.

“Aku tidak membohongimu, Na-ya. Dengar jika aku kalah, maka aku akan menjadi pembantumu selama sebulan. Kau berhak seluruhnya atas tubuh dan waktuku, Na-ya!” ucap Kyuhyun. “Tapi, jika kau yang kalah maka seperti yang sebelumnya kukatakan padamu, untuk beberapa hari kedepan dirimu dan waktumu sepenuhnya adalah milikku!” lanjut Kyuhyun.

“Yak, neo!”

Mwo? Apakah kau masih mau protes, Nona labil? Kau hanya harus menurutiku beberapa hari kedepan selama di Irlandia jika kalah, sedangkan aku harus menjadi pembantumu selama 1 bulan. Bukankah jika dilihat kau lebih untung atas taruhan ini?

“Tapi, aish!” aku terdiam dan segera memutar otakku. Bagaimanapun juga aku yakin Kyuhyun pasti sudah memiliki strategi untuk memainkan game ini. Sudah pasti sebelumnya dia telah memainkannya. Eotthokeh?

“Keurae, aku terima taruhan kali ini, Tuan Cho!” ucapku pada akhirnya setelah beberapa saat berfikir.

Dengan senyum mengembang, Kyuhyun mengulurkan tangan kanannya yang segera kuraih.

“Baiklah, kita mulai permainan kita, Heyna-ssi! Persiapkan dirimu untuk mengabulkan seluruh permintaanku beberapa saat lagi!”

“Hanya dalam mimpimu, Kyuhyun-ssi!”

 

Beberapa menit kemudian kami telah siap dengan stick PS digenggaman kami masing-masing seraya duduk diatas ranjang dan menatap penuh minat layar laptop.

“Kau siap, Heyna-ssi!”

“100%, Kyuhyun-ssi!” jawabku. Detik berikutnya bunyi klik stik PS yang beradu dengan jemari tangan kami memenuhi ruangan berbentuk persegi panjang yang kami tempati.

Assa, apakah kau akan menyerah secepat ini, Heyna-ssi?” ucap Kyuhyun yang kini memiliki skor lebih unggul diatasku.

Cih, sial! Banyak sekali hal baru yang belum kuketahui. Jelas setan ini sudah memainkannya terlebih dahulu!” gerutuku dalam hati.

“Kuingatkan padamu, Heyna-ssi. Stracraft adalah permainan strategi. Jadi, jangan memaksa memukul lawanmu tanpa adanya strategi.”

“Cih, diam kau, Kyuhyun-ssi! Aku tidak perlu nasihatmu!” jawabku pedas tanpa mengalihkan tatapanku dari layar laptop dihadapan kami.

25 minutes later. . .

“Kuakui kau cukup hebat hingga dapat bertahan sampai detik ini, Heyna-ssi. Tapi, kurasa pertahananmu akan segera habis! Mati kau, Na-ya!”

Andwae, andwae, andwae.. . !” rancauku panik seraya menekan-nekan tombol stik dalam gengamanku dengan brutal.

“Mati, mati, mati!” ucap Kyuhyun yang semakin membuatku kewalahan.

“Diam kau, setan!”

“Mati, mati, mati, mati!

“Yak, berhenti kataku Cho Kyuhyun!”

“ Mati, mati, mati!”

Andwae, jebal….!

“Mati,mati, mati,matiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii!”

“ARRRRRRRRRRRRRRRRGGGGGGGGGGGG! ANDWAEEEEEEEEEE!”

“ASSA! TAMATLAH RIWAYATMU, CHO HEYNA!” teriak Kyuhyun menyusul lengkingan menyayatku. Kutatap sosok setan yang kini tengah melemparkan bantal keatas sebagai tanda kemenangannya.

“Yak, kau curang!” seruku.

“Mwo, kapan dan dimana aku berbuat curang?” balas Kyuhyun

“Kau, sudah pasti kau bisa menang. Sebelumnya kau pasti sudah memainkannya bukan? Jadi paling tidak sebelumnya kau sudah mengetahui seluk-beluk terbaru edisi starcraft kali ini!” protesku tak mau kalah.

“Na-ya, aku yakin yeoja cerdas sepertimu pasti sudah mengetahui bahwa aku sudah mempelajari game ini sebelumnya. Tapi, kau tetap menyetujui taruhan kita. Jadi, sekarang tidak ada alasan bagimu untuk mangkir dari hukumanmu, Nyonya Cho!” jawab Kyuhyun sembari bangkit dan meraih ransel hitam miliknya.

“Kau tahu, kali ini aku akan benar-benar memanfaatkan kemenanganku ini dengan baik Na-ya.” lanjut Kyuhyun seraya mengulurkan tangan kanannya padaku. “Kajja!”

Aku hanya terdiam dan menatap sosok Kyuhyun dengan tatapan memelas. “Aish,  kenapa aku bisa kalah?” lirihku seraya menarik ujung-ujung rambutku “.Kyuhyun-ah, bagaimana kalau kita bertanding sekali lagi?” bujukku dengan tatapan memelas.

Dengan tatapan mencemooh, namja setan tersebut segera menolak mentah-mentah permintaanku.“Shireo, tidak ada lagi babak tambahan, Na-ya! Sudahlah terima saja kekalahanmu dan segera penuhi hukumanmu!”

“Kyuhyun-ah. . .” rengekku kembali.

“Apapun yang kau lakukan tidak akan mengubah kesepakatan kita, Na-ya.” jawab Kyuhyun sembari tersenyum penuh kemenangan padaku.

“Aish, neo jeongmal!” kuhempaskan tubuhku hingga jatuh dengan posisi menyamping diatas ranjang dan mulai menendang-nendang selimut tebal didekat kakiku dengan kesal.

“Ya, sampai kapan kau mau bertingkah seperti anak labil seperti itu, Cho Heyna?” ucap Kyuhyun yang masih berdiri disamping ranjang dengan ransel hitam yang mengantung dikedua bahunya.

Kulirik raja evil tersebut dengan kesal. Kyuhyun terkekeh seketika melihat tingkah kekanakanku. Perlahan, namja tersebut mendekatiku dan menarik kedua lenganku hingga kini aku kembali terduduk. Kutatap namja yang kini berjongkok didepan ranjang tepat berhadapan denganku.

“Apa sebegitu kesalnya kau karena kalah denganku? Ataukah sebegitu tidak relanya jika kau harus menuruti seluruh permintaanku?” ucap Kyuhyun dengan nada yang tiba-tiba melembut yang teramat kontras dengan cemoohan ataupun sindirannya sedari pagi.

Mulutku masih terkatup dan tidak mengeluarkan sedikit suarapun untuk merespon pertanyan Kyuhyun. Perlahan namun pasti,kedua sudut bibir namja dihadapanku terangkat hingga membentuk senyuman yang selalu mampu membuat jantungku berdebar. Dengan lembut, Kyuhyun membelai puncak kepalaku.

“Na-ya, apakah menurutmu aku jauh-jauh menyusulmu kemari hanya untuk mengerjaimu ataupun menindasmu?” lanjut Kyuhyun.

Molla. . .” jawabku singkat. Dapat kurasakan wajahku memanas karena tatapan serta belaian lembut namja dihadapanku. Kyuhyun, disatu sisi dia tampak seperti seorang anak kecil dengan tingkat kenakalan yang diluar kata wajar. Namun, disisi lainnya dia selalu mampu mengimbangi hati serta fikiranku. Dia akan menjelma sebagai seorang sahabat, kakak, bahkan seorang ayah disaat aku membutuhkan.

Jemari Kyuhyun beralih dikedua pipiku dan mengangkat wajahku saat perlahan aku mulai menunduk untuk menghindari tatapan lembutnya.

“Na-ya, apakah kau ingin tahu apa yang ingin kuminta darimu selama beberapa hari kedepan?” ucap Kyuhyun.

“Apa? Kau tidak akan menyuruhku melakukan hal gila bukan?” jawabku pelan.

Perlahan, Kyuhyun mulai memajukan wajahnya hingga kini hanya berjarak beberapa senti dari wajahku. Entah setan apa yang merasukiku saat ini hingga aku tetap terdiam diposisiku bukannya menendang namja dihadapanku seperti hal yang biasa kulakukan. Seakan mengerti dengan sinyal yang telah ia berikan, perlahan kedua kelopak mataku mulai mengatup. Detik berikutnya, kurasakan kecupan lembut menyapu daun bibirku. Manis dan berorama mint. Salah satu hal yang kuketahui sebagai ciri khas Kyuhyun. Perlahan namun pasti kecupan diantara kami menjadi tautan-tautan dalam.

Aku segera menundukan kepala saat paru-paruku mulai merasakan kekurangan oksigen. Kembali, Kyuhyun merengkuh kedua pipiku dan menegakkan kepalaku hingga kini sejajar dengan wajahnya.

“Cho Heyna, dengarkan permintaanku. Mulai detik ini hingga beberapa hari kedepan, aku ingin kedua sudut bibirmu selalu terangkat dan membentuk senyuman. Aku ingin kedua bola matamu selalu menatapku seorang. Aku ingin jemari-jemari tanganmu selalu terselip diantara jemari milikku disetiap kaki kita melangkah. Dan aku ingin, kau melakukan segala hal yang selama ini selalu kau pendam. Lupakan segala hal yang membebanimu, lupakan status kita, lupakan paparazzi ataupun semua yang tidak merestui hubungan kita. Bukaknkah aku sudah mengatakan jika aku memiliki rencana bulan madu spesial untukmu? Aratchi?” ucap Kyuhyun.        Seperti terkena sihir sakti. Aku hanya bisa terdiam mendengar rangkaian kalimat yang terlontar dari mulut suamiku tersebut. Dia, Cho Kyuhyun seorang namja yang memiliki predikat sebagai cinta pertamaku. Seorang namja yang memiliki predikat sebagai rival terkuatku. Seorang namja kurang ajar dengan tingkat kenarsisan pangkat tak terhingga. Dan seorang namja yang tanpa berfikir panjang kupilih sebagai pendamping hidupku. Mungkin, bagi semua orang menganggap pilihanku adalah sebuah hal gila. Namun, aku selalu tahu jika pilihanku tersebut tepat.

Aigoo, apakah saat ini kau sedang berfikir bahwa suamimu sangat keren. Nyonya Cho?” aku segera tersadar dan mendengus pelan.

“Cih, hanya dalam mimpimu, Tuan Cho!” sahutku. Namun, tak urung kedua sudut bibirku segera terangkat senada dengan hal yang kini tengah dilakukan oleh namja dihadapanku.

“Cha, tunggu apa lagi, Na-ya! Apakah kau tidak tahu kota ini sudah tidak sabar untuk ditelusuri oleh namja setampan diriku?” ucap Kyuhyun seraya bangkit. Tanpa menunggu lama, magnae Suju tersebut segera meraih lengan kananku dan menariknya dengan antusias.

“KAJJA!”teriak Kyuhyun.

“YAK, CHO KYUHYUN AKU BELUM MEMAKAI SEPATUKU!”

*Heyna Pov End*

*Author Pov*

Hembusan angin yang menghujani kota Killkenny tampaknya tidak menghambat kedua makhluk yang kini tengah berlarian diseluruh sudut kota kecil di Irlandia tersebut. Gelak tawa, seruan riang tak hentinya terlontar dari kedua mulut pasangan yang terkenal dengan tingkah evilnya itu.

tumblr_ldelr6cfWM1qfqyh0o1_500

“Segala beban, keinginan terpendam seolah meluap dari dalam benak Heyna dan Kyuhyun. Tanpa harus menyembunyikan identitas, untuk kali pertama mereka dapat melakukan hal yang selama ini selalu mereka anggap mustahil mengingat status serta kontroversi yang tengah melilit keduanya.

Sepanjang waktu, tak hentinya kedua sudut bibir pasangan evil tersebut membentuk senyuman. Jemari-jemari mereka-pun selalu ingin beradu dan enggan untuk saling melepaskan. Sesekali, sindiran ataupun ejekan terlontar dari mulut keduanya, namun tak urung tawa riang kembali menggurai ketegangan sesaat diantara mereka.

“Na-ya, bisakah kau menunggu sebentar? Kurasa aku harus ke toilet.” ucap Kyuhyun. Tanpa menghentikan kegiatannya menjilati ice cream, Heyna segera mengangguk merespon pertanyaan sang suami.

Kyuhyun segera berlari menembus hiruk pikuk pejalan kaki yang tengah menikmati senja di kota kuno Irlandia tersebut. Beberapa saat kemudian, langkah namja bertubuh tinggi itu terhenti tepat disebuah toko elektronik kecil yang beberapa jam lalu ia datangi tanpa sepengetahuan Heyna yang masih terlelap diranjang.

“Ah, Korean boy!” seru seorang kakek tua dari dari dalam toko elektronik.

Yes, yes I come!” jawab Kyuhyun sebisanya. Tanpa menunggu lama, magnae Suju tersebut segera membuka ransel miliknya dan mengeluarkan sebuah keping CD.

This.” lanjut Kyuhyun seraya menggulurkan benda dalam gengamannya pada makhluk dihadapannya.

Ah, I know! But, where is your wife?” ucap pemilik toko elektronik tersebut. Sejenak Kyuhyun tampak memutar otaknya untuk mencari arti dari kalimat yang baru saja diucapkan oleh makhluk dihadapannya.

“Ah, my wife? She is wait now.” jawab Kyuhyun seraya mengarahkan jari telunjuknya kearah dimana Heyna ia tinggalkan beberapa saat lalu.

Ah, she is waiting?”

“Yes, yes, yes waiting me.” balas Kyuhyun. “Okay, let’s began!”

“Okay!” sahut pemilik toko tersebut seraya menepuk bahu Kyuhyun.

Sembari menutup ransel hitam miliknya, Kyuhyun menolehkan kepalanya ke kanan dan ke kiri secara bergantian. Detik berikutnya, namja tersebut melangkahkan kakinya ke kiri sebanyak 2 kali hingga kini ia berdiri tepat didepan deretan TV layar datar yang dijual ditoko elektronik.

“Perfect!” gumam Kyuhyun sembari melipat kedua lengannya didepan dada dan mengangguk-anggukan kepalanya.

Everyting is ready, Korean boy!” seru kakek pemilik toko seraya melambai-lambaikan tangan kanannya dari dalam toko.

Okay!” balas Kyuhyun. Dengan senyum yang mengembang diwajah tampannya, Kyuhyun segera mengeluarkan LG VU II putih miliknya dan mulai memainkan jemarinya diatas layar ponselnya.

Setelah menekan tombol sent, Kyuhyun segera berlari masuk kedalam bangunan dihadapannya.

“Sampai bertemu beberapa saat lagi, Nona labilku!”

*Author Pov End*

 

*Heyna Pov*

“Kenapa lama sekali? Apakah dia ke toilet hotel tempat kita menginap?” gumamku seraya mengedarkan pandanganku kesegala arah.

Kekeluarkan LG VU II putih milikku. Jemariku berhenti tepat disaat aku hendak menekan menu contact pada layar ponsel dalam gengamanku. Kedua sudut bibirku kembali terangkat tatkala kedua bola mataku menatap potret polos seorang namja yang kujadikan sebagai wallpaper ponselku.

cropped-5cd5641egw1e2tarjohiij

 

Pabo! Kau kira aku tidak tahu jika kau hanya menggunakan adu game sebagai alibi untuk mengajak istrimu berkencan? Berlagak kurang ajar dan sengaja membuatku kesal hanya untuk menutupi motif terselubungmu. Namun, justru dengan cara seperti itu pulalah kita akan merasa lebih nyaman. Akan terasa janggal dan aneh jika tadinya kau datang dengan bunga dan segudang rayuan. Benar begitu bukan, Tuan labil?” gumamku.

Namun, belum selesai aku menekan kombinasi nomer yang ingin kutelepon, ponsel dalam genggamanku bergetar.

From : Evil Kyu

Na-ya, bisakah kau datang ke depan toko elektronik yang beberapa saat lalu kita lewati? Toko kecil bernama “Flash Electro”. Aku mengalami kesulitan berkomunikasi dengan seseorang.

Mwo, kesulitan berkomunikasi? Memangnya siapa yang sedang kau ajak berbicara? Makhluk planet?” gumamku seraya terkikik geli. Detik berikutnya aku segera bangkit dari bangku taman dan membaur dengan belasan pejalan kaki.

Kuedarkan pandanganku kesegala arah mencari sosok Kyuhyun begitu sampai didepan sebuah toko elektronik kecil bernama “Flash Electro”.

“Kemana, anak itu?” gumamku seraya melongok kedalam toko dihadapanku berharap dapat menemukan sosok namja yang beberapa saat lalu mengirim pesan singkat untukku tersebut. Merasa tidak menemukan keberadaan Kyuhyun, segera kukeluarkan LG VU II putih milikku kembali dan menekan kombinasi nomer dengan cepat. Dengan ponsel yang melekat didaun telinga kananku, kuedarkan pandanganku. Mendadak, gerakan kepalaku terhenti saat kedua bola mataku menangkap sebuah pemandangan yang tak asing bagiku yang kini terpampang diseluruh layar TV.

[MV] Super Junior - No Other [Eng sub].mp4_snapshot_00.01_[2013.09.14_20.18.18]

“Bukankah ini potongan dari music video No Other?” gumamku seraya mendekati belasan TV layar datar dihadapanku yang kini semuanya menyajikan gambar yang sama. Mendadak gambar ornament hati yang sebelumnya memantul dari layar TV menghilang dan berganti dengan rangkaian kalimat yang membuat kedua bola mataku membelalak seketika.

This Song And Film Dedicated To The Most Beautiful Women In My Life

Cho Heyna

My Evil Queen

My Perfect Wife. . .

 

Belum selesai rasa terkejutku, detik berikutnya potret diriku kini terpampang di belasan benda elektronik dihadapanku.

cats

            “Apakah ini perbuatan. . .” ucapanku segera terhenti saat sebuah suara yang tak asing bagiku mengalun dari seluruh speaker TV.

 

Yeongwonhi neowa ggumgugo shipda

{I want to dream forever with you}

 

Perlahan, alunan musik serta senandung merdu mulai mengalun seiring dengan potret diriku dan rangkaian kalimat yang muncul dilayar TV secara bergantian.

{Forever # Original Song By. Girls Generation }

jihyo kid

gibun joheun parameul ddara nuni pushin jeo haneul arae

areumdaun norae joheun hyanggiro gadeukhan neowa geotneun gil

gieokhani cheoeum mannatdeon eosaekhago natseon shigandeul

seoteulgo eoryeotdeon nal geujeo mareobshi jikyeojun nege komawo

{Following the happy breeze, beneath that bright sky that blinds me

Beautiful melodies and fresh air fills this road that I’m walking with you

Do you remember? Those awkward and unfamiliar times when we first met

I’m thankful to you for silently taking care of me when I was hesitant and young}

 

jihyoo kid 2 jicheyoitdeon gaseumi dashi sumshwigo

gananhaejin maeumi bicheul chajasseo

yeongwontorok ireohke neoui sonjabgo gatchi geotgo shipeo

uri dul manui sesange saranghaneun nae saramgwa hamgge

{My exhausted heart beats once again

My weak heart has found light again

I want to hold your hand and walk like this forever

Together with the person I love in a world just for the two of us}

jihyoo kid 3 jjalbji anheun geu shigan dongan itji mothal manheun gieokdeul

useumgwa nunmul soge eonjena nal mideojun geon baro neoyeosseo

{Those unforgettable memories during that long time

Throughout the laughter and the tears, the one who always believed in me was you}

 

 jihyoo1o

jichyeoitdeon gaseumi dashi sumshwigo

gananhaejin maeumi bicheul chajasseo

yeongwontorok ireohke neoui sonjabgo gatchigo getgo shipeo

uri dul manui sesange saranghaneun nae saramgwa hamgge

My exhausted heart beats once again

My weak heart has found light again

I want to hold your hand and walk like this forever

Together with the person I love in a world just for the two of us}

jihyoo3 amudo uril banghaehajineun anha

shigane jjeutkyeoya har iyudo eobseo

(uri kaggeumsshigeun) ddaeron meolli isseodo

(gateun maeumeuro) gateun maeum hanaro gateun ggumeul ggul su itdamyeon

{No one will bother us

There’s not even a reason to waste any time

(Sometimes) We could be far from each other

(With the same heart) The same heart as one, dreaming the same dream}

 

jihyoo8 aju oraen shigani heulleo jinaseo

neowa naui moseubi jogeum dallado

yeongwontorok ireohke neowaduriseo ggumeul ggugoshipeo

naui sowoni dwoeeojun naui mideumi dwoejun neowa

{Even if a very long time passes

Even if you and I become a bit different

I want to dream forever with you like this

The one who fulfilled my wishes, the one who became my faith, with you}

 

jihyoo6 aju oraen shigani heulleo jinaseo

neowa naui moseubi jogeum dallado

yeongwontorok ireohke neowa deuriseo ggumeul ggugo shipeo

naui gijeogi dwoeeojun naui ggumeul hamgge haejun neowa

{Even if a very long time passes

Even if you and I become a bit different

I want to dream forever with you like this

The one who became my miracle, the one who dreamed with me, with you}

jihyo11

oraen sewori hulleodo yeongwonhi neowa ggumggugo shipeo

{Even a long time passes, I want to dream forever with you}

 

            Seperti kembali dihari dimana aku menerima uluran tangan seorang anak laki-laki ditengah hujan deras 12 tahun lalu. Seperti kembali disaat aku menerima uluran namja bermasker ditengah kegelapan saat aku terjebak didalam sebuah lift. Seperti kembali disaat takdir mempertemukanku kembali dengan seorang namja disebuah gang buntu. Dan seperti kembali, disaat aku menerima uluran tangan seorang namja dan berjanji untuk selalu setia dan berdiri disampingnya hingga akhir. Jantungku berdebar kencang. Luapan rasa haru dan bahagia seolah memenuhi seluruh ruang didalam benak dan fikiranku. Cho Kyuhyun,  gomawo, jeongmal gomawo karena telah terlahir dan mengenggam jemari tanganku.

Perlahan, alunan musik yang mengema dihadapanku melemah seiring dengan selesainya senandung merdu dari oppa-deul dan Kyuhyun. Sebuah potret baru, kembali muncul dilayar TV dihadapanku mengantikan potret diriku yang sebelumnya terpampang.

foreverGomawo, karena telah terlahir dan berdiri disampingmu.

Saranghae, Nona labil-ku

 

            Detik berikutnya, butiran air mata mengalir dari kedua pelupuk mataku. Seberapa kuat aku menahannya, pada akhirnya aku tak mampu membendung perasaan haru dan bahagia yang memenuhi benakku.

Tiba-tiba, sebuah tangan kekar terulur dihadapanku dengan sebuah sapu tangan berwarna pastel tergenggam didalamnya. Tampak sosok namja yang saat ini memenuhi benakku tengah berdiri dengan senyum lembut khas miliknya.

“Aku percaya jika kalimat rayuan tidak akan mungkin membuat jiwa dua setan seperti kita melayang-layang. Aku percaya jika image romantis tidak akan pernah berteman akrab dengan karakter aneh yang kita miliki. Dan aku juga percaya, jika kita berdua memang bukan pasangan normal seperti pada umumnya. Meskipun demikian,  fikiran dan tindakan kita mampu melebihi batasan normal dibandingkan pasangan  ternormal atau terserasi sekalipun. Kau tahu kenapa? Karena aku selalu percaya, jika pelangi memiliki 7 warna penyusun, maka kita akan memiliki lebih dari 100 juta warna yang memancar dari tubuh kita. Dan jika dunia memiliki 7 keajaiban, maka kita akan memiliki lebih dari 100 juta keajaiban yang keluar dari otak jenius milik kita.  Selalu berusaha menjadi lebih kuat demi melindungi senyum dan tautan diantara jemari kita. Benar begitu bukan, Nona Labil?” ucap Kyuhyun.

Butiran air mata kembali mengalir dengan suksesnya dari kedua kelopak mataku begitu mendengar rangkaian kalimat yang terlontar dari mulut namja dihadapanku.

“Yak, kenapa kau menangis? Bukankah seharusnya kau melompat kedalam pelukanku seperti adegan dalam drama yang sering kau lihat tengah malam? Dan lagi, bukankah hari ini kau berjanji untuk selalu tersenyum sebagai hukuman atas kekalahanmu, Nona labil?” ucap Kyuhyun sembari mengusap lembut kedua pipiku.

“Jangan salah paham! Kukira, terjadi sesuatu dengan otakmu hingga kau melakukan hal seperti ini. Karena itulah aku menangis,pabo!” balasku.

Mwo? Yak, neo!” seru Kyuhyun. Dengan gemas ia segera menghujani kepalaku dengan jitakannya. Namun, tak urung hal tersebut membuat kami terkekeh dan memecah kecanggungan yang sempat menyelimuti kami beberapa detik lalu.

Kutatap namja yang kini tengah berusaha berbicara dengan pemilik toko elektronik dengan susunan bahasanya yang membuatku tak hentinya terkikik geli. Sesekali, jemarinya mengaruk-ngaruk puncak kepalanya dengan gemas.

“Kyuhyun-ah, apakah kau ingin tahu jawabanku atas pertanyaanmu beberapa saat lalu? Apakah aku bahagia hidup bersamamu?” gumamku tanpa sedikitpun melepas pandanganku dari sosok namja yang kini tengah tertawa riang karena pada akhirnya lawan bicaranya mengerti dengan hal yang ia maksud.

“Kau tahu, aku bahagia, meskipun kita tidak memiliki banyak waktu untuk dihabiskan bersama ditengah kesibukan kita. Aku bahagia, meskipun kita tidak bisa menjalani kehidupan seperti pasangan pada umumnya. Aku bahagia, meskipun memiliki predikat buruk dimata mereka yang membenci kita. Dan aku bahagia, karena memilikimu sebagai harapan, kekuatan, dan seseorang yang dapat selalu membuatku tersenyum.”

            Dengan langkah riang, aku segera masuk menghampiri namja yang kini tengah melambaikan tangannya padaku.

            Saranghae, Tuan labil-ku!”

 

*Heyna Pov End*

 

20:21 at Killkeny Hotel VIP room. . .

*Author Pov*

Apa yang sedang kau dengarkan?” ucap Kyuhyun seraya menghampiri sosok istrinya yang tengah berdiri dibalkon dengan earphone yang terpasang dikedua lubang telinganya.

“Ah, ini lagu yang kau katakan kau persembahkan untukku.” goda Heyna seraya terkikik geli. Dengan tatapan mengancam, Kyuhyun segera meraih earphone yang terpasang ditelinga kiri Heyna dan segera memasangkannya ditelinganya sendiri.

Berdua, pasangan yang hampir 6 bulan menikah tersebut mulai larut dalam alunan merdu musik serta senanandung yang mengalun dari ponsel.

“Ngomong-ngomong kapan kau dan oppa-deul merekam lagu ini?” ucap Heyna membuka pembicaraan setelah beberapa saat mereka saling terdiam.

“3 jam sebelum aku terbang ke Irlandia! Dan lagu itu kami kerjakan dalam satu kali rekaman saja.”

Jeogmalyo? Whoa, Ryewook-oppa jinjja daebak! Suaranya benar-benar terdengar luar biasa padahal kalian hanya melakukan rekaman sekali jadi. Dan Donghae-oppa, walaupun dia bukan main vocal, tapi tetap saja suara lembutnya membuatku terpesona.” ucap Heyna seraya menangkupkan kedua telapak tangannya dan menatap hamparan langit malam seraya tersenyum genit.

“Yak, neo!”

Mwo?” ucap Heyna santai membalas seruan ganas namja disampingnya. Tanpa menatap sosok Kyuhyun yang kini tampak ingin sekali mencekiknya, Heyna meraih ponsel dalam saku jaketnya dan kembali memutar lagu yang dihadiahkan Kyuhyun untuknya.

Gomawo.” ucap Heyna yang segera membuat raut Kyuhyun yang sebelumnya menegang perlahan kembali datar. Mengikuti jejak istrinya, namja tersebut menatap hamparan langit malam kota Killkenny yang berhiaskan ratusan bintang.

For what?” ucap Kyuhyun.

For everything. Untuk segalanya yang kau berikan padaku. Kelahiranmu, uluran tanganmu dan kesedianmu untuk berdiri disampingku. Untuk yeoja sepertiku, sebuah keberuntungan karena bisa bertemu denganmu dan memilikimu. Mungkin saat ini kau pasti berfikir apakah aku benar-benar Lee Heyna yeoja serampangan yang kau kenal karena telah mengucapkan hal seperti ini.” ucap Heyna. Kedua bola mata Kyuhyun kini tak lagi menatap hamparan langit malam diatasnya, melainkan menatap sosok Heyna yang tengah tersenyum lembut.

“Aku ingin kau tahu jika aku bahagia. Bagiku, definisi kebahagian bukanlah sebuah kencan manis yang bisa kita lakukan setiap saat seperti pasangan normal. Bukan rangkaian kalimat manis dan rayuan. Bukan sebuah kebebasan untuk melakukan segala hal tanpa adanya kritik ataupun sindiran. Bagiku, dengan kenyataan memilikimu adalah sebuah kebahagian. Karena aku tahu, Cho Kyuhyun yang kukenal tidak akan membiarkanku seorang diri disetiap kakiku melangkah. Walaupun sikap dan tutur katanya sangat kurang ajar, aku tahu jika benak dan fikirannya selalu berusaha memberikan yang terbaik bagiku tanpa aku perlu mengetahuinya. Selalu melindungiku dan mempercayaiku.” lanjut Heyna masih dengan kedua bola mata yang menatap lembut hamparan langit diatasnya.

Sedangkan Kyuhyun, masih diposisinya seperti sebelumnya. Namja tersebut hanya terdiam dan menatap sosok yeoja dihadapannya. Baginya, kalimat yang baru saja dilontarkan oleh Heyna seperti sebuah kembang api yang memancar dengan dasyat. Letupan kebahagian berdetak kencang dijantungnya. Heyna, seorang yeoja yang dalam sekali pandang membuatnya jatuh hati saat takdir kembali mempertemukan mereka. Merupakan sebuah pilihan paling tepat yang pernah ia ambil dalam hidupnya.

Perlahan, senyuman lembut terukir jelas diwajah tampan Kyuhyun. Tanpa berucap sedikitpun, namja tersebut segera menggulurkan kedua lengannya dan mendekap lembut tubuh Heyna dari belakang. Sejenak, tubuh mungil Heyna menegang merespon tindakan yang untuk pertama kalinya dilakukan oleh Kyuhyun padanya. Namun, perlahan ketegangan tersebut mencair seiring dengan kehangatan yang disalurkan oleh tubuh dan jemari tangan Kyuhyun yang kini mengenggap erat jemari tangannya.

“Jika definisi kebahagian bagimu adalah hanya dengan memilikiku. Maka, bagiku definisi kebahagian adalah disaat kau merasakan sebuah kebahagian. Disaat kedua sudut bibirmu selalu terangkat dan membentuk sebuah senyuman. Karena aku juga tahu, seorang Lee Heyna yang kukenal adalah seorang yeoja yang tanpa pernah mengeluh selalu iklas menerima keadaan serta kekuranganku. Yeoja yang selalu tersenyum lembut dan membuat segala beban dalam benakku menghilang. Yeoja yang dengan ketulusannya selalu berusaha memahami dan merengkuh tubuhku disaat dunia yang mencoba mendorongku kedalam lubang gelap. Yeoja yang dengan tubuh mungilnya mampu membuatku merasakan sebuah kehangatan bahkan disaat pusaran angin dingin menghujamku. Yeoja yang juga akan selalu berusaha melindungiku tanpa aku perlu mengetahuinya, dan memberikan segala yang terbaik bagiku.” ucap Kyuhyun.         Bersama, kedua sudut bibir pasangan evil tersebut terangkat dan membentuk sebuah senyum sebagai bentuk luapan kebahagian yang kini tengah membuncah dibenak mereka masing-masing.

Dalam diam, jemari kedua makhluk tersebut seolah saling berbicara dan menyatakan seberapa besar perasaan yang mereka miliki satu sama lain melalui kaitan erat diantara kedua jemari tersebut.

Untuk beberapa saat mereka saling terdiam dan menikmati pemandangan malam dikota Killkenny, hingga hembusan angin dingin membuat tubuh Heyna bergidik.

“Dingin sekali.” gumam Heyna. Perlahan, yeoja tersebut menolehkan kepalanya dan menatap canggung sosok Kyuhyun.

“Kyuhyun-ah, bisakah kau melepaskan pelukanmu? Aku ingin memesan coklat panas untuk menghangatkan tubuh kita.” ucap Heyna dengan nada yang entah mengapa terdengar canggung. Rona merah memancar jelas dikedua pipinya.

Tanpa menggubris pertanyaan istrinya, Kyuhyun sama sekali tidak melepaskan pelukannya dan hanya menatap sosok Heyna dengan tatapan datar.

“Yak, Cho Kyuhyun lepaskan aku!” ucap Heyna kali ini dengan nada suaranya yang sudah kembali normal seraya berusaha melepaskan tubuhnya dari kungkungan kedua tangan Kyuhyun.

Shireo! Kenapa kau harus membeli coklat panas untuk memnghangatkan tubuh?” balas Kyuhyun yang segera membuat kedua bola mata Heyna segera menyipit. “Nyonya Cho, apakah kau tidak tahu ada cara yang lebih efektif untuk menghangatkan tubuh dibandingkan dengan secangkir coklat panas?” lanjut Kyuhyun.

Heyna segera memperkuat usahanya agar bisa terlepas dari kungkungan namja dihadapannya begitu mendengar kalimat pertanyaan yang baru saja terlontar dari mulut Kyuhyun.

“Yak, lepaskan aku sekarang juga, Tuan Cho!” ucap Heyna.

Senyum evil segera menghiasi wajah Kyuhyun. “ Tidak akan, Nona labil! Apakah kau lupa jika kau masih dalam masa hukumanmu sebagai seseorang yang kalah dalam taruhan? Ingat, tubuh dan waktumu sepenuhnya adalah milikku, Na-ya.” balas Kyuhyun.

Tanpa menunggu lama, dengan senyum penuh kemenangan Kyuhyun segera mengendong tubuh Heyna dan melangkah kedalam kamar.

“YAK, CHO KYUHYUN LEPASKAN AKU!”

“KYAAAAAAAAA, BAJUKU! YAK TANGANMU! KYAAAAAAAAA MENYINGKIR KAU AHJUSSHI MESUMMMMMMM!”

 

TBC.

 

Kyaaaaaaaa nutup mata rapat-rapat, author kagak kuat liat adegan selanjutnya#plakplakpalak

Anyyeong, sazshi kembali dengan cerita yang entah apakah ini masuk dalam kategori romantic seperti yang pernah author janjikan untuk part kali ini.

Jeongmal mianhae karena sudah membuat reader-deul menunggu terlampau lama untuk scene ke 5. Author bener-bener gak bisa berkutik dengan pekerjaan dikantor hingga membuat imajinasi norak author melayang entah kemana T_T.

Jeongmal mianhae juga buat reader yang udah nungguin part ke #3 dari HaeRa_couple, next author sgera selesaikan dan scepetnya mem-publish story abang ikan with nona pendek tersebut.

Jadi, author dimaapin yach^^

Seperti biasa, don’t be silent reader. And thank you for read my story^^

SaZhika_Devya^^

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Advertisements

67 thoughts on “{KyuHeyna_Scene Special Honeymoon}#5 A Lovely Day

  1. Thorrrrr..
    Asli, Kenapa Part Paling Romantis Dari Yang Romantis Harus Dipotong Sich??
    Thor, Ditunggu Next Scene’a Ya..
    Dan Pasti’a Harus Lebih.Lebih.lebih.lebih Romantis Gie..
    #nextscenemustbetter

      • Gimana Kalau Dibedakan Publish’a Thor..
        Versi Dewasa, Dipublis Ke E-mail Masing-Masing Reader Yang Udah Cukup Umur..
        Hehehhhh
        😀

        *Saran Gak Mutu*

      • wuaduh, kalo gitu author harus buka pendaftaran alamat email dong??? heheheheeh, kan lebih mudah n simple kalo aku kasih proteksi aja tar ^^

  2. satu yg disayangi knpa harus tbc disituu,,
    aaahhh padahal baru mau berduaann,,,
    tapi kyu romantis bngettt, yah meskipun cara pnyampain yg agak konyol menginat watak mereka yg ubnormal jd dimaklumi ajaa,,,

    makasih udah dipublishh ini aq nunggunya lama bngettt,,
    semoga scene selanjutnya juga cepet dipublishhh,,,,

    • mianhae, seperti yg author nyatakan bahwa author tak berkutik sama kerjaan dikantor hehhehehehehehe, next scene selalu diusahain kok biar cepet publish^^

  3. Hahhahahaaa
    Evi alwayz avil…
    Pasangan aneh yg bikin gregetan n ketawa…
    Keren cingu…walau masih ada sdkt typo tp tak berpengaruh apapun pada jalan cerita…

  4. eonniiii manisnya….
    waduuh lw gni aku bsa kena diabetes..hahahaha
    aduuch dasar pasngn labil di ksh waktu brdua n momenty udh pas msh tetep z aura setany muncul…hehe
    dtnggu kelnjtny eoni jngn lma-lma-_-…
    kecup hangat buat eonii #cupp

  5. Sumpah strategi kyu lain drpd suami2 yg lain..
    Unyuk ttp casanova sejati & lee dong dsini sllu dewasa…
    Bln mdu ala kyuhyun dngn mnggunkn game hahhahha…
    Maaf aq sllu bca tp jrng commend.

  6. EONNIIIIII!!!!!!!!!!!
    ITU VENICE!! VENICE!!!
    Foto itu kan tempat IU syuting untuk MV Every End of The Day. benerkan??? benerkan???
    Apakah eonni Uana??? Uana???

  7. owhh sumpah demi apapun thourrr~~~~ qu pngen jdi hyena dwehhh… gilee romantiz kuk thour,, ska bgtz dgn psangan nie.. sllu berdebar2 gag karuan wktu ngebacax.. ituw next partx bner2 bkin penasaran za dwehh,, hiiihii #yadong kumatt…
    pokoke d tunggu za dah part slnjutx,moga authorx cpet dpat ide bwt nulizzz… keep writing~~~~

  8. sazshi cerita honeymoon.a krng panjang,sayang bgt..
    Br sehari j kyu dh klewat romantis,gmn hari2 berikut.a????
    Oh z ”tell me your wish” msh d tunggu lo anjutan.a…

    • hahahahahahah kalo kepanjangan gak asik dong, kan asiknya kalo dibuat biar reader pada penasaran dulu heehehehehehe, ne ditunggu yach tell me your wish nya^^

  9. nyahahahahahaha.. jadi sebenernya apa yang terjadi selanjutnya eon ? ada apa sama baju nya heyna ? hahaha * pasang muka polos
    next part nya ditunggu bgt loh, oia.. kangen niihh sama ceritanya bang ikan.. hu huu

    • apa coba? ahhahaahahhahahahaha kyaaaaaaa#plak kita lihat saja apa yg terjadi pada baju heyna next part yach eheheheh^^
      ne, ditunggu yach tell me your wish nya^^

  10. kyaaaa… akhirnya keluar juga part ini -_-”
    udah kepo berminggu-minggu nunggu ff ini.. 😀
    kok berhenti di awal(?) sih thooor… *heh!!
    Ditunggu-tunggu lanjutannya ya… 😉
    cepetan dong thooor.. jangan lama lama ya..
    aku mati kekepoan ini… (?)

    • heheheehehehehehe, mian yach dah buat reader pada lama nunggu, next part diusahain tapi setelah tell me your wish yach, kasian abang ikan juga pgn ngeksis ntuh hehehe^^

  11. Akirnya setelah ditgg sekian lama kluar juga pasangan labil ini.
    Keren”. Pasti lucu jg bayangin kyu yg gk bsa ngm ingg.
    Iya thor, cerita hae segera yaa aq jd gak sabar jg baca yg itu

  12. akhirnya publish juga ni ff hahaha itu mereka koplak banget ya. romantis nih kyu. lanjut deh pokonya thor. jangan lama2 yaaa hehehe

  13. Wow…
    Seru!!
    Bru ketemu blognya niihh
    Salam kenal yaaaaa ^^
    ak bru baca yg part ini nihh… Hohohohohooo berencana buat baca part lainnyaa……..

    Wkakakkaak entah kenapa di semua ff yg pernah ak baca kyu selalu jadi orang mesum >…< #plakkplakkplakk
    Hahhahahaaahahha ^^ tpi kyu tetep org tertampan yg pernah kutemukan!!
    So sweet bgt kata2ny dia hohohohooo :O
    Mesum, evil, sweet, dicampur jadi 1 hahahhahahha :))
    Cocok daaahhh !!

    Tetap berkaya chinguuu.. D tunggu next partnyaaa… ^^

  14. iya ampun iya ampun kyu dirimu sweet banget deh *peluk kyu*
    aduh klo gw jadi heyna udah lemes aja deh kaki berasa ga bertulang hehehehe..
    ditunggu part2 keceh selanjutnya, hwaiting ^ ^

  15. annyeooooong….
    new reader hye-jin imnida…

    kyuppa sweeet bgt deh, jadi iri,, romantis bgt walaupun dg cra tersendiri tapi ceritanya beda dari yg laen,,,

    DAEBAK deh buat author, moga cepet dpt ilham biyar cepet dilanjut,
    kekeke

  16. waduh2..knp scene berantem mulu nih eonny?kn jd penasaran klo heyna hamil tuh ky gmn?
    huft_tp gmn mw hamil nih eonn lah wong first night’a aja gak jadi2..wkwkkwkwkwk
    *POOR KYU*

  17. Keren pake banget ni ff,sjk liat di sjff mpe q buka WP nya, wuih dahsyat kata2nya..sangat romantis malah ditiap part nya, ff ni menyuguhkan bentuk lain dalam kepedulian kpd psngnx tanpa khilangan sisi romantisnya..terus berkarya..ditunggu lanjutannya..author jjang!!!

  18. Mrka ngapain tucj, buka mata ah.. Hana.,dul…set, cut cut hehehe
    Mrka emg pasangan lain dr yg lain..,knp setiap baca ff ini, kata2 yang berisikan kata romantis yg menujukan rasa sayang kepada pasangan bnr2 bgs bgt..so sweet bgt dech.
    Ditunggu ya next partnya

  19. huwaaa ternyata pasangan evil romantis jga yah ..,walaupun ff sblumnya blun kebaca tpi diepep ini bnyak kesan romantisnya,,tuch tuan cho ngapain !?apa mau melakukan adgan malam pertama? ahh so sweet,.:)

  20. Kyuhyun romantis bgt jd ikutan meleleh
    😛
    D tunggu scene slanjutnya n mg honeymoonnya berhasil n meninggalkan jejak yg nyata, ksian kn eommanya heyna dh pengin nimang cu2
    😛

  21. kyaaa..eonniee sweet kta2nya…
    mungkin caranya memang tak seperti pasangan normal,
    tapi kyaaa….. romantisnya melebihi pasangan yang senormal-normalnya…..
    DEABEEKK eonnie..
    izin acak2 ff yg lain ya eon..kekee 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s