{KyuHeyna_Scene Special Honeymoon} # 4 Lost In Ireland !

Pic Scene 4

 

Title                                : {KyuHeyna_Scene Special Honeymoon}#4 Lost In Ireland !

Author                          : Sazshika_DeVya

Main Cast                    : Cho Kyuhyun

: Cho Heyna (Lee Heyna )

Another Cast               : All member Suju Lainnya, Lee Eunji (oc), Hwang jihyo (oc), Jung Minho (oc), Lee Yongjin (oc),  Han Sora(oc)

Genre                            : Romance, Comedy, Friendship and Family

Rating                           : PG 15

Leght                            : Scene

 

RECOMENDED SONG

The Person ILove # Original Song By. Lee Seul Bi

Peach # Original Song By. IU

Hero # Original Song By. Super Junior

 

“Apakah kau tahu definisi dari keberuntungan? Keberuntungan adalah suatu anugerah dari Tuhan. Bukan dengan tanpa alasan kita mendapatkan keberuntungan tersebut. Bahkan, Tuhan-pun akan menilai umatnya yang berhak mendapatkan secuil hal yang kita sebut keberuntungan. Karena itu, jangan pernah menilai diri kita rendah hanya karena kita memperoleh sebuah keberuntungan. Justru, karena kita mampu dan kita bernilai maka keberuntungan tersebut datang menghampiri kita. Karena keberuntungan, mampu melihat sebuah ketulusan.”- Cho Heyna.

 

“Jangan pernah takut. Karena sejauh apapun, seterpencil apapun dan sedalam apapun aku pasti akan menemukanmu. Mengeluarkanmu dari gelombang terhebat ataupun pusaran angin terdasyat sekalipun. Menjadi satu-satunya pahlawan yang mampu kau andalkan dan mengengam kedua jemarimu dengan erat. You know, I always to be your Hero. “Cho Kyuhyun.

 

April, 18th  at Cleaa Boutique. . .

*Author Pov*

“Paris?” ucap seorang yeoja yang segera menghentikan gerakan jemari tangannya diatas tombol PSP putih kesayangannya.

Ne, Paris. Apakah kau mau, Na-ya?” jawab seorang wanita paruh baya seraya menatap intens sosok putri tunggalnya dari meja kerja.

“Kebetulan sekali pelaksanaan acara penghargaan tersebut bersamaan dengan peluncuran koleksi terbaru eomma. Jadi, tidak mungkin eomma dapat menghadiri acara tersebut. Kau hanya perlu mewakili eomma naik  ke atas panggung dan menerima penghargaan.” lanjut Lee Eunji.

“Apakah mereka akan mempublikasikan acara itu?” tanya Heyna seraya mengigit ujung bibirnya. Entah mengapa terbersit perasaan khawatir dalam benaknya saat mengetahui jika ia diharuskan naik ke atas panggung. Bukan tanpa alasan istri dari magnae Super Junior tersebut merasa was-was jika harus berhadapan dengan segala publikasi baik media elektronik maupun cetak. Hingga sekarang, kontroversi tentang pernikahannya dengan magnae Super Junior belum juga reda. Masih banyak paparazzi yang sampai sekarang berusaha mengikutinya bahkan hingga kedalam area rumah sakit dan universitas. Dan tidak jarang pula, Heyna menemukan fotonya  tersebar di internet bahkan media massa. Beberapa berkomentar positif tentang dirinya dan pernikahannya. Namun, tak sedikit pula ia akan menemukan cemooh serta kritikan atas dirinya dan suaminya.

“Tentu saja, Eiffel Desainer Award bukanlah penghargaan dengan skala kecil, jagia. Jadi, eomma rasa acara tersebut akan banyak diliput baik media  massa dalam maupun luar negeri mengingat penerima penghargaan tersebut bukan saja berasal dari Negara mode itu, tapi juga para desainer luar lainnya seperti eomma.”

Perlahan, putri tunggal dari konglomerat Lee Yongjin tersebut bangkit dan menghampiri Heyna saat dilihatnya sang anak tidak segera merespon ucapannya.

“Na-ya, apa kau takut pada publikasi tersebut?”

Ani, eomma. Hanya saja..”

“Hanya saja, kau takut jika nantinya apa yang kau lakukan akan mengundang para paparazzi yang selama ini mengincar pemberitaan tentangmu. Kau khawatir jika apa yang kau lakukan nantinya akan membawa kontroversi yang dapat mempengaruhi karir Kyuhyun. Dan kau takut, jika harus menerima cemoohan dari para netizen yang selama ini tidak menyukaimu dan Kyuhyun. Benar begitu bukan?” potong Eunji seraya duduk disamping Heyna dan membelai lembut rambut Heyna yang tergerai bebas.

“ Ara, bukan hanya sehari ataupun dua hari eomma menjadi ibumu, jagia.”

Eomma, kufikir segalanya akan terasa mudah dan membaik seiring waktu berjalan. Tapi, pada kenyataannya tidak semudah pemikiranku. Kyuhyun, aku tahu jika dia juga merasa terganggu dengan kritik dan pemberitaan miring yang mengatakan bahwa dirinya hanya mendekatiku karena statusku sebagai pewaris tunggal seorang konglomerat kaya Korea Selatan. Namun, seperti biasa ia akan berlagak bahwa segalanya baik-baik saja dan tetap bertingkah seperti raja setan di segala kesempatan.” sahut Heyna.

“Lalu, bagaimana denganmu? Bukankah hal seperti itu pulalah yang kau lakukan dihadapan Kyuhyun? Berlagak segalanya baik-baik saja dan bertingkah usil sepertinya untuk menyembunyikan kekhawatiran dalam benakmu?” ucap Lee Eunji yang segera membuat Heyna menatapnya dengan pandangan sayu.

“Bukankah kalian sangat mirip? Saling menyembunyikan kekhawatiran kalian demi melindungi satu sama lain walaupun pada dasarnya kalian mengetahui fakta bahwa kalian sama sekali tidak baik-baik saja. Na-ya, selalu tersenyum dan tampak kuat tidak selamanya dapat menyelesaikan permasalahan ataupun kegelisahan kita. Ada kalanya, keterbukaan dan saling menumpahkan apa yang kita rasakan merupakan jalan keluar dari segala pusaran masalah yang melilit kita. Dan dari hal tersebut, hati kalian akan merasa lega, segala kecemasan dan kekhawatiran yang sebelumnya mengusik kalian akan memudar walaupun faktanya penyebab kekhawatiran tersebut masih melingkupi dan menerjang kalian. Kau tahu kenapa? Karena kalian merasa semakin memiliki dan memahami. Karena kalian merasa saling membutuhkan dan takut sesuatu yang buruk menimpa kalian masing-masing. Percayalah,dalam keadaan sulit ataupun hancur sekalipun kau akan menemukan sebuah hikmah dan kebahagian. Segala hal disekelilingmu boleh saja memukul mundur dirimu dan membuatmu terperosok dalam lubang tergelap dan terdalam sekalipun. Tapi, setidaknya kau tidak akan pernah sendirian disaat kau memiliki sebuah hati yang saling terpaut dan senada denganmu.”

Seulas senyum perlahan menghiasi wajah manis Heyna yang segera disambut dengan dekapan sayang Eunji.

Gomawo, eomma.”

“Tenanglah, tidak selamanya musim dingin selalu menaungi bumi yang kita pijak. Perlahan, matahari akan segera muncul dan memandikan dirimu dengan cahaya hangatnya.”            Bersama, ibu dan anak tersebut saling tersenyum.

“Baiklah, jika begitu aku akan mewakili eomma. Eomma tenang saja dan tetap fokus pada peluncuran karya baru eomma, ne?” ucap Heyna seraya menganggukan kepalanya dengan mantap.

Eunji segera bangkit dan melangkah menuju meja kerjanya. Beberapa detik kemudian, salah satu desainer terkenal di Korea Selatan tersebut membalikkan tubuhnya dan tersenyum penuh arti pada yeoja yang tengah menatapnya dengan ekspresi penuh tanya.

“Kalau begitu, kau bawa sekalian tiket pesawat dan hotel tempatmu menginap di Paris nanti, Na-ya.” ucap Eunji seraya menggulurkan sebuah amplop putih pada putrinya.

“Dua? Kenapa ada dua tiket pesawat menuju Paris?” tanya Heyna seraya melambaikan dua lembar tiket pesawat dalam gengamannya.

“Na-ya, tidak mungkinkan eomma akan membiarkanmu pergi sendirian? Bukankah kau memiliki seseorang yang bisa kau ajak?” jawab Eunji seraya memajukan tubuhnya pada Heyna yang tengah memsang ekspresi lugu.

“Ahhh, maksud eomma Jihyo?”

Aigoo, maksud eomma suamimu, jagia.” sahut Eunji seraya mengeleng-gelengkan kepalanya.” Dan lagi, bukankah kalian sama sekali belum pergi berbulan madu? Jadi,manfaatkan saja kesempatan ini.”lanjut Eunji seraya tersenyum penuh arti pada putrinya.

“A..apa maksud eomma?”

“Maksud eomma, segeralah kau dan Kyuhyun memberikan seorang cucu bagi eomma dan kakekmu, Nyonya Cho!”

           

            *Blussss. . .

Seketika semburat merah menghiasi wajah Heyna. Segera jemari tangan pewaris tunggal Yongjin Medical tersebut meraih ransel disebelah tubuhnya dan memasukkan segala macam benda miliknya tanpa melihat sekalipun gerakan tangannya.

“Aigoo, ternyata sudah hampir pukul 6.” seru Heyna seraya berdiri dan segera menyambar ransel biru miliknya.

“Eomma, mianhae aku harus segera kembali. Malam ini Kyuhyun akan pulang lebih awal! Eomma annyeong!” dengan gerakan cepat, Heyna mengecup pipi Eunji dan segera berlari keluar.

“Yak, Lee Heyna! Jangan harap eomma akan menyerah sampai disini saja, anak nakal!”

*Author Pov End*

 

April, 20th at KyuHeyna aparthement PH floor. . .

*Heyna Pov*

Jemari tanganku yang sebelumnya menari lincah diatas keyboard laptop mendadak terhenti saat kurasakan benda berbentuk persegi panjang yang tergeletak disebelahku bergetar.

            Donghae Oppa Calling. . .

“ Tidak biasanya Donghae-oppa meneleponku. Apakah terjadi sesuatu?” gumamku. Segera kutekan tombol answer pada layar LG VU II putih milikku.

Yoboseyo.” sapaku. Dapat kudengar suara gaduh diujung sambungan telepon.

Yoboseyo, Na-ya apakah kau dirumah?”tanya Donghae-oppa.

Ne, oppa! Waeyo, kenapa dibelakang oppa gaduh sekali?”

Ah, itu bisakah kau segera ke dorm? Kyuhyun tengah mabuk parah saat ini. Bisakah kau menjemput suamimu pulang? Dia bilang dia tidak akan beranjak pergi dari dorm jika bukan kau yang membawanya pulang.”

            “Mwo? Setan itu mabuk? Tidak biasanya dia mabuk, dan bukankah dia orang yang kuat minum mengingat kegemarannya meminum wine?” tanyaku dalam hati.

“Ah, ne oppa aku akan segera kesana!’ balasku.

Kutekan segera tombol end pada layar ponselku dan bangkit menuju kamar. Kuraih asal mantel dalam lemariku dan mengenakannya seraya melangkah keluar.

Kupercepat langkahku menuju hyundai putih milikku yang terparkir di bagian pojok basement aparthement.

“Apa sih yang difikirkan setan itu?” gumamku seraya menghidupkan mesin mobil. Tanpa menunggu lama, segera kuinjak pedal gas dan mulai meluncur membelah jalanan padat kota Seoul.

 

30 minutes later at Suju’s dorm 11th floor. . .

“Na-ya, akhirnya kau datang teman kecilku!” seru Ryewook oppa seraya memlukku. Raut lega tersirat jelas diwajah ethernal magnae Super junior tersebut.

Apakah Kyuhyun telah membuat masalah?” fikirku.

“YAK, LEE DONGHAE KAU TIDAK BOLEH PERGI KEMANA-MANA! KAU HARUS MENDENGARKAN CERITAKU HINGGA USAI!” aku segera berlari menuju sumber suara yang tak asing bagiku tersebut. Kedua bola mataku membelalak seketika saat menyaksikan Donghae-oppa yang tengah tersenyum frustasi dalam dekapan Kyuhyun.

“Na-ya, selamatkan aku!” lirih Donghae-oppa dengan tatapan memohon. Sejujurnya, aku tidak tahu apakah saat ini aku harus tertawa atau marah menyaksikan pemandangan dihadapanku.

“Na-ya, cepat bawa pulang setan itu!” ucap Eunhyuk-oppa yang kini tengah bersembunyi dibalik pintu kamarnya bersama Sungmin dan Yesung-oppa.

Oppa, apa yang terjadi? Kenapa kalian bersembunyi?” tanyaku seraya menatap sosok Ryewook-oppa yang kini bersembunyi dibalik punggungku. “ Dan apa yang oppa lakukan disitu? Apa oppa dan Kyuhyun berencana membuat film tentang kisah gay?” lanjutku seraya memasang wajah luguku pada namja yang kini terperangkap dalam pelukan Kyuhyun.

Kedua bola mata Donghae-oppa membulat seketika. Detik berikutnya, tunangan Han Sora tersebut segera mengelengkan kepalanya.

“Jika kau tidak segera membawa suamimu ini pulang, kurasa film tentang gay yang kau maksud benar-benar akan terjadi setelah ini. Aku tidak mau anak ini menciumku seperti tadi ia mencium Eunhyuk!” lirih Donghae oppa yang segera membuatku meledak tertawa.

“MWO? Mencium Eunhyuk-oppa? Kekekeekekekeke. . .” detik berikutnya tawaku segera lenyap saat tiba-tiba Kyuhyun bangkit dari sofa dan menarik tubuhku hingga kami berdua jatuh dilantai dengan posisiku diatas tubuh Kyuhyun.

“Ah, Cho Heyna nae perfect wife! Akhirnya kau datang juga.” ucap Kyuhyun seraya mendekap erat tubuhku. Detik berikutnya, setan labil itu segera mencium bibirku.

“ Huwaaaa, hyung berikan ponselmu itu! Sayang sekali jika adegan mesra duo evil ini tidak kita rekam.” seru Eunhyuk-oppa seraya merebut ponsel dalam gengaman Sungmin-oppa dan segera berlari dari balik pintu kamarnya.

“YAK, OPPA JIKA KAU MELAKUKANNYA AKU AKAN MELAPORKAN PADA JIA EONNI JIKA MINGGU LALU KAU PERGI MENONTON KONSER IU!” teriakku seraya berusaha melepaskan diri dari pelukan Kyuhyun. “DAN KAU, APA YANG KAU LAKUKAN! CEPAT LEPASKAN AKU, TUAN LABIL!”

“Aigoo, Cho Heyna kenapa kau berteriak-teriak pada suamimu? Apakah kau tidak merindukanku setelah 2 hari suamimu tercinta tidak pulang kerumah?” balas Kyuhyun seraya mempererat dekapannya.

“Whoa, benar-benar adegan yang romantis.” kulayangkan death glare-ku pada dua sosok namja yang kini tengah membidikkan ponselnya padaku dan Kyuhyun.

“YAK, OPPA BERHENTI MEREKAM DAN CEPAT BANTU AKU MELEPASKAN DIRI DARI SETAN INI!” teriakku pada Eunhyuk dan Yesung-oppa.

“Shireo, aku tidak mau dekat-dekat dengan anak itu jika dia sedang mabuk. Aku tidak mau lagi kesucian bibirku terenggut olehnya!” balas dancing machine Suju tersebut seraya mengelengkan kepalanya.

Nado, aku juga tidak mau, Nyonya Cho!” sahut Yesung-oppa. Aish, jinjja!”

Merasa tidak menemukan jalan keluar, segera kugigit lengan Kyuhyun dengan keras hingga membuat namja tersebut berteriak kesakitan dan mengibaskan tangannya.

“WHOAAAA, dia mengigitnya hyung! Kurasa rekaman ini harus kuberi label 21 tahun keatas!” ucap Eunhyuk seraya terkiki geli.

“YAK, OPPA KAU MAU MATI!” dengan kesal aku segera bangkit dan melayangkan death glare-ku kembali pada dua namja yang kini masih asyik merekamku dengan ponsel dalam gengaman tangan mereka.

Appo, kenapa kau mengigitku, Na-ya! Apakah kau tidak malu bertindak seperti itu dihadapan hyung-deul? Seharusnya kau melakukannya jika kita tengah berdua saja dalam kamar.” rengek Kyuhyun yang seketika membuat wajahku memerah karena malu dan marah.    Ledakan tawa segera memenuhi dorm di lantai 11. Sial, disaat mabuk-pun jiwa setannya masih bersemayam dalam otak dan tubuhnya!

“Yak kau jangan berbicara macam-macam, Tuan Cho! Cepat bangkit dan pulang! Apakah kau tidak malu bertindak seperti ini?” ucapku seraya menyilangkan kedua lenganku didepan dada dan menatap ganas namja yang kini masih terbaring dilantai.

“Aku lelah, Na-ya! Aku tidak kuat untuk bangkit hik..” jawab Kyuhyun disertai dengan cegukkan. Aroma alcohol menguar pekat dari mulut dan tubuhnya.

“Kenapa setan ini bisa mabuk?” tanyaku pada ke-empat namja yang kini tengah menatap antusias padaku dan Kyuhyun. Kurasa, mereka menganggap pemandangan dihadapan mereka saat ini adalah sesuatu yang menarik dan langka.

“Itu, kami tidak tahu adik ipar. Kami hanya makan malam bersama untuk merayakan selesainya rekaman album jepang terbaru kami tadi. Dan kami tidak sadar jika anak itu sudah meminum 6 botol soju seorang diri.” jelas Sungmin-oppa.

“MWO? 6 botol soju? Seorang diri? Setan ini cari mati rupanya?” seruku seraya menatap tak percaya pada sosok Kyuhyun yang kini perlahan bangkit dari posisinya dan tersenyum tidak jelas.

“Hanya 6 botol, jagia! Sebenarnya aku ingin meminum lagi, tapi mereka melarangku dan membawaku pulang. Padahal, 6   botol soju belum cukup membuatku lega.” ucap Kyuhyun dengan tubuh terhuyung-huyung menghampiriku. Kutangkap segera tubuh suamiku tersebut saat hendak kembali terjatuh ke lantai.

“6 botol soju tersebut masih belum bisa membuatku lega, Nona labil. Aku masih merasakan sesak disini.” lanjut Kyuhyun seraya menepuk-nepuk dadanya. Tatapan ganas yang sebelumnya tersirat jelas dikedua bola mataku perlahan menghilang berganti dengan tatapan iba.

“Apakah Kyuhyun tengah berada dalam batas kesabaranya saat ini? Apakah ia mulai terjatuh karena pemberitaan miring yang menghujamnya?” lirihku dalam hati.

Dalam diam kuraih lengan suamiku tersebut dan merangkulkannya dibahuku agar memudahkanku untuk membawanya segera meninggalkan dorm dilantai 11 ini. Aku tidak mau oppa-deul mendengar lebih lanjut entah ucapan apa yang kemungkinan akan meluncur dari bibir Kyuhyun setelah ini.

“Na-ya, oppa akan membantumu sampai ke mobil.” ucap Donghae-oppa seraya meraih sosok Kyuhyun dan memapahnya.

“YAK, MENYINGKIRLAH DARIKU LEE DONGHAE! AKU INGIN ISTRIKU YANG MEMAPAHKU!” teriak Kyuhyun seraya medorong tubuh Donghae-oppa dan kembali terhuyung menghampiriku.

”Apakah aku sudah gila hingga memilih namja sepertimu untuk memapahku disaat ada istriku yang sangat sempurna dan cantik ini? Apakah kalian tahu siapa yeoja dihadapan kalian ini? Dia Lee Heyna cucu dari konglomerat terkemuka di Korea selatan. Bagaimana, dia sempurna bukan? Sebuah keberuntungan bagiku bisa memilikinya.” lanjut Kyuhyun.

Aku merasa tertohok dengan kalimat yang baru saja meluncur dari mulut namja yang kini kembali tersungkur dilantai. Seperti yang banyak dikatakan nitizen, bagi mereka aku tampak seperti seorang putri yang sempurna karena terlahir dari keluarga konglomerat dan terpandang di Seoul. Sebuah keberuntungan bagi seorang idol Cho Kyuhyun karena bisa masuk kedalam keluargaku dan bersanding denganku yang notabene-nya adalah pewaris tunggal dari seluruh kekayaan kakek serta orang tuaku.

Aku segera berjongkok dan kembali menarik tubuh Kyuhyun. Saat ini, aku sama sekali tidak memiliki keberanian menatap oppa-deul. Aku takut mereka akan melihat semburat merah dikedua bola mataku.

“Na-ya, biar kami saja yang memapahnya hingga sampai mobil.” ucap Sungmin-oppa yang segera merebut tubuh Kyuhyun bersama Donghae-oppa.

“Kau tidak apa-apa, Na-ya?” ucap Ryewook-oppa seraya menepuk bahuku.

Na, gwenchana oppa.” jawabku seraya menarik kedua sudut bibirku. “Kajja!” lanjutku seraya bangkit dan membukakan pintu dihadapan kami.

 

Kupasangkan sabuk pengaman pada tubuh Kyuhyun yang pada akhirnya berhasil kami jejalkan kedalam Hyundai putih milikku. Segera kututup pintu belakang mobil dan menatap ke-4 member Suju yang kini masih berdiri disamping mobilku dengan tatapan iba.

“Na-ya, kau yakin akan menyetir sendiri? Biar oppa saja yang membawa mobilnya.” saran Donghae-oppa.

Aniyo, oppa tidak perlu bersusah payah menghantarku. Oppa istirahat saja, bukankah beberapa minggu kemarin schedule kalian sangat padat? Jadi, ada baiknya oppa memanfaatkan waktu untuk beristirahat. Oppa tahu, wajah kalian terlihat tirus dari hari ke hari.” jawabku seraya melemparkan seulas senyum.

“Tapi, bagaimana jika nanti Kyuhyun mulai mem. . .”

Gwenchana, oppa tenang saja! Oppa lupa ya siapa yeoja dihadapan oppa ini? Na, Cho Heyna, queen of evil.” potongku segera sebelum Yesung-oppa sempat meyelesaikan kalimatnya.

“Baiklah, ini sudah terlalu larut. Aku pulang dulu, oppa. Kamsahamnida karena telah membantuku memapah setan ini.” lanjutku.

Segera kubuka pintu Hyundai putih milikku dan masuk kedalamnya.

Oppa, annyeong!”

 

45 minutes later at KyuHeyna aparthemnet PH floor. . .

Kamsahamnida, ahjusshi!” ucapku seraya membungkukkan singkat tubuhku pada sosok penjaga aparthement yang atas permintaanku membantuku memapah Kyuhyun hingga kedepan pintu aparthement kami.

Ne, cheonmanayo ahgasshi. Apa yang saya lakukan tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kebaikan yang selama ini Nyonya Lee Eunji dan anda berikan pada saya dan keluarga saya.” balas penjaga keamanan tersebut.

“Baiklah, selamat malam dan selamat beristirahat, Heyna ahgasshi.” lanjut ahjusshi penjaga keamanan seraya membungkuk singkat padaku.

Dengan berusaha mempertahankan posisi Kyuhyun disampingku agar tidak terjatuh, segera kujulurkan telunjuk kananku pada sensor yang terpasang didinding samping pintu aparthement-ku. Detik berikutnya, pintu otomatis dihadapanku segera terbuka. Kupapah tubuh berat Kyuhyun kedalam ruangan. Rancauan tidak jelas masih terlontar dari mulutnya.

“Aish, kenapa kau sangat berat Kyuhyun-ah!” gumamku.

“Ah, ternyata kita sudah sampai dirumah. Aku lelah sekali, Na-ya. Aku ingin segera tidur.” rancau Kyuhyun seraya menjatuhkan tubuhnya di lantai.

“Kau tidak bisa tidur disini, Kyuhyun-ah! Kau bisa sakit nanti!” ujarku seraya menarik tubuh Kyuhyun dan menyeretnya sebagai usaha terakhirku karena tidak kuat memapah tubuh kekarnya.

“Hah..hah..hah..” nafasku terengah-engah saat pada akhirnya aku berhasil menyeret tubuh Kyuhyun hingga ke atas sofa dalam ruangan keluarga.

“ Kenapa jarak kamar kita begitu jauh dari pintu? Aku lelah sekali, Cho Kyuhyun. Kita istirahat sebentar, ne?” lanjutku seraya mendudukkan diri dilantai dan bersandar pada punggung sofa.

Kutatap wajah Kyuhyun yang tengah tertidur saat ini. Kuusap perlahan pipi namja dihadapanku tersebut.

“ Apakah kau sudah benar-benar lelah menahan semua ini, Tuan labil? Mianhae, jeongmal mianhae, karena statusku kau terpaksa menahan sindiran serta pemberitaan miring.” lirihku.

Aku segera bangkit dan menarik tubuh Kyuhyun kembali. Namun, detik berikutnya gerakanku segera terhenti saat tiba-tiba kedua bola mata namja dihadapanku tersebut terbuka dan menampakkan sorot sayu.

“Jangan pergi, Na-ya! Jangan pernah pergi dariku.” lirih Kyuhyun. Perlahan, kembali kedua bola mata Kyuhyun tertutup. Kuhela nafas panjangku dan kembali bersimpuh dilantai menatap sosok Kyuhyun yang terlihat tertekan saat ini. Ini adalah kali pertama bagiku melihatnya mabuk dan tertekan.

Dalam diam, Kyuhyun kembali meraih jemariku dan mengenggamnya dengan erat. Dengan mata tertutup, namja tersebut kembali merancau meluapkan isi hatinya.

“Na-ya, mianhae, jeongmal mianhae karena aku tidak bisa memberikan kehidupan yang normal seperti pasangan pada umumnya. Mianhae, karena aku tidak bisa menemanimu setiap saat disaat kau membutuhkanku. Mianhae karena aku tidak bisa menjemputmu, mengajakmu bermain diluar dengan bebas. Dan maafkan aku karena statusku membuatmu terpaksa menerima komentar pedas dan kejaran paparazzi. Kau tahu, jika bisa memilih aku juga ingin bisa terbebas dari semua ini. Aku ingin bisa bermain denganmu tanpa harus menutupi identitasku seperti saat kau bermain dengan Jihyo maupun Minho. Aku ingin akulah yang menemanimu mencari buku-buku yang kau butuhkan ataupun datang menyelamatkanmu saat para fans maupun paparazzi mengejarmu. Bukan Jung Minho yang kau katakan sebagai sahabat baikmu itu. Namja yang selalu meraka katakan sangat serasi denganmu, yang selalu mereka katakan jika posisiku saat ini sebagai suamimu seharusnya ditempati olehnya. Aku sangat benci dan takut mendengar semua hal itu.”

Aku hanya bisa terdiam mendengar rancauan Kyuhyun saat ini. Kembali aku merasa tertohok dengan segala kalimat yang terlontar dari mulutnya.

“Kyuhyun-ah, kau jangan berfi. . .” ucapanku segera terhenti saat kedua bola mataku menangkap sebutir air mata yang mengalir dari bola mata Kyuhyun. Sebuah hal yang baru pertama kali kulihat darinya.

“Jangan pergi, kumohon jangan pergi dariku. Percayalah, aku mampu membahagiakanmu walaupun hanya dengan cara yang sederhana. Jangan menyerah dengan segala hal yang sampai saat ini selalu menghujam kita. Aku tahu, kau juga  mulai lelah dengan semua ini. Tapi, kumohon bertahanlah hingga akhir bersamaku. Tidak masalah jika dimata mereka aku bukanlah namja yang pantas untukmu. Bagiku, cukup hanya dirimu yang mempercayaiku. Cukup bagiku jika hanya kau yang menganggapku sebagai pahlawan bagimu. Hanya cukup kau saja, Na-ya.” lanjut Kyuhyun. Kurasakan kedua pelupuk mataku mulai  basah kerena genangan air mata. Kulepas mantelku dan segera menyelimutkannya diatas tubuh Kyuhyun. Kusandarkan kepalaku diatas dadanya dan mendekapnya dengan erat.

“Kyuhyun-ah, apakah kau tahu definisi dari keberuntungan? Keberuntungan, adalah suatu anugerah dari Tuhan. Bukan dengan tanpa alasan kita mendapatkan keberuntungan tersebut. Bahkan, Tuhan-pun akan menilai umatnya yang berhak mendapatkan secuil hal yang kita sebut keberuntungan. Karena itu, jangan pernah menilai diri kita rendah hanya karena kita memperoleh sebuah keberuntungan. Justru, karena kita mampu dan kita bernilai maka keberuntungan tersebut datang menghampiri kita. Karena keberuntungan, mampu melihat sebuah ketulusan. lirihku.

Ku-usap butiran air mata yang kini mengalir deras dikedua pipiku.  “Dan kau tahu, tidak mengapa jika kau tidak bisa mengajakku bermain diluar dengan bebas, tidak mengapa bagiku jika kau tidak bisa membantuku mencari buku-buku yang kuperlukan, dan tidak mengapa jika kau tidak bisa datang membantuku saat para fans ataupun paparazzi menyerangku. Karena, meskipun kau tidak tertangkap oleh mataku, aku selalu yakin jika harapanmu agar aku selalu baik-baik saja dan bahagia selalu mengelilingiku. Meskipun kau tidak berada dihadapanku, aku tahu jika hati kita selalu terpaut satu sama lain. Selalu berharap jika masing-masing diri kita mampu bertahan dan tetap tersenyum sekalipun ditengah pusaran gelombang. Bukankah kita sama, Tuan labil? Jadi, jangan pernah berfikir demikian. Bagiku, memilikimu dan berdiri disampingmu juga adalah sebuah keberuntungan. Karena itu, aku sama sekali tidak akan pernah menyia-nyiakan keberuntungan tersebut. Keberuntungan yang kuperoleh karena mamang akulah seseorang yang dipilih dan layak berdiri disampingmu.”

Deru nafas teratur menggalun dari namja dalam dekapanku. Perlahan, seiring dengan deru nafasnya, kedua bola mataku mulai tertutup memulai petualanganku kealam mimpi.

 

            “Saranghae, nae perfect husband!”

*Heyna Pov End*

 

April, 21th at KyuHeyna aparthement PH floor. . .

*Kyuhyun Pov*

Kedua bola mataku terbuka seketika saat kurasakan sesuatu yang berat menindih dadaku. Rasa pusing seketika menyerang kepalaku. Kutatap sosok yeoja yang kini tengah tertidur pulas dengan menyandarkan kepalanya diatas dadaku.

“Na-ya, kenapa kita bisa tertidur disini?” gumamku seraya mengedarkan pandanganku keseluruh sudut ruang keluarga aparthement yang kutinggali bersama Heyna.

Kembali kutatap sosok Heyna yang tengah tertidur dengan posisi duduk diatas lantai dan bertumpu pada dadaku yang berada diatas sofa. Mendadak, secara berkala ingatanku akan kejadian kemarin malam disaat aku tengah mabuk menyeruak kedalam kepalaku.

“Aish, apa yang telah kulakukan?” gumamaku seraya menepuk keningku. Perlahan, kuangkat tubuhku bersama dengan mengangkat kepala Heyna yang masih bertumpu diatas dadaku. Kurengkuh tubuh mungil istriku tersebut dengan hati-hati agar tidak membangunkannya.

Kurebahkan tubuh Heyna di atas ranjang king size dalam kamar kami dan segera menyelimutinya dengan selimut tebal.

“Apakah kau begitu bodoh? Kenapa kau tidak menyiramku dengan air untuk menyadarkanku dari mabuk? Kenapa kau justru memilih tidur dilantai dan menyelimutiku dengan mantelmu? Apakah kau mencari penyakit?” bisikku seraya membelai lembut rambut Heyna.

“Apakah semalam aku sudah mengatakan hal yang membuatmu merasa bersalah? Mianhae, Na-ya aku tidak bermaksud demikian. Aku hanya takut jika suatu saat tidak menemukanmu dalam jarak pandangku.” lanjutku.

           

            Ddddrrrrrrtttttttt. . .dddddrrrrrrtttttt. . .

Kukeluarkan segera LG VU II putih milikku dari saku. Hela nafas panjang segera terhembus dari mulutku saat mendapati sebuah nama yang kini tengah berkedip-kedip pada layar ponselku.

            Manager Hyung calling. . .

Yoboseyo!” sapaku seraya bangkit dan menjauh dari ranjang.

“Kyuhyun-ah, neo eodiseo? Apakah kau lupa pagi ini kau ada schedule ke Jepang untuk promosi album baru kalian?” tanya manager hyung. Kuhela kembali nafas panjangku.

Ani, aku tidak lupa.”

“Lantas mengapa sampai sekarang kau belum datang? Pesawat kalian akan tinggal landas 1 jam lagi, Tuan Cho!” sahut namja diujung sambungan telepon tersebut dengan nada kesal.

“Mianhae ,hyung. Aku lupa memasang alarm-ku dan bangun kesiangan. Tunggulah, aku akan segera menyusul ke bandara 40 menit lagi.” jawabku dan segera menekan tombol end.

Kembali kubelai rambut yeoja yang masih berkelana kealam mimpi tersebut.

“ Bahkan, hanya untuk sekedar menjadi orang pertama yang akan selalu kau lihat disaat kau membuka kedua bola matamu dipagi hari-pun aku tidak bisa. Mianhae, jeongmal mianhae, Na-ya. Kau pasti merasa sangat bosan dan kesepian dengan semua kondisi ini. Kau juga pasti sudah jengah dengan seluruh janji-janjiku yang ingin membawamu melepas segala penat bersama. Bahkan, hingga sekarang aku belum bisa mengajakmu pergi berbulan madu.” lirihku.

Kukecup singkat kening yeoja dihadapanku dan sekali lagi menatap lembut sosok istriku tersebut. Detik berikutnya, aku segera bangkit dan mulai mempersiapkan segala hal yang kubutuhkan dan segera melangkah menuju kamar mandi.

***************

Kulirik yeoja yang saat ini masih tertidur pulas. Kuraih ransel hitam milikku dan segera duduk ditepi ranjang. Kugerakan jemariku dengan cepat pada layar LG VU putih milikku menyusun barisan kalimat yang kutujukan untuk Heyna agar dia tidak kebingungan mencariku saat ia bangun nanti dan tidak menemukanku. Kutekan segera tombol send dan kembali menatap intens sosok Heyna. Kukecup singkat kembali kening yeoja dihadapanku.

“Sampai bertemu 2 hari lagi, Nyonya Cho. Jaga dirimu baik-baik.” bisikku seraya menaikan selimut Heyna menutup seluruh tubuhnya hingga batas leher. Detik berikutnya, aku segera bangkit dan melangkah keluar.

 *Kyuhyun Pov End*

 

*Author Pov*

Perlahan, kedua bola mata seorang yeoja yang sebelumnya berpura-pura tidur tersebut terbuka begitu kedua daun telinganya menangkap suara pintu kamar miliknya tertutup. Dalam diam, Heyna segera mengeluarkan LG VU II putih miliknya dari saku celana dan segera membuka pesan yang beberapa menit lalu dikirimkan oleh namja yang ia yakini kini tengah berlari menuruni tangga darurat aparthement untuk mengejar schedule-nya.

 

            From: King Of Evil

            Na-ya, aku harus pergi ke Jepang selama 2 hari untuk promosi album. Jaga dirimu baik-   baik dan jangan berusaha membuat masalah dengan para dosen dengan tingkah      konyolmu dan Jihyo! Dan satu hal lagi, jangan lupa mematikan laptopmu sebelum kau          tidur. Dan jangan tidur diatas meja belajar. Arasseo?

            PS: Mianhae untuk apa yang terjadi semalam.

Hela nafas panjang terhembus dari mulut yeoja yang merupakan istri dari idol papan atas Korea tersebut. Perlahan, Heyna bangkit dan segera melangkah menuju meja belajar. Dengan sekali gerakan, Heyna membuka laci meja belajar miliknya dan mengeluarkan sebuah amplop putih yang beberapa hari lalu ia dapatkan dari ibunya.

“Kurasa, aku harus pergi sendiri. Lagipula, sejak awal aku tidak berharap dapat melaksanakan perjalanan ke Paris denganmu.” gumam Heyna seraya menatap foto pernikahannya dengan Kyuhyun yang mengantung di dinding kamarnya.

“Tapi, tidak masalah bagiku. Seperti yang kukatakan. Meskipun kedua bola mataku tidak menangkap sosokmu. Tapi, aku tahu bayanganmu akan selalu menyertaiku. Bukankah hati kita saling terpaut? Benar begitu bukan, Tuan labil?” perlahan, seulas senyum menghiasi wajah manis Heyna. Dengan langkah yang lebih ringan, yeoja tersebut segera melagkah keluar.

*Author pov End*

 

4 Hour’s later at Incheon International Airport. . .

*Heyna Pov*

“Ne, eomma! Arasseo, aku akan segera menghubungi eomma begitu aku sampai di Paris.” ucapku pada wanita yang berada diujung sambungan telepon.

“Benarkah kau tidak apa-apa berangkat seorang diri, Na-ya? Bagaimana jika eomma mengirimkan Nona Kim untuk menemanimu?”

“Aniyo, eomma tidak perlu khawatir! Aku bisa menjaga diriku. Eomma tenang saja dan fokuslah pada peluncuran busana terbaru eomma besok. Jihyo bilang ia akan datang membantu dan menemani eomma untuk menggantikanku.” sahutku seraya melangkah menuju pintu pemberangkatan.

.           “Keurae, jika begitu jaga dirimu baik-baik, jagia. Saranghae, putri kecilku.”

“Nado, saranghae eomma!”

Segera kumasukkan kembali LG VU II putih milikku kedalam saku jaket setelah menekan tombol end.

“Penerbangan ke Paris atas nama Cho Heyna. Silahkan masuk, ahgasshi!” ucap seorang petugas bandara setelah meneliti kelengkapan tiket, passport dan visa milikku. Setelah memberikan seulas senyum, aku segera melangkah memasuki pintu pemberangkatan.

Kembali, kukeluarkan benda berbentuk persegi panjang dari saku jaketku dan menekan barisan nomer yang sudah  kuhapal diluar kepala. “Kurasa, anak itu sekarang sudah sampai di Jepang.”gumamku seraya menunggu sambungan teleponku terjawab.

Yoboseyo.” sapa seorang namja diujung sambungan telepon dengan suara berat khas miliknya.

Apakah kau sudah sampai di Jepang, Tuan Cho?” tanyaku.

“Ne, 1 jam lalu aku sampai. Apakah kau sekarang sudah di universitas?” balas Kyuhyun. Kurasakan nada canggung terlontar dari mulutnya. Pasti namja tersebut masih memikirkan kejadian kemarin malam.

“Ani, saat ini aku tidak berada di universitas. Aku tengah berada dalam ruang tunggu pemberangkatan di bandara.” jawabku yang sontak membuat Kyuhyun segera menyerbuku dengan rentetan pertanyaan.

“Mwo? Ruang tunggu pemberangkatan? Apa yang kau lakukan disana, Nyonya Cho? Apa kau masih belum terbangun dari tidurmu dan datang ke bandara alih-alih menganggapnya sebagai Yongjin medical university?” ucap Kyuhyun yang segera membuat kedua sudut bibirku terangkat. Aku selalu tahu jika mood suamiku akan kembali jika aku memancingnya dengan hal yang dapat membuatnya penasaran.

“Aku sudah terbangun 100%, Tuan Cho! Dan aku tidak salah mengenali bandara Incheon sebagai Yongjin Medical University.”

“Lantas, katakan padaku apa yang kau lakukan disana? Memangnya kau mau pergi kemana? Apakah haraboeji menugaskanmu untuk mengurus bisnisnya diluar negeri atau luar provinsi?” ucap Kyuhyun.

“Ani, haraboeji tidak menyuruhku. Tapi, eomma. Aku akan terbang ke Paris dan satu minggu lagi aku baru akan pulang.” jawabku yang sontak membuat Kyuhyun berteriak dengan berlebihan.

MWO? PARIS? Apa aku tidak salah dengar, Nona labil? Kenapa kau harus kesana? Bagaimana jika kau tersesat dan tidak tahu jalan pulang?”

“Yak, pertama aku bukanlah anak berumur 5 tahun yang tidak bisa menemukan jalan pulang jika tersesat, Tuan Labil. Kedua, aku melakukannya untuk membantu eomma. Aku mengantikan eomma menghadiri acara penghargaan untuk para desainer dunia yang diadakan di Paris. Eomma memintaku untuk menerima penghargaan tersebut karena eomma tidak bisa hadir. Apakah kau lupa jika besok adalah hari peluncuran busana terbaru eomma?”

            “Ah, ne tapi tidak berarti kau harus pergi ke Paris seorang diri, Nona labil! Bagaimana jika kau tidak memahami ucapan orang-orang disana dan pada akhirnya kau terjebak dalam sebuah tindak kriminal? Apalagi kau ini yeoja serampangan, aku tidak yakin kau tidak akan membuat ulah di Negara orang.”

            “Yak, jaga mulutmu, Cho Kyuhyun! Kau kira aku ini preman? Dan lagi, siapa bilang aku tidak mengerti ucapan orang-orang disana? Kau lupa jika kita bisa menggunakan bahasa inggris sebagai penghubung? Jangan samakan aku denganmu yang hanya tahu bahasa inggris untuk merayu wanita, Tuan labil!”sahutku dengan kesal.

“Penerbangan dengan tujuan Paris akan segera diberangkatkan. Dimohon untuk seluruh penumpang Korea airlines agar segera masuk kedalam pesawat.”

Dengan ponsel yang masih menempel ditelinga kananku, kuraih ransel milikku dan segera melangkah.

Yak, aku harus mematikan ponselku, Tuan Cho! Pesawatku akan segera be. . .”

            “Na-ya, mianhae.” potong Kyuhyun.

Beberapa saat kami saling terdiam. Kuhela nafas panjangku dan menarik kedua sudut bibirku hingga membentuk seulas senyuman.

“Ara, kau tidak perlu melanjutkan kalimatmu, Tuan Cho. Saat ini, yang ingin kudengar darimu hanyalah tawa riang serta nasihat-nasihat konyolmu, bukan permintaan maafmu. Bahkan, saat ini aku lebih senang jika harus mendengar deklarasi narsismu.” potongku seraya menatap hamparan langit biru yang menyambutku saat aku melangkah keluar dari ruang tunggu. Kembali kami saling terdiam untuk beberapa saat hingga kudengar hela nafas terhembus dari namja diujung sambungan telepon tersebut.

“Kurasa, ada satu hal lagi yang ingin kau dengar saat ini, Na-ya?” ucap Kyuhyun.

            “Apa itu?” tanyaku.

“Saranghae, nae perfect wife.” seketika kedua sudut bibirku terangkat lebih tinggi mendengar penuturan magnae Suju tersebut.

“Nado, saranghae nae perfect husband!” balasku seraya kembali melangkah menuju pesawat yang akan segera membawaku menuju Paris.

“Apakah kalian sudah jelas mendengarnya? Lihat, siapa bilang kami tidak bisa bertingkah mesra? Dan kalian dengar sendiri kan jika anak labil ini sangat mencintaiku dan memuja seorang Cho Kyuhyun!” senyuman yang sebelumnya mengembang di wajahku hilang seketika dan berganti dengan aksi mulutku yang mengangga lebar saat mendengar seruan Kyuhyun diujung telepon yang segera direspon dengan sorakan riuh oppa-deul. Setan ini kurasa sengaja me-loud speaker pernyataanku barusan dihadapan oppa-deul. Salah, sebuah kesalahan besar bagiku karena telah bersikap lunak dan terlalu manusiawi pada raja setan itu. Sekali setan tetaplah setan!

Hati-hati, jagia. Jaga dirimu baik-baik.”

“YAK, CHO KYUHYUN MATI KAU!”

*Heyna Pov End*

 

April, 23th at NHK building Japan. . .

*Kyuhyun Pov*

normal_08f790529822720e0e1dea617bcb0a46f31fab5d

            @MaryJ_Elf Yesterday I saw Cho Kyuhyun wife, Lee Heyna. I think girl that walking    around me is the lucky girl who’s can get Kyuhyun heart. But, what she is doing alone       in Paris?

 

Seorang Elf Paris baru-baru ini me-tweet bahwa ia melihat sosok gadis beruntung yang membuat iri seluruh sparkyu. Jika kita lihat, yeoja dalam foto yang dibidik oleh Elf tersebut tak lain memang sosok Lee Heyna. Setelah melansir beberapa informasi, diketahui bahwa istri dari magnae Super Junior tersebut tengah berada di Paris untuk mengantikan ibunya menerima penghargaan dari ajang Paris Desainer Award. Dimana, Lee Eunji (Heyna Eommonim) tercatat sebagai salah satu desainer berprestasi yang memenangkan penghargaan dari ajang terkemuka di Paris tersebut.

BDte7wrCMAAphev.jpg large

                               Lee Heyna at Paris Desainer Award

 

Well, mungkin dari sini kita sudah cukup jelas mengetahui bagaimana latar belakang dari keluarga Lee Heyna. Memang tidak dipungkiri jika yeoja itu berasal dari kalangan atas dan terpelajar, bahkan kita bisa menelusuri seluruh penghargaan ataupun prestasi yang pernah diraih dari ke-3 sosok konglomerat Lee tersebut (Lee Yongjin, Lee Eunji, Lee Heyna). Namun, bukan berarti hal itu dapat digunakan senjata nitizen ataupun antis Suju untuk menilai buruk Cho Kyuhyun yang selama ini dianggap hanya menikahi cucu tunggal konglomerat kaya Korea Selatan untuk menaikan pamor ataupun mengincar masa depan cerah dengan segala warisan yang kelak akan jatuh ditangan istrinya. Jujur saja, kami para Elf sangat terganggu dengan hal tersebut. Mereka (Super Junior) bukan dengan mudah dapat meraih tempat mereka saat ini. Tidak bisakah kalian melihat bukan hanya dari satu sisi? Menjatuhkan image bahkan berkata buruk tentang idola kami, lantas bagaimana dengan Lee Heyna? Apakah dia benar-benar sosok putri baik hati bak malaikat yang datang membawa keajaiban bagi Cho Kyuhyun? Apakah yeoja yang sudah bersuami pantas berjalan-jalan dengan santainya bersama mantan tunangan-nya (Jung Minho) seperti yang baru-baru ini ramai dibicarakan menyusul insiden foto mereka berdua yang banyak beredar di dunia maya.

Kukira kalian sudah dapat menarik kesimpulan dari hal tersebut.

Aku hanya bisa menghela nafas panjang setelah membaca salah satu postingan Elf yang saat ini tengah marak bahkan menjadi treding topic dibeberapa situs jejaring sosial.

“Kuharap anak labil itu tidak mengetahui tentang hal ini.”gumamku seraya mematikan Ipad dalam genggamanku dan segera kembali melangkah menuju ruang tunggu.

“Jadi sekarang kau sudah tidak di Paris, Na-ya?” kedua bola mataku segera membelalak begitu mendengar kalimat yang baru saja terlontar dari mulut Lee Hyukjae.

“Yak, apakah kau sedang menelepon anak labil itu?” tanyaku seraya menghampiri hyung-ku yang kini tengah mengedipkan sebelah matanya padaku.

“Aku ingin meminta tolong istrimu untuk mencarikan sesuatu di Paris, tapi dia bilang sekarang sudah tidak berada di kota mode tersebut.” jawab Eunhyuk. Tanpa menunggu lama segera kurebut ponsel sang dancing machine itu dan berseru pada yeoja diujung sambungan telepon dalam genggamanku.

“Yak, Nona labil neo eoddiya?”

“Yak, bisakah kau tidak selalu berteriak saat berbicara dengan seseorang, Tuan labil? Kau tahu, aku tidak akan heran jika lambat laun kemampuan pendengaranku menurun.” balas Heyna.

“Cih, jangan mengalihkan perhatian, Nyonya Cho! Sekarang katakan dimana kau!”

            “Irlandia.” jawab Heyna singkat.

“MWO?IRLANDIA?KATAMU KEMARIN KAU PERGI KE PARIS? KENAPA SEKARANG KAU BERADA DI IRLANDIA?” seruku yang membuat seluruh member Suju yang tengah beristirahat diruang tunggu NHK building serempak terlonjak.

Kubilang kemarin, Tuan labil. Kemarin memang jelas aku berada di Paris. Dan lagi, apa sih yang kau permasalahkan? Kenapa kau berteriak seperti setan yang tengah kesurupan, Tuan Cho? Apakah kau mau bilang jika kau saat ini tengah mengkhawatirkan istri tercintamu kekekeke?” aku hanya bisa mengangga lebar saat mendengar kekehan riang yeoja yang tak lain adalah istriku tersebut.

“Bermimpilah, Nona labil! Tunggu sebentar kau bilang kau di Irlandia, jangan katakan padaku jika kau berencana menguntit Nicky westlife?”

“Ah, kurasa itu bukan ide yang buruk, Kyuhyun-ah. Baiklah, kurasa aku akan menambahkannya kedalam daftar perjalananku di Irlandia. Aigoo, Nicky-oppa aku tidak bisa membayangkan bagaimana nantinya jika berhasil bertemu dengannya. Kyaaaaaaaa!”

“YAK, KAU! JIKA KAU BERA. . .”

Nyaman sekali, seperti burung yang terbebas dari sangkar emasnya.” potong Heyna dengan nada yang lembut yang amat kontras dengan sebelumnya.

            “Apa yang kau katakan?” tanyaku. Hela nafas panjang terhembus dari mulut yeoja diujung sambungan tersebut.

“Kyuhyun-ah, kau tahu saat ini aku merasa seperti kembali dimasa kecilku saat tengah berada di Jeju. Sepanjang jalan aku akan menemui tatapan-tatapan ramah dan bersahabat meskipun kami tidak saling mengenal. Bahkan, beberapa jam lalu seorang wanita tua pemilik toko menawariku segelas minuman dingin saat aku melintas didepan tokonya dengan menarik koperku. Di sini sama sekali tidak ada yang mengenaliku. Bahkan, kurasa penduduk disini juga tidak akan mengenalimu.” lanjut Heyna. Kurasakan nada pengharapan dalam kalimatnya. Kurasa, Heyna sudah membaca pemberitaan tentangnya serta tweet salah seorang fans tersebut.

Benarkah? Memangnya kau sekarang berada dimana?” tanyaku dengan nada lembut mengikuti irama Heyna.

“Killarney. Kau tahu, kota ini benar-benar menakjubkan. Kau bisa mengelilinginya dengan berjalan kaki. Sejauh matamu memandang akan tampak hamparan hijau dan hal-hal berbau sejarah yang menawan. Dan jika kau naik diatas  pengunungan batu pasir Killarney, kau akan dapat melihat seluruh sudut kota kecil ini. Seperti yang tengah kulakukan saat ini. Aku berani bertaruh jika kau akan menyukainya, Kyuhyun-ah.” jelas Heyna dengan nada riang seperti seorang anak kecil yang tengah menceritakan tentang suatu hal yang baru saja ia ketahui.

“Jinjjayo?”

“Eung, dan menurut penduduk setempat jika kau berhasil mendaki hingga ke puncak Pengunungan pasir Killarney kau bisa mengajukan satu permohonanmu dan hal tersebut akan terwujud tak lama setelah itu. Tapi, kurasa hal tersebut tidak sepenuhnya tepat mengingat permohonan yang kuajukan tidak mungkin terwujud.” ucap Heyna.

“Wae? Apakah kau meminta sesuatu yang mustahil?Coba kutebak, apakah kau menginginkan aku berada disana saat ini?” tanyaku. Entah mengapa dalam lubuk hatiku aku merasa seolah Heyna sangat mengharapkanku bersamanya saat ini. Seperti harapannya yang tersembunyi disetiap ceritanya tentang perasaan nyaman dan senangnya saat menelusuri setiap sudut kota Killarney yang beberapa saat lalu ia lontarkan padaku.

“Bagaimana kau bisa tahu? Apakah jangan-jangan kau belajar ilmu sesat untuk bisa membaca fikiran orang lain?”

“Kau gila ya? Cih, tentu saja aku tidak membutuhkan ilmu sesat untuk dapat membaca fikiran anak labil sepertimu! Bagiku, cukup hanya dengan mendengar nada serta seluruh kalimat yang kau lontarkan serta pancaran kedua bola matamu dapat membuatku mengetahui apa yang tengah istri tercintaku rasakan saat ini. Bagaimana, apakah sekarang kau mengakui kehebatan suamimu?” jawabku. Dengusan pelan terhembus dari mulut Heyna.

“Cih, terserah padamu, Tuan Cho! Asal kau tahu saja, aku ingin sekarang kau disini agar aku bisa mendorongmu terjun dari tebing. Aku ingin melihat apakah Cho Kyuhyun sang raja iblis mampu melakukan buggee jumping.” sahut Heyna. “Baiklah, kurasa aku harus segera kembali turun ke bawah jika aku masih ingin sampai sebelum gelap.”

“Berhati-hatilah, jangan sampai kau tersandung, Nona labil! Teramat kasihan jika bebatuan bernilai sejarah disana harus lecet karenamu.” ujarku seraya terkekeh pelan.

“Cih, kau tak perlu khawatir, Tuan Labil. Kurasa, bebatuan disini merasa amat tersanjung karena dikunjungi oleh malaikat sepertiku.” balas Heyna dengan nada sinis. “ Ah, benar hampir saja aku lupa mengatakannya. Kau tahu, sosokmu dalam music video Hero terlihat tua dibandingkan usia aslimu, Tuan Cho. Bahkan, Shindong-oppa yang berada disampingmu beberapa kali tampak lebih muda dan menawan dibandingkan dirimu. Annyeong!”

Klik.

Aku hanya bisa mengangga lebar seraya menahan amarahku yang sudah sampai diubun-ubun saat ini. Apakah setelah mengataiku seperti ahjusshi mesum diantara kerumunan makhluk berkilau di music video Trap belum cukup membuatnya puas? Dan sekarang tak jauh dari hal itu dia mengatakan bahwa aku tampak lebih tua dari usai asliku, bahkan Shindong hyung yang notabne-nya lebih tua dariku terlihat lebih muda dan menawan? Kuedarkan pandanganku mencari sosok member Suju yang Heyna katakan lebih menawan dariku tersebut dengan tatapan ganas.

“YAK, SHIN DONGHAE MATI KAU!”

 

3 hours later at Tokyo International Hotel. . .

“Hyung jebal, bantu aku! Setelah ini aku akan mengikuti perintahmu dan tidak akan membolos satupun schedule-ku.” ucapku dengan nada memohon pada sosok namja yang kini tengah menatap jengah padaku.

Hyung, ijinkan saja dia. Lagipula, manajemen sama sekali belum memberikannya kesempatan berlibur setelah ia menikah. Jika kau tidak mengijinkannya aku takut jika setan ini akan gila dan mulai menciumi kami lagi seperti beberapa hari lalu.” sahut Yesung-hyung.

“Tidak semudah itu, Kyuhyun-ah! Bagaiman kalau Lee Sooman-nim mengetahuinya?” jawab manager-hyung.

“Asal dari kita tidak ada yang membocorkannya kurasa Lee Sooman sonsaengnim tidak akan mengetahui jika aku berpura-pura sakit agar bisa menunda schedule-ku. Dan lagi, aku hanya membolos dua schedule soloku. Bukankah schedule-ku bersama member Suju lainnya sudah selesai malam ini dan akan berlanjut 4 hari lagi?” bujukku seraya menangkupkan kedua telapak tanganku dengan wajah memelas. Malam ini aku berencana menyusul Heyna ke Irlandia untuk mewujudkan permohonan yang telah anak itu buat diatas puncak pegunungan pasir Killarney.

“Kapan kau akan kembali?” tanya manager-hyung yang segera membuat harapanku melambung tinggi.

“Aku akan kembali 4 hari lagi hyung. Jebal, kali ini saja.” rayuku seraya mengedip-ngedipkan kedua kelopak mataku.

“Tunggu sebentar aku akan berbicara dengan produser acaramu.”

Segera namja dihadapanku mulai sibuk dengan telepon genggam miliknya. Beberapa saat kemudian, manager-hyung kembali melangkah menghampiriku.

“Kali ini kau beruntung, Cho Kyuhyun kebetulan produser Kim baru saja ingin memberitahuku jika jadwal syutingmu ditunda hingga minggu depan karena stasiun TV akan menayangkan kompetisi skating di Kanada secara live. Kau harus berterima kasih pada Kim Yuna, Kyuhyun-ah!” jelas manager-hyung yang sontak membuat kedua bola mataku membulat.

“Jinjjayo? Lantas bagaimana dengan produser Kang? Apakah aku boleh absen untuk syuting?”

“Ne, dia bilang dia kan mengambil segmen lain terlebih dahulu yang tidak melibatkanmu didalamnya.” tanpa menunggu lama aku segera bangkit dan memeluk tubuh namja dihadapanku dengan kegirangan.

“Gomawo hyung, you’re my hero!” seruku dan segera mengecup singkat pipi namja dalam dekapanku.

“YAK, CHO KYUHYUN AKU MASIH NORMAL!”

*Kyuhyun Pov End*

 

2 hours later. . .

*Author Pov*

            Tampak seorang namja dengan topi serta masker hitam yang menutup separuh wajahnya tengah melangkah menuju pintu pemberangkatan di bandara Narita, Jepang.

Kyuhyun kembali melangkahkan kedua kakinya setelah petugas bandara selesai meneliti kelengkapan tiket, passport serta visanya menuju Irlandia.

“Assa, kita lihat saja , Nona labil! Paling tidak,  namja yang kau katakan tampak lebih tua dari usianya ini akan membuat hatimu melambung hanya dengan kau menemukannya dalam jarak pandangmu. Setelah ini, akan kubuat kau tidak pernah bisa terpejam setiap malam Lee Heyna kekekeekeke. . “ gumam Kyuhyun seraya memamerkan evil smirk-nya dibawah masker yang menyembunyikan identitasya.

            “I’m coming Ireland! I’m coming Killarney! I’m coming Cho Heyna!”

************

Bermil-mil dari Jepang, tampak seorang yeoja tengah membaca peta wisata dalam genggamannya dengan antusias.

“Baiklah, dimana tujuan kita hari ini? Let me see.” gumam Heyna seraya menyusuri peta dalam gengamannya dengan telunjuk lentik miliknya.

“Baiklah, sudah kuputuskan!” ucap Heyna seraya melipat kembali peta wisata miliknya dengan wajah berseri-seri. Dengan bersemangat, yeoja tersebut segera melangkah menuju loket penjualan tiket kereta di stasiun kota Killarney.

Escuse me, I want to buy one ticket to Cork.” ucap Heyna pada wanita penjual tiket.

“This is your ticket. Have a nice trip.” ucap wanita penjual tiket setelah menerima selembar uang dari yeoja Asia dihadapannya.

Thank you.” seru Heyna. Detik berikutnya, yeoja tersebut segera mengedarkan pandangannya mencari kereta yang akan membawanya ke kota yang ia putuskan akan menjadi tujuan wisatanya setelah ini.

Bye-bye Killarney! I’m coming Cork!”

*Author Pov End*

 

April 25th at Ireland International Airport. . .

*Kyuhyun Pov*

Kurengangkan tulang-tulangku begitu kedua kakiku menjejak landasan pesawat di bandara internasional Irlandia. Dengan bersemangat, kembali kulangkahkan kakiku menuju pintu keluar.

Kuedarkan pandanganku keseluruh sudut lobi bandara. Kekeluarkan segera buku panduan berbahasa inggris untuk wisatawan milikku seraya menghampiri seorang petugas bandara yang tengah berdiri disamping loket.

Escuse me, Sir.” sapaku dengan nada yang sedikit aneh.

“Yes, can I help you?” jawab petugas tersebut. Sejenak aku terdiam mencerna ucapan namja dihadapanku.

Kalau tidak salah dia tadi berkata can I help you. Ya, kurasa begitu, jadi artinya dia…” gumamku dalam hati seraya membuka-buka lembaran buku kecil dalam genggamanku. “Jadi, dia bertanya apakah ada yang bisa ia bantu.” lanjutku dalam hati. Aku kembali mendongak dan menatap petugas dihadapanku.

I want to go to Killarney? Do you know . . .” ucapku terhenti. Dengan cepat kembali kubalik-balik buku dalam genggamanku.

            “Escuse me?”

“Ah, wait a minute!” jawabku segera dan kembali menekuni buku bahasa Inggris pemandu untuk wisata dalam gengamanku.

Ah, I want to go to Killarney. Do you know how I can go to that town?” seruku saat pada akhirnya menemukan kalimat yang ingin kulontarkan sebelumnya. Petugas dihadapanku tampak mengernyit sesaat. Kurasa, susuanan kalimatku membuatnya kebingungan.

“Killarney? Do you want to go to Killarney?” tanya petugas tersebut. Segera kuangguk-anggukan kepalaku merespon pertanyaan yang dilontarkan petugas tersebut.

Yes, yes, yes Killarney!”

“Ah, you have to take a plane to go to that town. Now, you. . . .” aku hanya bisa mengangga lebar mendengar celotehan ahjusshi dihadapanku. Tak satupun dari kata yang ia lontarkan dapat kumengerti. Sejauh ini yang kuketahui tentang bahasa inggris hanyalah hello, my name is Cho Kyuhyun, I love you,you’re so lovely and thank you.

Do you understand, sir?” jiwaku yang sebelumnya melayang segera kembali dipersemayamannya saat makhluk dihadapanku mengibas-ibaskan telapak tangannya didepan wajahku.

“Ah, I…I…” gagapku. Dengan gemas kugaruk kepalaku yang tertutup topi hitam saat ini dan menatap petugas dihadapanku dengan tatapan memelas.

“Yes, sir?”

“I..I…aish, ahjushhi bisakah kau menjelaskan bagaimana caraku menuju Killarney dengan cara yang lebih sederhana?” seruku pada akhirnya dengan pasrah.

            “Kau harus membayar mahal untuk segala usahaku, Nona labil!”

 

Kini, kembali aku duduk dalam bangku pesawat setelah melalui pembicaraan yang rumit untuk kupahami. Pada akhirnya, aku mengetahui jika aku harus kembali naik penerbangan lokal selama 2 jam yang akan membawaku sampai Killarney. Dan kebetulan pesawat tersebut akan berangkat 30 menit lagi.

Perlahan, deru mesin mulai bergetar menandakan pesawat yang kutumpangi akan segera tinggal landas. Kukeluarkan Ipad dari dalam ranselku dan segera membuka aplikasi jejaring sosial milikku untuk mengecek update terbaru seorang yeoja yang sebentar lagi akan berada dalam jarak pandangku tersebut.

Kedua bola mataku segera membelalak saat membaca postingan teratas dari Heyna.

            @NayaLee  Beautiful and friendly town. Berjalan kaki disepanjang aliran sungai dan    jembatan Cork membuatku merasa seperti tengah berada di Venice. Dan penduduk        disana, benar-benar gemar berbincang seperti yang dikabarkan sebagai ciri khas kota         terbesar diurutan ke-tiga di Irlandia tersebut. Sungguh menyenangkan saat kau        diterima oleh orang-orang disepanjang kau melangkahkan kakimu.

cork

“Cork? Bukankah dia bilang tengah berada di Killarney?” gumamku seraya kembali membaca tweet Heyna. Detik berikutnya aku hanya bisa menyandarkan punggungku dengan lemas dan menatap gumpalan awan dari jendela pesawat dengan ganas.

“Lee Heyna, mati kau!”

2 hours later at Killarney airport. . .

Aku segera berlari mencari sosok petugas bandara yang kurasa dapat membantuku.

Escuse me, sir!” ucapku begitu berdiri dihadapan seorang petugas bandara.

Yes, can I help you?” jawab petugas keamanan tersebut. Tanpa menunggu lama segera kubaca kalimat yang sebelumnya telah kususun selama berada didalam pesawat.

“Ah, Cork?” ucap petugas tersebut setelah mengerti dengan maksudku yang ingin pergi ke Cork. Kuanggukan segera kepalaku.

“Yes, yes Cork!”

“You can take  a train from Killarney station to go to Cork. You can find Killarney station. . .”kembali aku hanya bisa mengangga lebar mendengar penjelasan petugas dihadapanku.

“Wait a minute!” potongku seraya mengeluarkan ponsel dari saku jaketku.

“Kurasa aku harus merendahkan harga diriku sebagai namja pandai kali ini.” desisku seraya menekan tombol calling pada sebuah nama.

“Yak, Kim Kibum!” seruku begitu teleponku dengan salah seorang member Suju tersebut telah tersambung.

“Wae, tidak biasanya kau meneleponku, Cho Kyuhyun!” balas Kibum.

“Itu bukan hal yang penting yang harus kita perdebatkan saat ini. Dengar, aku membutuhkan bantuanmu. Sekarang dengarkan saja suara seorang namja setelah ini dan terjemahkan padaku apa yang telah ia katakan!” sahutku seraya memberi tanda pada petugas dihadapanku untuk mengulang penjelasannya.

***********

“Bagaimana, apa yang orang itu katakan?” tanyaku pada namja diujung sambungan telepon tersebut begitu petugas dihadapanku mengakhiri penjelasannya.

“Kau sedang berada di Irlandia saat ini?”

            “Ne, ppali cepat katakan padaku!”

“Tidak semudah itu, Cho Kyuhyun! Katakan padaku imbalan apa yang akan kau berikan?”

“YAK, NEO!”

“Arasseo, kasihan sekali melihat seorang King of Evil sepertimu harus memohon seperti itu kekekekekeke. . “ jika saja saat ini aku tidak membutuhkan bantuannya. Akan kupastikan namja tersebut terkena serangan setan dariku.

“Petugas itu berkata kau bisa menaiki kereta dari stasiun kota Killarney untuk pergi ke Cork. Dari bandara kau bisa menaiki bus, kereta kuda ataupun berjalan untuk menuju stasiun. Jarak antara bandara ke stasiun tidak terlalu jauh karena kota Killarney sangat kecil. Namun, jika kau takut tersesat lebih baik kau mengenakan bus atau kereta kuda saja.” jelas Kibum.

“Ah, arasseo! Baiklah, terima kasih untuk bantuanmu Mister perfect!” ucapku dan tanpa menunggu lama segera memutuskan hubungan.

Segera kubungkukkan tubuhku pada petugas dihadapanku dan melesat pergi. Kuedarkan pandanganku mencari sebuah kereta kuda.

“Arrgggh, Killarney station! You know? Faster..faster, Sir!” cerososku segera pada seorang kusir yang tampak kebingungan saat dengan tiba-tiba aku berseru padanya.

************

Setelah kembali menjalani perbincangan memusingkan dengan petugas loket stasiun, akhirnya aku dapat menyandarkan tubuhku pada bangku kereta yang sebentar lagi akan membawaku ke kota Cork.

“Ah, benar lebih baik aku kembali mengecek update terbaru anak labil itu. Jangan-jangan ia kembali berpindah tempat.” gumamku seraya kembali mengeluarkan Ipad milikku.

“MWO? DIA FIKIR DIA DORA!” teriakku saat membaca postingan terbaru Heyna.

@NayaLee Bye-bye Cork! Kemana kita selanjutnya setelah ini? Tanyakan pada             peta ^^

“Lee Heyna, apakah kau sengaja ingin bermain petak umpet denganku!” desisku. Segera kuarahkan jemariku untuk menutup aplikasi jejaring sosial yang telah kubuka. Namun, gerakan tanganku terhenti saat sebuah tweet baru dari yeoja labil tersebut muncul.

@NayaLee Whoa Kilkenny castle jinjja daebak. Kilkenny is the best town in Ireland.       Kota tua yang berumur lebih dari 400 tahun ini memiliki banyak sekali situs, istana,       katherdal serta bangunan bersejarah lainnya. Selain itu banyak sekali pertunjukan          seni  serta pesta rakyat yang akan menyambut dengan hangat setiap hari.

kilkenny-ireland-june

“Kilkenny? Aish, dimana lagi kira-kira kota itu berada? Apakah anak itu tidak lelah berpindah-pindah tempat terus seperti ini?” lirihku. Tanpa menunggu lama, kumasukkan kembali Ipad milikku dan segera melompat turun dari kereta.

Kembali kudatanggi loket penjualan tiket dan segera menghubungi seorang namja yang kurasa dapat membantu sekali lagi tersebut.

 

“Bagiamana?” tanyaku pada Kibum yang kini tengah terkikik geli.

Sebenarnya kau ingin pergi kemana, Kyuhyun-ah? Kau tahu, kau tampak seperti anak tersesat saat ini.” sahut Kibum seraya kembali terkekeh.

“Aish, berhenti menertawaiku dan cepat katakan padaku apa yang dikatakan oleh petugas loket tersebut?”

Wanita itu bilang kau bisa naik kereta dari stasiun ini untuk menuju Kilkenny. Tapi, kereta itu baru akan datang 2 jam lagi. Dan waktu untuk bisa mencapai Kilkenny sekitar 4 jam dari stasiun Killarney. Jika kau tergesa-gesa kau bisa menggunakan pesawat lokal dari Bandara Killarney. Dengan pesawat kau akan sampai 1 jam dari sekarang.” jelas Kibum.

“Ah, arasseo. Sekali lagi terima kasih!” ucapku dan kembali memutuskan hubungan secara sepihak saat kudengar kekehan mengejek kembali terlontar dari mulut Kibum.

Tanpa menunggu lama aku segera berlari keluar stasiun dan mencari kereta kuda yang dapat kembali membawaku ke bandara kecil Killarney.

“Ah, ahjusshi take me to Killarney airport. OK? Faster, faster!” seruku seraya menaiki kereta kuda tanpa menunggu persetujuan sang kusir terlebih dahulu.

“Arrggggh, Lee Heyna tunggu saja akan kubuat kau membayar mahal semua ini!”

*Kyuhyun Pov End*

 

04.27 PM At Kilkenny castle. . .

*Author Pov*

Seorang yeoja tampak meneliti seluruh sudut lantai batu yang tengah ia pijak.

“Tuan beruang, dimana kau berada? Jebal jangan bersembunyi dariku.” gumam Heyna.     “Kurasa pasti terjatuh saat anak laki-laki tadi menabrakku. Jika begitu, seharusnya gantungan itu terjatuh disekitar sini.” lanjut Heyna seraya kembali mencari gantungan teddy bear yang merupakan kado pertama dari suaminya.

“Arggggh, disini rupanya kau, Tuan beruang!” seru Heyna seraya mencium gemas boneka mungil dalam genggamannya. “Jangan pernah terlepas lagi, ne?”

Dengan tatapan lembut, Heyna kembali memasang gantungan boneka pemberian Kyuhyun pada kamera SLR miliknya. “Baiklah, sekarang aku harus bergegas. Castle ini akan segera ditutup 2 menit lagi.” lanjut Heyna seraya mengecek jam tangan yang melingkar dilengannya. Dengan langkah riang, yeoja tersebut segera melangkah menuju lift yang menurut keterangan pemandu wisata sengaja dijejalkan setelah Kilkenny castle dibuka sebagai tempat wisata.

            Drrrrrrttttttt. . .ddddrrrrrrtttttt. . .

            Evil CKH Calling. . .

“Bukankah saat ini sudah pukul 1 pagi di Korea. Apakah anak labil itu masih menjalani schedule-nya?” gumam Heyna. Tanpa menunggu lama, segera jemari lentik yeoja manis tersebut menekan tombol answer.

“YAK, NONA LABIL! KAU FIKIR SEDANG SYUTING ACARA DORA THE EXPLORER APA? KEMARIN KAU BILANG KAU DIPARIS, KEESOKAN HARINYA KAU SUDAH BERADA DI IRLANDIA! DAN KAU BILANG KAU TENGAH BERJALAN KAKI DI KILLARNEY. KENAPA KEESOKAN HARINYA LAGI KAU BERADA DI CORK? DAN SEKARANG KENAPA KAU BERADA DI KILKENNY! KATAKAN PADAKU SEKARANG KAU BERADA DIMANA! DAN JANGAN COBA-COBA BERPIDAH DARI TEMPATMU, NONA LABIL! KAU HARUS MEMBALAS UNTUK SEMUA INI!” teriak Kyuhyun yang segera membuat Heyna menjauhkan ponsel dalam gengamannya dari lubang telinga.

“YAK, KAU MAU MEMBUATKU TULI, HAH! Dan lagi, apa masalahmu jika aku memang sedang bertransformasi menjadi Dora? Apakah hal tersebut merugikanmu? Dan lagi, kenapa aku ha. . .”

            *Bummmmm. . . . .

Ucapan Heyna segera terhenti saat mendadak lift yang tengah ia tumpangi berhenti dan detik berikutnya satu-satunya lampu yang menjadi penerangan dalam lift kecil tersebut mati.

“Kyu..Kyuhyun-ah. . .” lirih Heyna. Seketika yeoja tersebut segera meringkuk saat dirasakannya kedua kakinya melemas dan keringat dingin mulai membanjiri wajahnya.

“Na-ya, apa yang terjadi?” sahut Kyuhyun yang tiba-tiba merasa janggal dengan suara debam keras dan keheningan yang menyusul setelah itu.

“Na-ya!”

Kyu..Kyuhyun-ah, bagaimana ini? Lift-nya berhenti, disini gelap.” lirih Heyna. Gemetar hebat mulai menguasai tubuh mungil yeoja tersebut.

“Neo eoddiya!”

“Kil..Killkenny castle. Kyuhyun-ah..hik..bagaimana ini aku takut hiks disini sangat gelap. . .” rancau Heyna yang kini sudah mulai menangis karena ketakutan. Perlahan, ingatan akan trauma dimasa kecilnya mulai bangkit dan menyeruak dalam fikiran putri Lee Eunji tersebut.

“Na-ya, jangan berfikiran yang tidak-tidak. Tunggulah sebentar, aku akan segera mengeluarkanmu. Dengar bukankah kau mampu bertahan di lift dahulu saat terjebak bersamaku? Jadi, saat ini kau juga pasti bisa.” ucap Kyuhyun untuk menenangkan Heyna.

Ta..tapi saat itu ada kau yang menemaniku. Traumaku akan menyeruak disaat aku berada diruangan sempit dan gelap seorang diri. Kyuhyun-ah. . .hiks. . .”

“Na-ya, berfikirlah positif! Bayangkan saat ini aku berada disampingmu, ne? Seperti saat kita berdua terjebak dalam lift saat itu.”

“Kyu. .. . “

Klik.

Mendadak sambungan telepon diantara pasangan tersebut terputus seketika saat ponsel Heyna mati karena kehabisan batterai.

“Kyuhyun-ah, eomma, Heejin-oppa tolong aku!”

*Author Pov End*

 

At Killkenny airport. . .

*Kyuhyun Pov*

“Kyu. . “

Klik

Na-ya! Apa yang terjadi? NA-YA!” teriakku saat mendadak sambungan teleponku dengan yeoja yang kini tengah terkurung didalam lift Kilkenny castle terputus.

Kembali kutekan tombol call pada layar LG VU II putih milikku.

The number you’re calling is not active. . .

“Aish, sial! Apakah ponsel Heyna mati?” tanpa menunggu lama aku segera berlari menerobos kerumunan hiruk pikuk bandara Kilkenny.

“TAXI!” seruku seraya melambai-lambaikan tangan kananku pada sebuah mobil berwarna kuning yang kini tengah meluncur kearahku.

Kilkenny castle! Iwant to Killkenny castle! Faster..faster..!” seruku setelah berada didalam taxi. Tampak raut kebingungan tersirat jelas diwajah sopir taxi disampingku. Namun, tak urung detik berikutnya kembali sopir tersebut menginjak pedal gas dan melaju membelah jalanan dihadapan kami.

“Na-ya, bertahanlah! Aku akan segera mengeluarkanmu!”

 

Aku segera berlari menyeberangi lapangan rumput hijau dihadapanku. Hembusan angin senja segera menyambutku dengan ganas. Kuedarkan pandanganku mencari pos penjaga ataupun sejenisnya yang ada di luar castle dihadapanku. Kembali aku segera berlari saat kedua bola mataku menemukan sebuah bangunan kecil yang terpisah dari istana.

“Escuse me! Ahjusshi, ppali buka pintunya!” seruku seraya mengetuk-ketuk pintu kayu dihadapanku. Beberapa saat kemudian, tampak seorang laki-laki separuh baya menyembul dari pintu dihadapanku dengan tatapan kebingungan.

Can I help you, Sir?”

“Castle, I want to… I want to enter the castle!” ucapku seadanya. Bagaimanapun aku harus segera mengeluarkan Heyna dari dalam bangunan tua dihadapanku. Aku tidak bisa membayangkan kondisi Heyna saat ini.

“Sorry, sir! The castle is close now. You can come again tomorrow from 9 am until 4,30 pm.” jawab penjaga dihadapanku. Satu-satunya kata yang dapat kucerna dalam otakku saat ini hanyalah kata close.

“I now, but..but my wife . . .aish bagaimana caraku menyampaikan jika istriku tengah terkurung dalam lift didalam castle ini?”

“Sorry, Sir?”

“Please,please open gate! My wife..my wife trap!” lirihku seraya menunjuk-nunjuk bangunan megah dihadapan kami.

“What are you mean? Can you explain to me?” tanpa menunggu lama aku segera menarik pergelangan tangan penjaga tersebut menuju gerbang masuk castle.

“Hey, what are you doing! Are you crazy” seru penjaga castle seraya menghempaskan lengannya dariku. Kubalikkan tubuhku dan menatap frustasi padanya.

“YAK, AHJUSSHI BAGAIMANA AKU TIDAK GILA! SAAT INI ISTRIKU TENGAH TERJEBAK DI LIFT DIDALAM BANGUNAN INI!” teriakku frustasi.

“John, any problem?” seru seorang yeoja dari balik pintu pos penjaga. Perlahan, yeoja tersebut segera melangkah menghampiri kami.

“Christine, this man want to enter to the castle. He act like crazy man.” ucap penjaga catle seraya menunjuk-nunjuk padaku.

“Are you Korean?” tanya wanita yang kemungkinan adalah seorang pemandu wisata terlihat dari seragam yang ia kenakan. Kuanggukan segera kepalaku.

“Please, please open gate. My wife trap..lift lift trap!”  cerocosku seraya menunjuk-nunjuk kembali bangunan castle dihadapan kami.

“Maksud anda istri anda tengah terkurung di lift dalam Killkenny castle?” aku segera meraih kedua jemari wanita dihadapanku dan bernafas lega saat pada akhirnya ada makluk di Negara ini yang mengerti maksudku bahkan mampu berbicara dengan bahasa yang sama denganku.

“Ne, istriku tengah terkurung didalam castle ini. Jebal, cepat buka pintu ini dan hidupkan kembali mesin lift dalam castle. Istriku memiliki trauma pada ruangan sempit dan gelap.” ucapku. Tampak wanita dihadapanku terperanjat mendengar penjelasanku. Detik berikutnya, ia segera memerintahkan sang penjaga untuk membuka gerbang castle dan segera berlari melintasi halaman rumput dibalik gerbang.

Seperti orang gila aku segera menekan-nekan tombol lift dihadapanku. Beberapa saat kemudian pintu lift dihadapanku terbuka. Tampak sosok yeoja yang sudah 3 hari ini tidak tertangkap mata olehku tengah meringkuk disudut lift dengan wajah tersembunyi diatas lututnya.

“NA-YA!” kurengkuh segera tubuh dingin Heyna. Dapat kurasakan gemetar hebat menguasai seluruh tubuhnya.

“Na-ya, aku datang! Buka matamu!” ucapku seraya mengangkat wajah Heyna yang masih tersembunyi diatas lututnya. Raut pucat tersirat jelas diwajahnya. Perlahan kedua bola mata Heyna terbuka dan menampakan garis merah yang menjelaskan seberapa banyak ia menangis beberapa saat lalu karena rasa takut yang melandanya.

“Kyu..Kyuhyun-ah. Ka..kaukah itu? Apakah aku sedang bermimpi?” lirih Heyna. Sebutir air mata mengalir mulus dipipi yeoja dihadapanku.

“Aniyo, kau tidak bermimpi, Nyonya Cho. Na, Cho Kyuhyun. Your perfect husband, your hero.” jawabku. Tanpa menunggu lama segera kurengkuh tubuh Heyna kedalam pelukanku.

***************

Kubungkukkan tubuhku pada dua makhluk dihadapanku. Setelah mengucapkan rasa terima kasihku. Segera aku melangkah meninggalkan bangunan castle dibelakangku seraya mengendong tubuh lemas Heyna dipungungku.

“Bagaimana kau bisa disini?” tanya Heyna dengan suara lemah. Dapat kurasakan sisa-sisa pengalaman buruk yang menghujamnya beberapa saat lalu. Kuraih jemari mungil Heyna dan mengengamnya dengan erat.

“Tentu saja untuk mewujudkan permohonan yang telah dibuat oleh istri tercintaku diatas penggunungan pasir Killarney.” jawabku. “Kau tahu, berapa kali seharian ini aku berpindah-pindah dari satu penerbangan ke penerbangan lainnya dan dari satu kereta ke kereta lainnya karena kau berpindah-pindah tempat. Dari Killarney, Cork hingga Killkenny. Bahkan, aku belum sempat membasuh wajahku sampai saat ini.” lanjutku.

“Jinjjayo?”

            “Ne, bahkan aku harus mengorbankan harga diriku dihadapan Kim Kibum demi memahami ucapan para petugas bandara yang sama sekali tak kumengerti.”

Gomawo, jeongmal gomawo, Kyuhyun-ah. Kufikir aku tidak akan bisa melihatmu, eomma, haraboeji dan lainnya lagi. Didalam lift sangat gelap. Aku takut sekali, kufikir aku akan…”

“Tidak akan terjadi apa-apa selama aku masih berdiri disampingmu.” potongku segera sebelum yeoja dalam gendonganku menyelesaikan kalimatnya.

“Na-ya, jangan pernah takut. Karena sejauh apapun, seterpencil apapun dan sedalam apapun aku pasti akan menemukanmu. Mengeluarkanmu dari gelombang terhebat ataupun pusaran angin terdasyat sekalipun. Menjadi satu-satunya pahlawan yang mampu kau andalkan dan mengengam kedua jemarimu dengan erat. You know, I always to be your Hero “ lanjutku.

Dapat kurasakan perlahan jemari lentik Heyna ikut mengengam erat jemariku.

           

            “Ara,  always to be my hero, nae perfect husband!”

*Kyuhyun Pov End*

 

April, 26th at Killkenny hotel VIP room. . .

*Author Pov*

            Perlahan, kedua bola mata yeoja yang tengah terbaring diatas ranjang berukuran king size mulai terbuka saat kedua daun telinganya menangkap suara gaduh serta gerakan tidak normal diatas ranjang yang ia rasakan.

Detik berikutnya, dengan gerakan cepat Heyna segera terduduk dan menyilangkan kedua lengannya didepan dada saat mendapati sosok namja yang tengah duduk besila dihadapannya dengan senyum evil mengerikan yang menghiasi wajah tampannya.

“YAK, APA YANG KAU LAKUKAN! Dan  apa-apaan ini, Tuan Cho?” seru Heyna seraya menatap kebingungan objek serta makhluk dihadapannya.

Masih dengan senyum evil andalanya, Kyuhyun mulai merangkak mendekati Heyna. “Apakah aku perlu menjelaskan satu persatu, Nyonya Cho? Bagimana jika kita persingkat saja?”

“Ya…menjauh dariku Cho Kyuhyun! Dan apa maksudmu?” kembali Heyna berseru seraya meraih bantal disampingnya dan menjadikan benda tersebut sebagai tameng.

“Mauku, mulai hari ini kita memulai putaran bulan madu kita, jagia!” bisik Kyuhyun yang sgeera membuat yeoja dihadapannya bergulung kesamping dan jatuh dengan bunyi keras dibawah ranjang.

“Yak, kau. . .

“Berhenti protes dan lakukan saja perintahku, Cho Heyna! Ini adalah balasan untukmu karena telah membuatku sengsara seharian kemarin.”

Dengan wajah penuh kemenangan, Kyuhyun segera berdiri diatas ranjang dan merentangkan kedua lengannya.

“WELCOME TO THE CHO KYUHYUN HONEYMOON SPESIAL PLAN!”  seru Kyuhyun yang segera membuat mulut yeoja yang terduduk diatas lantai mengangga lebar.

“Tamatlah riwayatmu, Lee Heyna!”

 

TBC.

 

Annyeong^^
Mianhae, author lama banget publishnya. Karena sekarang masih suasana lebaran, so pasti author dimaafin kan?#puppy eyes

Nah lo, sengaja author potong tepat dibagian utama dari KyuHeyna_scene Honeymoon spesial. Kira-kira siapa yang tahu spesial plan seperti apakah yang sudah disiapkan Tuan labil kita? Akankah honeymoon mereka berjalan dengan romantisme yang akan membuat kita semua meleleh dan terbang ke awang-awang? Ataukah sebaliknya? Kekekekekekekeke#plak

See you soon guys on (KyuHeyna_Scene Honeymoon spesial ) #5 A Lovely Day

 KAMSAHAMNIDA#Deep Bow

84 thoughts on “{KyuHeyna_Scene Special Honeymoon} # 4 Lost In Ireland !

  1. Kyaa!!! *close my eyes!* >.<
    Cho Kyu Hyun! Disini banyak anak di bawah umur! Hentikan!! *yadong kumat*

    Kasihan si Evil, udah tersesat, harga diri hilang pula… hahaha

    FIGHTING EON!!

  2. kyaaa ny sii evil bkalan bkin bayi wkwkwkw atau dia malah bkin yg lebih somplak bertarung game tp pastii akn berakhir dlm ke romantisan ala KyuHeyna

    kcian kyu smpaio kya gitu tp heyna juga gak bisa dibiarin sedih kcian hikss berhentilah membuat mreka gak bhgia wahaii netizen

    gomawoe eon tag ny mianhee di fb note ny sush bca sma coment

  3. haduuh eon…
    asieek bener part ini…asli ngakakak bener liat si kyu muter-muter di negara orang…hahahaha
    untk itu jdi romance z eon,.kshn dri awal trasa bert bner perjuangan hdupy..hehe
    eon,.udh lma gak ad scene member suju m masing-masing pasangny…
    jdi inget pas lomba memasak…seru tuuch pas moment itu,.ampe bca lebh dri 1x…
    dtnggu scene 5 lovely day nya. ….

  4. scene ini daebak eon
    ngakak abis pas kyuhyun muter” di negara orang, nggak ngerti bahasa pula 😀

    itu mau buat anak ya *smirk

  5. Wkwkwkwkwkwkwk 😀
    LOL
    Ngakak Gak Bisa Berhenti Saat Raja Evil Pikir Minta Tolong Sama Kibum Oppa Itu Artinya Merendahkan Diri
    ^Emang Dasar Evil^

    Thor DAEBAK
    Next Scene, Please Jangan Lama-Lama Ya..
    :*

  6. Buat tuan labil pengorbanannya itu yang bikin geregetan!!! Hahaha
    kapan nih duo evil ini punya keturunan??? Ga sabar nunggunya nih eonni

  7. Eonnieee,knpa tuan labil mkin romantis aja???tp kshn jga wkt kyu mabuk,serasa bebanya bgtu berat..tp pas dya kesana kemari nyari hyena bner” mkin klepek” sm it evil..

    • hahahahahahah part ini sengaja eon mau ngerjain ntu raja epil biar skor nya satu sama, kan kmrn dy dah ngerjain heyna di scene ke-3 heheheh

  8. ngakak abis waktu kyu mabuk tterus nyiumin member suju hahaha seruuuuu banget. pokonya ffmu itu thor keren abis. next part jangan lama2 yaaa hehehe

  9. ngakak abis waktu kyu mabuk tterus nyiumin member suju hahaha seruuuuu banget. pokonya ffmu itu thor keren abis. next part jangan lama2 yaaa hehehe:D

  10. Kocak abiss dech cerita, kyuhyun n heyna suka nontan petualangan Dora ya hahaha… Pastilah honeymoon special plan berjalan romantis sesuai dengan judul next partnya. Jd ga sabar tau apa yang disiapin kyuhyun.. Dtunggu ya next partnya…

  11. Part ini awalnya mengharu biru, selanjutnya ngakak abissss, petualangan doraa. Daebakk part. Cant wait next part.

  12. Iya ko dimaafkan hahaha.
    Maaf lahir batin jg ya thor..
    Hahaha kasian kyu sampe segitunya. Tp dy beneran gak bsa bhs ingg sampe parah gt gak ya? Haha
    Smoga lanjutanny cpt publish hahaha

  13. lgi2 aku iri ma heyna,. asyiknya bisa jlan2,. hwaaaa

    ahh, eoniie motongnya g asik,. kan jdi penasaran,. hehe
    jangan lama2 ya eon,. #puppy eyes ^^

    oiya,. minal aidin ya eon,. mohon maaf lahir batin,. 🙂

  14. huhhh TBc nya kurang tepatt baru mau yg manis* tp udah dipotongg,,
    nyebelinnnn,,,,
    tapi bener* yah pasangan aneh bin ajaibbbb,,,
    untung pas di lift kyu bsa nolong, log gag gmna nasibnyaa,,,,??
    yah part selanjutnya segra di publish yahhh
    dah gag sabarrr

  15. KYA A A A A A A A A A A A A A! ! ! !
    Akhirnya di post. . .
    *Liatatasampe bawah
    panjang bener. . . .
    Ckckck. . . . .
    Ceritanya tuh bguz bngt! Feelnya pasti dapet ! Rsanya tuh gmana gtu. . .
    Kdang senyum senyum sendiri pas baca. . .
    Wakakaka
    lanjutkan karnya emas mu thor fighting!!

  16. Sampe hrus ngrendahin diri k kibum, OMG.!!!!!
    kyuhyun keren banget, g kebayang mukanya klo lgi panik kyak gmna???? hahahhhahaa,,,,,,,
    scene slanjutnya dcptin publishnya ya eon,plissss,!!!!!!

  17. Oh yak saszhi ckckck
    kuraaaaaaaang /peluk Kyu
    tambah tambah /maksud kkk
    Aigooooo kasian banget Kyu ama Hey Na di hujat mulu
    huhuhu
    tak taukah mereka(netizen,dll) bagaimana perjuangan Kyu-HeyNa dlm mmpertahankan hubungan mereka ckck
    YAK !!!
    ahahahaha Kyu Kyu makanya belajarlah bahasa inggris dgn baik Kyu jdinya kau tidak akan tampak seperti org bodoh kkkk
    dan Aaaah yap yap Kyu kau hebat
    Owowowo what of kyuhyun planning for their honey moon ?? hohoho
    Aaaah Hey Na kan kasian Kyu kalau ditunda2 terus
    gak baik loh kkkk
    fighting Kyu

    aaaa ppalli post chingu
    fighting ^^

    • ahahahahahyyy….pembukaannya emg gak panjang2 chingu, kan buat pemanasan. next scene dibikin panjang dech heheheeheh^^
      jeongmal gomawo unk supportnya^^

  18. Yahahhahaha udah lama nunggu kelanjutan cerita iniii…
    Hahaha lucu pas kyu mohon2 sama kibum buat nerjemahin org yg ngomong pake bhs inggris..
    Sempet ikutan ngerasa cemas pas hyena terjebak didalam lift..
    Ceritanya bagus thor,ahh ga ff ini aja. Setiap ff yg author bikin juga bagus dan selalu seru hahaha berasa berpetualangan sendiri ngikutin alur ceritanya kwkwkwk..

    Hahh kalau gitu ditunggu lanjutan ceritanya yaa thor,smga ga lama2 di publishnya.. Dan smga mereka bisa berbulan madu dgn tenang tnpa masalah hehehe

  19. kyu dirimu memang suami idaman.perjuangan utk ketemu heyna luar biasa bnyak halangan & rintangan aplgi sampe merendahkn diri ma si kibum kkk…
    i love this couple
    pasti honeymoon ala kyu lbh gila dri malam pertama mereka wkwk…
    dtgu next scene nya…
    maaf lahir & bathin jga ^^

  20. met LEBARAN jg…,
    Mohon maaf lahir batin z… 🙂

    hey ada ”Dora” d irlandia.
    Sebutan baru wat Heyna keren jg Hahahaha….
    low istrinya j ”Dora” trs Kyu cp dong (?)
    Next scene nyritain honeymoon’a dong…
    Pliiiiis heheheee…

    • kalo kyu dora berarti kyu…..masak iya kyu jadi buzz wkwwkwkwkwkwkwk#plak, kyu mah jadi diego aja tetangga dora di chenel sebelah heheeheh^^
      next part pasti ada kok scene honeymoon nya, tapi honeymoon seperti apa kita lihat saja^^

  21. Aduhhh nyesek diawal pas si kyu mabok n ngomong ttg hub dia n heyna *elus2dadakyu* *lohh*
    Kocak banget si kyu dibuat muter2 gitu sm heyna yg lebih ngenesnya bhs inggrisnya pas2an bgt bgt lagi hahahahaha..
    Nahloh si heyna mau diapain tuh sm si kyu *pukpukpukheyna*
    Huwaaaa ga sabar sm lanjutannya kaya apa,ditunggu part selanjutnya..
    Hwaiting ^ ^

  22. aisss TBC mengganggu za… kekkeke,,,
    krenn thourr,, ngakak wktu kyuhyun oppa bhsa inggriz,, campurr dahh,gag jelas.. wkkwkwk..
    gag sabar nunggu part slnjutx,,, thour agk romantizz dkit nee #yadong kumatt,, gag lahh… ngikut authorx za dwehh… biar gmna pun qu ttep mnnti ni ff… ^_^

  23. DAEBAKKK .. ff author makin seru ajah .. suka bgt karakter Kyu .. aduhh,, dsar kyu bhs. inggris ajah g tau ckckck..
    suka bgt kata2 author ♥♥
    next part thor .. keep writhing ♥♥

  24. mian thor bru nongol. coz ak readers bru. n aku bru bca part 4 ja. lwpun gk dr awl bca’a tp ksan prtma bgus bgt thor..bkin ngakak pula lhat tngkah n kondsi kyu..kkkkk..
    part next d bkin Nc ya ya ya..?!

  25. hahahaha..kenapa gak nelpon siwon aja.. jd kangen ki bum #halahhhh….
    mau dong ikut honeymoon plan nya kyuhyun jga…kkkkk…

  26. ini si kyu sama heyna emang gak ada matinya ya.. haha..

    boleh kasih saran? sebaiknya perkataan yg diucapkan satu org yg singkat saja. mungkin krn terlalu banyak insight yg mau disampaikan jadinya panjang2 gitu percakapannya.
    insight yg disampaikan oleh si tokoh bagus kok. bagus banget malah. cuma ya itu, klo kebanyakan jdnya agak gimana jg.. hehe..

    misalnya si heyna nanya sesuatu ke ibunya. padahal mungkin (ini mungkin lho ya.. bisa aja menurut author beda) bisa dijawab secara singkat oleh sang ibu. tapi sang ibu jawabnya panjang kali lebar kali tinggi disertai dg “sedikit” nasihat.
    klo di film2 juga kan orang jarang ngomong sepanjang itu. hehe..

    sip, that’s just my opinion. but i do love your story. keep fighting keep writing thor.. 🙂

    • tambahan masukan. mungkin insight aka pesan moral yg ingin disampaikan bisa dijadiin narasi, jadi gak banyak masuk di percakapan 🙂

  27. Aaaaaa Kyu rela berkorban bgt, untung Kyu cepet nyampe ke killkeny kalo gak kasian heyna :< wqwqwq honeymoonnya bakal gimana tuh? HAHAHA XD

  28. sedih bgt ya pas kyu ceritaa… tertekan bgt deh pasti merekaa.. ckck.. kyu so sweet jugaa hahha… ditunggu next nya torr

  29. Annyeong aq reader bru dsini. Salam kenal hehe

    ff.y lucu bgt ngakak saya haha. Ga kebayang gimana tampang blo’onnya kyu wktu diajak bicara pke b.ingg hehehe bahkan dlm keadaan menegangkan pun sy msih sempet2nya ketawa. Abis lucu sih hahaha XD lanjut thor !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s