{KyuHeyna_Scene} #2 It’s Our First Night, Jagia!

pic Scene2

Title                             : {KyuHeyna_Scene} #2 It’s Our First Night, Jagia!

Author                         : Sazshika_DeVya

Main Cast                    : Cho Kyuhyun

: Cho Heyna (Lee Heyna )

Another Cast               : All member Suju Lainnya, Lee Eunji (oc), Hwang jihyo (oc), Jung Minho (oc), Lee Yongjin (oc),  Han Sora(oc)

Genre                          : Romance, Comedy, Friendship and Family

Rating                         : PG 15

Leght                           : Scene

RECOMMENDED SONG

Lollipop By. F (x) Ft Shinee

Starlight Moonlight By. Secret

 

“Bukan karena tubuhmu, derajatmu ataupun segala kemewahan yang kau miliki yang menjadi alasan bagiku untuk mengikatmu. Tapi, karena aku menginginkan dan membutuhkanmu. Menginginkanmu yang selalu bisa menjadi ibu, kakak, adik, teman serta istri bagiku disaat bersamaan. Dan membutuhkanmu yang selalu bisa membuat kedua sudut bibirku selalu membentuk senyuman serta membuatku menjadi lebih kuat dari waktu ke waktu. Takdir selalu mempertemukan dua hati yang tepat, karena itulah ia membuat raja dan ratu iblis bersatu.–Cho Kyuhyun.

“Menikah, bagi kebanyakan wanita adalah hal yang harus diputuskan serta difikirkan berulang kali. Apakah pilihan mereka tepat? Apakah masa depan mereka akan bahagia? Ataukah segala kebutuhan materi mereka dapat terpenuhi disaat mereka akan memilih untuk melepas masa lajangnya. Tapi, entah mengapa segalanya sama sekali tidak pernah terlintas dalam benakku. Bagiku, terikat denganmu adalah sebuah hal yang amat mudah kuputuskan tanpa berfikir panjang. Karena aku selalu tahu, seulas senyum serta sorot mata itu selalu mampu memberikan rasa hangat padaku disaat hujan menghujamku. Dan jemari-jemari tangan itu, selalu mampu meraihku dari lubang terdalam sekalipun. Kau benar, takdir memang selalu mempertemukan dua hati yang tepat. Sudah sewajarnya jika pemimpin neraka bersatu.-Lee Heyna.

 

 

09:14 PM February, 3rd 2014 at Crown International Hotel’s VIP room. . .

*Author Pov*

“Bagaimana, apakah kau sudah siap?” ucap seorang namja seraya menghampiri sosok yeoja yang segera membalikkan tubuh dan menatap lekat kepadanya. Seulas senyum segera menghiasi wajah yeoja yang sudah 12 jam lebih melepas masa lajangnya tersebut.

“Tentu saja, bagaimana mungkin aku tidak siap.” selayaknya yeoja yang pada hari ini genap berusia 20 tahun tersebut, seulas senyum-pun segera menghiasi wajah tampan Kyuhyun. “Dan lagi, bukankah sudah tidak ada seorangpun yang akan menganggu ataupun memata-matai kita?” lanjut Heyna.

As your wish,  Mrs.Cho. Malam ini, aku tidak akan bermain lembut padamu. Persiapkan dirimu seutuhnya untuk menerima segalanya, Na-ya!” balas Kyuhyun seraya mendekatkan tubuhnya pada Heyna yang masih menatap lekat padanya. Bersama, kedua makhluk yang saat ini tengah duduk berhadapan diatas ranjang berukuran king size tersebut segera melepas kancing yang melekat dilengan piama mereka masing-masing.

“Masih ada kesempatan bagimu untuk berfikir sekali lagi, Nona labil. Jangan menyalahkanku jika apa yang akan kuperbuat nantinya akan membuatmu menyesal karena telah menyetujui kesepakatan yang kita buat.” bujuk Kyuhyun sembari melipat  lengan piama dan mengedipkan mata kirinya.

“Tidak akan pernah ada kata menyesal bagiku untuk sebuah keputusan tepat yang telah kuambil. Sama halnya saat aku mengucapkan janji suci didepan altar tadi pagi.” seperti yang telah dilakukan suaminya, Heyna mengedipkan mata kirinya seraya menyunggingkan senyuman manis.

Keurae, jika begitu mari kita mulai! Malam ini, akan kutunjukan sisi lain dalam diriku yang belum pernah kuperlihatkan sebelumnya padamu, Na-ya. Kupastikan kau tidak akan pernah melupakan apa yang terjadi pada malam ini.”

“Aigoo, aku sudah tidak sabar menunggunya. Kau tidak perlu terlalu banyak sesumbar, Tuan Labil! Ppali, buktikan ucapanmu!” hela nafas panjang serentak terhembus dari kedua mulut makhluk yang kini duduk berhadapan. Sudut-sudut bibir mereka terangkat dan membentuk sebuah senyuman yang terlihat mirip satu sama lain. Senyuman yang membuat siapapun akan bergidik saat melihatnya. Senyuman yang sebagian orang terdekat mereka katakan sebagai hasil dari pertapaan di neraka.

“Hana. . .” ucap Kyuhyun seraya menegakkan tubuhnya.

Dul. . .” sambung Heyna sembari meremas jemari kanannya.

Set! AAAARRRRRGGGGGHHHHH…GUNTING, BATU,KERTAS!”

“ASSA! JINJJA DAEBAK! TAMATLAH RIWAYATMU, NONA LABIL!” teriak Kyuhyun seraya berguling-guling diatas ranjang. Kontras dengan yang dilakukan sang suami. Tubuh Heyna segera jatuh lunglai. Tatapannya masih tertuju pada jemarinya yang membentuk V sign.

“Wae, kenapa aku memilih mengeluarkan gunting? Sudah tahu jika setan itu selalu memiliki kebiasaan mengeluarkan batu. Kenapa aku bisa salah menganalisa?” rancau Heyna dalam hati. Detik berikutnya, yeoja yang sekarang sudah menganti marganya menjadi Cho tersebut menegakkan tubuhnya kembali dan menatap horor sosok dihadapannya yang kini tengah melancarkan evil smirk-nya. “Mati, matilah kau sekarang Cho Heyna! Setan itu pasti tidak akan melepaskanmu dengan mudah!” lanjut Heyna.

“It’s show time, Nona labil!”

*Author Pov End*

 

*Heyna Pov*

            “It’s show time, Nona labil!” dapat kurasakan bulu kudukku segera berdiri. Perlahan, setan dihadapanku merangkak dan medekatkan tubuhnya kearahku.

“Ya, apa yang akan kau lakukan? Bukankah permainan ini untuk menentukan siapa yang akan tidur diluar dan siapa yang akan tidur didalam kamar?” ucapku seraya mundur dari tempatku semula. Kuraih segera bantal disampingku dan menjadikannya tameng jika sewaktu-waktu setan mesum dihadapanku kehilangan akal dan menerjangku.

“Memang, tapi bukankah kesepakatan kita tadi juga berbunyi siapapun yang kalah harus mengabulkan satu permintaan dari pemenang?” jawab Kyuhyun sembari mengedipkan mata kirinya. Aku segera menelan ludah menyaksikan aksi namja yang sudah 12 jam lebih berstatus sebagai suamiku.

“Lantas, apa yang kau lakukan?”

“Apa yang akan kulakukan? Aigoo, apakah pesonaku dalam balutan piama sudah membuat otakmu membeku sehingga sama sekali tidak dapat berfikir?” tubuhku segera menegang saat tiba-tiba Kyuhyun meraih kedua bahuku dan menarik tubuhku hingga kini wajah kami hanya berjarak 5 cm. “Yang ingin kulakukan tentu saja mengajukan permintaan yang harus dan wajib kau kabulkan, Nyonya Cho.” kembali Kyuhyun mengedipkan sebelah matanya yang sukses membuatku menelan ludah untuk kedua kalinya.  Merasa tersudut segera kukeluarkan jurus andalanku.

“ARRRGGGGGHHHHHHHHH! YAK, NEO!”

“MWO? “

“Apakah begini caramu memperlakukan suamimu tersayang?” desis Kyuhyun seraya mengosok-gosok lengannya yang memerah akibat gigitanku.

“Bukankah sudah kukatakan jangan mempermainkanku? Itu peringatan bagimu, Tuan Cho!” tanpa mengindahkan death glare Kyuhyun, segera kuraih selimut dan guling dan berlari ke arah pintu kamar untuk menyelamatkan diri dari entah ide gila apa yang kini tengah bersarang di kepala besar Kyuhyun. Namun sial, setan itu berhasil mendahuluiku dan dengan cepat menutup pintu kamar.

“YAK, CHO KYUHYUN MENYINGKIR DARI HADAPANKU!”

“SHIREO! Kabulkan dulu permintaanku baru kau kuijinkan tidur diluar, Nona labil! Kau lupa dengan ucapanmu? Bukankah katamu apapun yang terjadi kau tidak akan menyesalinya? Lantas sekarang apa yang kau lakukan? Mencoba kabur dari kewajibanmu sebagai seseorang yang kalah dari permainan?” protes Kyuhyun. Sampai menikahpun aku tahu jika setan dihadapanku ini tidak akan pernah mau mengalah sedikitpun padaku. Dengan terpaksa kuletakkan kembali selimut serta guling yang kupeluk dan duduk dipinggir ranjang seraya menyilangkan kedua lenganku di depan dada.

Keurae, cepat katakan apa maumu dan segera berikan kunci pintu itu padaku! Kau tahu, sekamar dengan setan sepertimu membuat bulu kudukku berdiri semua.” Kyuhyun terkekeh pelan seraya menyandarkan tubuhnya dipintu dan memutar-mutar kunci yang mengantung dijari telunjuknya.

“Aigoo, Cho Heyna jangan mengajukan pertanyaan retoris. Jika sekamar denganku membuatmu ketakutan lantas mengapa kau bersedia menikah denganku? Kau tahu, aku merasa heran denganmu. Bukankah kau yeoja dengan tingkat kecerdasan yang mengagumkan? Sudah seharusnya kau bisa menjawab sendiri pertanyaan yang kau lontarkan tersebut.” kembali Kyuhyun memasang evil smirk-nya dan melangkah mendekatiku. Tanpa menunggu lama, aku segera bangkit dan berlari ke belakang sofa.

“Ya, apa yang akan kau lakukan hah?” ucapku seraya meraih bantal sofa.

“Apa yang akan kulakukan? Tentu saja melakukan hal yang seharusnya dilakukan oleh pasangan yang sudah menikah. Kau lupa, it’s our first night, jagia!” kembali kutelan ludahku untuk kesekian kalinya. Dapat pula kurasakan seluruh bulu kudukku kembali berdiri.

“Salah, kesalahan besar karena aku menyanggupi kesepakatan kami beberapa menit lalu. Tidak seharusnya aku menyanggupi ide setan itu untuk mengabulkan satu permintaan dari pihak pemenang. Sudah pasti setan itu akan meminta hal ini. “

“Aigoo, kenapa kau menjauh dari suamimu. Kemarilah,jagia!” lanjut Kyuhyun seraya menepuk-nepuk ranjang.

“Cih, hanya dalam mimpimu, Tuan Cho!

“Tentu saja tidak, Na-ya. Segalanya bukanlah hanya sebuah mimpi.” sahut Kyuhyun sembari merebahkan tubuhnya dan bertumpu pada lengan kanannya. “ Ppali, kemarilah! Apa kau tidak lelah? Ini sudah malam, Na-ya! Sudah waktunya bagi kita untuk mengistirahatkan mata kita.” lanjut Kyuhyun.

Shireo, kau fikir aku tidak bisa membaca apa yang ada diotak mesummu, hah? Sudahlah, cepat katakan apa maumu dan biarkan aku tidur di luar!”

“Bukankah sudah jelas, mauku kau tidur disini menemaniku, jagia. Bukankah permintaanku ini mudah?” ucap Kyuhyun dengan nada genit yang benar-benar membuatku ingin muntah.

“Eotthokeh? Apa yang harus kulakukan? Jika saat ini kami belum menikah, aku yakin jika apa yang dilakukan setan itu semata-mata hanya untuk mengerjaiku. Tapi, sekarang kami sudah resmi menjadi pasangan suami istri. Aku tidak bisa menjamin jika apa yang dilakukan Kyuhyun hanya sebuah gertakan untuk menakutiku saja. “ kulirik sekilas namja yang kini masih bertumpu pada lengan kanannya dengan evil smirk yang menghiasi wajahnya. “Andwae, aku tidak bisa membiarkan ini terjadi. Eotthokeh, aku sama sekali belum siap untuk melakukannya?” merasa tidak menemukan penyelesaian. Aku hanya bisa berdiri sembari mengeleng-gelengkan kepalaku dan mengerutu dalam hati.

“Yak, mau sampai kapan kau berdiri disitu! Kau tahu, tampangmu sekarang seperti anak anjing yang kehilangan induknya.” seru Kyuhyun yang segera mengembalikan kesadaranku. Dapat kulihat wajah setan itu tampak senang sekali.

“Shireo, sampai matipun malam ini aku tidak akan mau mendekatimu! Dan kau, jauh-jauh dariku, ahjusshi!” balasku seraya melayangkan death glare. Kembali Kyuhyun terkekeh mendengar jawabanku. Namun, detik berikutnya ia menghela nafas panjang dan segera bangkit dari posisinya semula. Entah mengapa aku merasakan aura horor kembali menyerbuku

Keurae, kalau kau tidak mau kemari maka aku yang akan membawamu kesini.” dengan senyum evil yang semenjak tadi selalu menghiasi wajahnya. Kyuhyun segera bangkit dan melangkah menuju tempatku berdiri.

            “Omo, eomma eotthokeh?”

*Heyna Pov End*

 

*Kyuhyun Pov*

“Keurae, kalau kau tidak mau kemari maka aku yang akan membawamu kesini” ujarku dan tanpa menunggu lama segera bangkit dan melangkah menuju yeoja yang kini sudah menyandang status sebagai istriku tersebut.

“Ya, ya, apa yang kau lakukan. Sana kembali ke ranjangmu! Hus..hus…!” gagap Heyna yang kini wajahnya sudah memerah. Kentara sekali yeoja labil itu tengah menahan rasa takut bercampur marah karena aksi yang kulakukan. Jujur saja, aku sama sekali tidak berniat memaksanya untuk melakukan hal yang sudah semestinya dikerjakan oleh pasangan yang telah resmi menikah. Aku hanya ingin mengerjai ratu setan itu. Rasanya, saat ini aku ingin meledak tertawa melihat tingkah yeoja-ku tersebut. Tapi sebisa mungkin kutahan demi menyukseskan misiku untuk mengerjainya.

“Tentu saja aku akan segera kembali, Na-ya. Tapi, tentunya setelah berhasil menangkapmu.” jawabku seraya kembali melangkah mengitari sofa yang dijadikan Heyna sebagai benteng perlindungannya. Kedua bola mata Heyna segera membulat saat menyadari jarak diantara kami sudah semakin dekat.

“Ya, berhenti disana! Berhenti sekarang juga dan jangan melakukan sedikitpun gerakan! Jangan kau kira kau bisa menakut-nakutiku, Cho Kyuhyun!”

“Menakutimu? Aku sama sekali tidak bermaksud menakutimu, istriku. Justru aku ingin membuatmu senang.” jawabku. Sumpah, perutku sudah terasa amat sakit karena harus menahan tawa sampai saat ini. Bagaimana bisa Heyna terpojok dan tampak ketakutan seperti itu dengan aksiku. Kemana sosok ratu setan yang selama ini kukenal? Kurasa,moment ini amat bersejarah mengingat ratu setan dihadapanku sama sekali tidak pernah tampak sepucat ini dihadapanku.

“Kubilang berhenti, Cho Kyuhyun! Jangan melakukan gerakan sedikitpun atau aku akan…”ucapan Heyna segera terputus saat dengan sigap aku meraih kedua bahunya dan menariknya dengan sekali hentakan.

“Atau apa? Kau akan mengigitku, menjambakku atau memukulku seperti segala hal yang sering kau lakukan jika kau sudah tersudut?” bisikku tepat didepan wajah yeoja yang kini kentara sekali amat ketakutan. “ Kali ini kau ti….

“HUWAAAAAAAAAA EOMMAAAAAAAAA!” tubuhku segera terjengkang kebelakang saat tiba-tiba ratu setan itu mendorongku dan disaat yang bersamaan menginjak kakiku sekuat tenaga.

“YAK, BERHENTI! KAU TIDAK BISA LARI DARIKU, NYONYA CHO!” seruku dan segera bangkit mengejar yeoja yang kini tengah berusaha berlari menyelematkan diri. “YAK, BERHENTI KAU! “ lanjutku seraya berusaha mengejar Heyna yang kini telah berada didepan pintu kamar mandi dan segera masuk kedalamnya.

 

*BLAM!

“Yak, apa yang kau lakukan! Buka pintunya sekarang juga, Na-ya! Apa kau ingin semalaman tidur didalam kamar mandi?” seruku seraya mengedor-gedor gagang pintu kayu dihadapanku.

“Shireo, aku tidak akan keluar sampai eomma dan Haraboeji menjemput kita untuk kembali ke bandara besok!” balas Heyna.  Gila, apa yang dipikirkan anak labil ini? Dia kira masih bisa bersembunyi dibawah ketiak ibunya?

“Yak, cepat buka pintunya dan temani aku istriku! Apa kau tidak ingin melaku. .” ucapanku segera terputus saat terdengar bunyi kelontangan didalam kamar mandi. Kurasa yeoja labil itu pasti menabrak seperangkat perlengkapan mandi karena terlalu tegang mendengar apa yang hendak kuutarakan. Kekekekekekekeke lucu sekali, aku bisa membayangkan bagaimana tampangnya saat ini.

“Auch..appo..Yak! Shireo, kubilang aku tidak mau Kyuhyun-ah!”

Wae? Bukankah kita sudah resmi menikah?” seruku segera seraya memeganggi perutku yang kini sudah teramat keras karena harus menahan tawa sampai saat ini.  “Dan lagi, ini kan malam pertama kita, jagia?” lanjutku dengan nada manja yang sengaja kubuat-buat.

“Pokoknya aku tidak mau, Kyuhyun-ah! Aku belum siap dan lagi aku masih kuliah!”

“Lalu, apa masalahmu jika kau masih kuliah? Tetap sajakan kau seorang wanita yang pada akhirnya nanti ditakdirkan untuk memiliki ba. .”

*Klontang. . .

Ucapanku segera terputus saat kembali terdengar bunyi kelontangan keras dari balik pintu dihadapanku.

“Yak, bodoh apa yang kau lakukan?” seruku segera saat kembali mendengar rintihan dari Heyna.

“Siapa yang kau sebut bodoh, hah? Sudahlah jangan merecokiku dan biarkan aku tidur didalam! Ini sudah malam dan aku sangat mengantuk, Kyuhyun-ah!” balas heyna.

“Tidak bisa, aku tidak akan membiarkan malam pertama kita berakhir seperti ini. Tidak seru jika aku belum bisa membuatmu bertekuk lutut padaku.” gumamku pelan. Kuedarkan pandanganku keseluruh sudut kamar. Tatapanku segera berhenti pada sebuah benda yang tergeletak diatas meja rias tak jauh dari tempatku berdiri. “ Kekekeekekekekkeeke, bukan king of evil gelarku jika harus menyerah sebelum membuat lawanku bertekuk lutut.”  tanpa menunggu lama, segera kulangahkan kakiku dan menyambar benda berbentuk persegi panjang yang akan menjadi senjataku tersebut.

Keurae, jika itu maumu aku akan membiarkanmu melewatkan malam ini didalam kamar mandi.” ucapku santai seraya melangkahkan kakiku menuju ranjang. Segera kumainkan jemariku diatas layar ponsel dalam gengamanku.“ Aigoo, banyak sekali nomor telepon namja didalam contact number ponsel ini. Coba kulihat, Ho-ya, Jinyoung, Minnie-oppa, Wookie-oppa.”lanjutku membaca deretan nama-nama namja yang hinggap di contact number yeoja labil tersebut.

“YAK, APA YANG KAU LAKUKAN! JANGAN SENTUH PONSELKU, SETAN!” teriak Heyna dari dalam kamar mandi. Tanpa menggubrisnya,kembali kubaca keras-keras deretan nama namja yang ada didalam contact  number-nya.

“MWO, APA INI? Prince Donghae? YAK,KAU MAU MATI YA! BISA-BISANYA KAU MENYIMPAN NOMER NAMJA LAIN DENGAN NAMA PANGERAN SEDANGKAN KAU MENYIMPAN NOMER SUAMIMU DENGAN NAMA SETAN NERAKA!” semburku. Entah mengapa kini aku merasa menjadi pihak yang terpancing emosinya. Cih, yeoja labil itu memang pantas diberi pelajaran! Kuhela nafas panjang untuk menangkan emosiku.

“Terserah aku mau menyimpan nomer orang dengan nama sesukaku! Itu hak dan privasiku, Tuan Cho! Sudahlah, jauhkan tanganmu dari ponselku!” balas Heyna. Sudah kubilang bukan king of evil gelarku jika aku harus menyerah ditengah jalan sebelum berhasil memukul telak lawanku.

Aigoo, bagaimana jika aku memulainya dari Prince Donghae? Sebaiknya pesan apa ya yang akan kutulis?” ucapku dengan nada santai. Dapat kupastikan detik berikutnya teriakan yeoja labil itu akan kembali membahana dari dalam kamar mandi.

“YA, YA APA YANG KAU LAKUKAN, CHO KYUHYUN! KUBILANG JANGAN SENTUH PONSELKU!”

Aigoo, kurasa kalimat ini sudah cukup bagus!” sahutku tanpa menggubris sama sekali teriakan panik Heyna. “ Oppa, apakah kau sudah tidur? Jika belum maukah kau menemaniku lewat sms. Jujur, saat ini aku sedang panik. Apakah oppa bisa memberikan saran bagiku untuk merangkai suatu malam pertama yang indah?” ucapku mengulang rangkaian kata yang beberapa detik lalu kuketikkan diatas layar LG VU II putih Heyna. “ Bagaimana, apakah menurutmu sms ini sudah cukup bersahabat, Nyonya Cho? Baiklah, lebih baik aku segera mengirimnya pada uri Prince Donghae.” lanjutku.

*Brak. . . .

“YAK, HENTIKAN!” kurasa bunyi keras pintu terbuka diselingi teriakan Heyna mampu membangunkan penghuni kamar hotel disamping. Kedua sudut bibirku segera tertarik membentuk sebuah senyum kemenangan saat kedua bola mataku menangkap sosok yang kini tengah berdiri dengan ekspresi campuran antara rasa takut dan marah.

“Jadi, apakah kau sudah menyerah kalah dan memutuskan untuk menemani suamimu tercinta?” kataku seraya menyilangkan kedua tanganku didepan dada.

“Ya, kau mempermainkanku! Cepat kembalikan ponselku, setan!” seru Heyna seraya mengulurkan telapak tangannya.

“Shireo, aku tidak akan memberikannya sebelum kau mengabulkan permintaanku! Ayolah, bukankah kau sudah berjanji untuk menjadi seorang istri yang baik bagi suamimu? Bukankah kau sudah berjanji didepan altar akan selalu melayani suamimu dengan baik hingga akhir hayatmu? Lantas sekarang apa yang kau lakukan, Nyonya Cho?” jawabku dengan nada yang kubuat serius. Aku ingin mengetahui sejauh mana Heyna dapat mempertahankan pendiriannya.

“Tapi, itu tidak harus sekarang bukan? Aku masih kuliah, Tuan Cho!Dan lagi aku..”

Mwo? Dan lagi kau kenapa?” desakku saat tiba-tiba Hryna menundukkan wajahnya dan tidak melanjutkan ucapannya.

“Aku..aku..AKU BELUM SIAP DAN TENTU SAJA KARENA AKU TAKUT JIKA AKU AKAN DIRUNDUNG KESIALAN KARENA MELAKUKANNYA DENGAN RAJA SETAN SEPERTIMU!” mulutku segera mengangga lebar mendengar pembelaan gadis yang kini tengah mendelik kepadaku.

“YAK, APA KAU BILANG! DIRUNDUNG KESIALAN KARENA MALAKUKANNYA DENGAN RAJA SETAN SEPERTIKU? YAK, CHO HEYNA KAU MAU MATI!” semburku segera setelah berhasil mengatupkan mulutku yang sebelumnya mengangga lebar. “Cih, Cho Kyuhyun tenanglah! Jangan sampai justru kau yang terbawa dalam arus permainan yeoja labil itu!” batinku untuk menenangkan emosiku. Tanpa menunggu lama aku segera bangkit dan menghampiri yeoja yang dengan sigap segera mundur dari tempatnya berpijak. ”Kau membuat kesabaranku habis, Nona Labil! Seperti yang sebelumnya kukatakan, malam ini akan kutunjukan sisi lain dari diriku yang belum pernah kau ketahui sebelumnya!” desisku seraya memberikan senyum evil andalanku yang segera membuat kedua bola mata yeoja dihadapanku membulat.

“Kyu…Kyu..Kyuhyun-ah! Jangan menakutiku, jauh-jauh dariku setan!” gagap Heyna masih dengan aksi mendurnya. Sedangkan aku, tanpa menggubris ucapan ataupun ekspresi takutnya segera mengulurkan kedua lenganku dan berlari menerjang sosok dihadapanku yang segera menjerit.

“HUWAAAAAAAAAA EOMMAAAAAAAAAAA HARABOEJIIIIIIIII,TOLANG AK…”teriakan gadis labil dalam dekapanku tersebut segera terhenti saat dengan cepat bibirku mengunci rapat mulutnya.

Finally, I got you!” bisikku tepat didepan wajah yeoja yang kini tampak merah padam. Kentara sekali ia menahan rasa malu sekaligus marah dengan aksiku barusan. “Bagaimana, apakah kau ma..ARGGGGHHHHHHHHHH!”

*Kyuhyun Pov End*

*Heyna Pov*

“Finally, I got you!” bisik Kyuhyun seraya kembali tersenyum evil tepat didepan wajahku yang kini hanya berjarak 1 cm saja dengan wajahnya. Setan itu berhasil menghentikan teriakanku dengan melumat bibirku secara tiba-tiba. Dan bodohnya, aku hanya terdiam menanggapi aksinya tersebut. Cih, nan paboya! Lihat saja, kau yang memulainya maka kau harus merasakan konsekuensinya, Tuan labil!

“Bagaimana, apakah kau ma..ARGGGGHHHHHHHHHH!”  dengan ganas segera kujambak rambut setan dihadapanku sebelum ia bisa menyelesaikan ucapannya! “YAK, LEPASKAN TANGANMU ! ARRRGGGGHHHHHH!”

“Kau fikir bisa terus-terusan mempermainkanku, hah? Kau lupa sedang berhadapan dengan siapa, hah?” sahutku tanpa sedikitpun melepaskan cengkeraman tanganku pada rambut Kyuhyun.

“YAK, KAU MAU MEMBUNUHKU! LEPASKAN RAMBUTKU, ANAK LABIL! KAU MAU FOTO KITA BERDUA TERPAMPANG DIHALAMAN SURAT KABAR BESOK  DENGAN JUDUL SEORANG ISTRI MENGHABISI SUAMINYA DI MALAM PERTAMA MEREKA!” seru Kyuhyun yang kini tangannya sekuat tenaga berkutat dengan jemari-jemariku yang tanapa ampun menarik-narik ujung rambutnya.

“Kau terlalu berlebihan, Tuan Labil! Aku bukannya bermaksud membunuhmu, justru aku tengah menunjukan rasa cinta pada suamiku tersayang. Kurasa, dengan pijatan lembutku pada rambutmu ini bisa membuat syaraf-syaraf otakmu kembali jernih.” sahutku dengan nada lembut yang kubuat-buat.

Mwo? Pijatan lembut! Aish, lepaskan tanganmu sekarang juga atau kau akan menyesal, Na-ya!”

Omo, aku takut sekali Tuan Cho! Memangnya apa yang akan kau lakukan, hah? Mencoba menakut-nakutiku la..” ucapanku segera terhenti saat mendadak Kyuhyun melepaskan jemari-jemarinya dari kedua tanganku yang masih dengan setia memberikan pijatan khusus pada ujung-ujung rambutnya dan segera berganti meraih pingangku. Aku segera tersentak saat detik berikutnya Kyuhyun mengangkat tubuhku.

“YAK, apa yang kau lakukan, setan! Cepat turunkan aku!” tanpa menggubris teriakan serta aksi merontaku, Kyuhyun segera melangkah menuju ranjang. Detik berikutnya, tubuhku segera ia hempaskan diatas ranjang berukuran king size tersebut.

“Kali ini kau benar-benar tidak akan bisa lari dariku, Cho Heyna.” desis Kyuhyun yang dengan cepat segera meraih tubuhku dan menguncinya dalam dekapan kedua tangannya sebelum aku sempat membuat gerakan untuk menyelamatkan diri.

“Lepaskan aku, Kyuhyun-ah!”

“Shireo, aku tidak akan melepaskanmu sebelum aku mendapatkan apa yang ku mau, Na-ya!” balas Kyuhyun sembari mempererat pelukannya pada tubuhku dan mengunci gerakan kakiku dengan kakinya yang kini menindih kedua kakiku.  Perlahan, Kyuhyun mencondongkan wajahnya hingga kini kedua hidung kami hampir bersentuhan.

“Kyuhyun-ah, a..apa yang kau lakukan? Baiklah kali ini aku mengaku kalah. Jadi, jangan menakut-nakutiku, ne?” lirihku sembari berusaha menundukan wajahku untuk menghindari tatapannya yang sama sekali tidak bisa kuartikan.

“Aniyo, aku bukan bermaksud menakut-nakutimu, Na-ya. Justru aku ingin membuatmu senang. Bagaimana, kutanya sekali lagi padamu. Apakah kau sudah siap, jagia?”

“A..apa maksudmu?”

“Kau jangan berpura-pura lugu, Na-ya! Mana mungkin yeoja seusiamu tidak mengerti dengan apa yang kumaksud.” aku hanya bisa menelan ludah mendengar ucapan Kyuhyun.

“Aku tidak mau, Kyuhyun-ah. Kubilang aku belum siap, dan lagi aku masih kuliah.” jawabku sembari berusaha melepaskan tubuhku dari kungkungannya.

“Meskipun begitu, kau tetaplah seorang istri yang harus menjalankan kewajiban terhadap suamimu, Na-ya.”

“Tapi, bukan sekarang Kyuhyun-ah.” sahutku segera seraya memasang wajah memohon padanya.

“Tapi aku ingin melakukannya sekarang, Na-ya! Kau tidak perlu takut, aku akan melakukannya dengan lembut. Otte?”desak Kyuhyun seraya mengedipkan sebelah matanya. Detik berikutnya Kyuhyun kembali mencondongkan wajahnya. Aku segera kembali menunduk dan menutup mataku karena terlalu tegang dan teramat takut. Dapat kurasakan hembusan nafasnya menerpa daun telingaku yang kini kurasa hanya berjarak beberapa senti dengan bibirnya. Saat ini, aku teramat takut membayangkan hal apa yang akan terjadi.

“ YAKKKKKKKKKKKKKKK CHO HEYNA, PABOOOOOOOOOOOOOOOOOO!”

“ARRRGGGGHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHHH MENJAUH DARIKU, SETAN!” dengan geram segera kudorong tubuh setan itu dan segera mengusap-usap daun telingaku. Gila, setan itu mau membutku tuli apa? Bisa-bisanya dia berteriak amat keras tepat ditelingaku!

“HAHAHAHAHAHAHAHAHAHAHHAHAAHHAHAHAHHAAHHA!” kulemparkan death glare-ku pada namja yang kini tengah bergulung-gulung diatas ranjang seraya tertawa terbahak-bahak! Rasanya, saat ini ingin sekali aku menengelamkan setan ini ke dasar sungai Han!

“Kau puas? Hentikan tawamu, setan!” desisku seraya melempar bantal pada Kyuhyun.

“Hahahahahahahahaha, kau tahu? Wajahmu saat ketakutan benar-benar amat menghiburku, Na-ya. Dan apa yang kau katakan tadi? Kau tidak ingin melakukannya, kau belum siap melakukannya? Memangnya apa yang akan kita lakukan? Sejak awal aku sama sekali tidak memikirkan hal tersebut, Na-ya. Atau jangan-jangan kau sebenarnya sangat menginginkannya? Aigoo, maaf jika wajah tampan serta tubuh sexy-ku teramat menggodamu kekekekekekekekek.” ucap Kyuhyun yang kini kembali tertawa sembari memeganggi perutnya. Setan ini benar-benar menguji kesabaranku.

“Mwo, apa katamu? Wajah tampan dan tubuh sexy-mu? Aigoo, jika wajah penuh jerawat sepertimu kau sebut tampan, lantas sebutan apa yang lebih tepat untuk wajah mulus dan sempurna Donghae-oppa? Dan bagaimana pula sebutan yang pas untuk postur tubuh Siwon-oppa jika perut buncit milikmu ini kau sebut sexy? Sebagai istri yang baik, kusarankan padamu untuk segera mengunjungi psikiater, Tuan Cho. Teramat tidak baik bagi kesehatan jika kita memelihara sifat narsis yang diluar batas seperti itu!” balasku tak mau kalah. Perlahan, tawa Kyuhyun mereda. Namja tersebut segera duduk menghadapkau dengan senyum evil yang kini terpampang diwajahnya.

“Tapi, setidaknya dengan wajah penuh dengan jerawat dan perut buncitku mampu membuat hati seorang yeoja luluh dan cinta mati padaku. Jadi, sebagai suami yang baik kusarankan padamu untuk segera berobat ke psikiater untuk memeriksakan kejiwaanmu yang mengkhawatirkan karena mau menjadi istri dari seorang pasien narsis akut sepertiku.”  ucap Kyuhyun. Sial, namja setan ini memang pandai sekali memutar kata-kataku. Dengan geram aku segera bangkit dan menyambar kunci pintu kamar yag kini telah terlepas dari sandera Kyuhyun dan tergeletak diatas ranjang.

Mwo, apa katamu? Yak, jika begitu mengapa pula kau mau menikahi seoarang pasien dengan gangguan jiwa sepertiku, hah! Terserah apa katamu, Tuan Cho! Minggir, lama-lama aku benar-benar bisa mengalami gangguan jiwa karena berada didekat setan narsis sepertimu dalam waktu lama!” timpalku dengan sinis. Namun, detik berikutnya tubuhku kembali terduduk saat sebuah lengan kekar dibelankangku menarikku dengan sekali hentakan. “Mwo, apa lagi yang kau mau?” diluar dugaan, seulas senyum lembut segera menghiasi wajah Kyuhyun dan mengantikan senyum evil yang sebelumnya bertengger disana. Perlahan, jemarinya mengusap puncak kepalaku dengan lembut. Suatu hal yang akan dilakukannya jika ingin meredamkan emosiku.

            “Cho Heyna, dengar aku hanya akan mengatakannya sekali padamu. Karena itu, kuharap kau akan selalu mengingatnya baik-baik. Bukan karena tubuhmu, derajatmu ataupun segala kemewahan yang kau miliki yang menjadi alasan bagiku untuk mengikatmu. Tapi, karena aku menginginkan dan membutuhkanmu. Menginginkanmu yang selalu bisa menjadi ibu, kakak, adik, teman serta istri bagiku disaat bersamaan. Dan membutuhkanmu yang selalu bisa membuat kedua sudut bibirku selalu membentuk senyuman serta membuatku menjadi lebih kuat dari waktu ke waktu. Takdir selalu mempertemukan dua hati yang tepat, karena itulah ia membuat raja dan ratu iblis bersatu.” aku hanya bisa menatap sosok dihadapanku tersebut dalam diam. Selalu, selalu saja ia bisa membuat hatiku jungkir balik dengan kelakuannya yang selalu berubah-ubah setiap waktu. Disuatu saat ia akan tampak seperti anak SD yang teramat manja, menjadi seorang anak laki-laki yang amat mengesalkan hingga membuatku ingin memakannya hidup-hidup. Namun, setelah itu ia akan menjadi sosok dewasa yang mampu membuat kedua bola mataku tidak berkedip saat menatapnya dan membuatku merasa hangat dan terlindungi. Mengerti dengan aksi diamku, Kyuhyun segera merengkuh tubuhku kedalam pelukannya dan mengecup singkat puncak kepalaku. “ Na-ya, aku tahu jika aku bukanlah namja yang memiliki kualifikasi baik untuk menjadi seorang sosok suami. Tapi, ketahuilah bagiku menikahimu adalah sebuah keberhasilan luar biasa dalam hidupku. Bukan dengan melewati jalanan datar bagiku untuk bisa meraihmu. Karena itu, mulai hari ini aku berjanji hanya selalu melihatmu dan mengengam erat jemarimu. Dan berusaha sebaik mungkin menjadi sosok yang bisa kau andalkan.” lanjut Kyuhyun. Aku tetap terdiam merespon ucapan suamiku tersebut, Namun, tak ayal sebuah senyum kini merekah diwajahku.

“Keurae, kurasa tidak baik jika aku mengecewakan suamiku yang sangat mencintaiku ini.” ucapku pada akhirnya seraya melepas pelukan diantara kami. Kyuhyun segera mendengus pelan mendengar ucapanku tersebut. “ Baiklah, lebih baik kita segera tidur. Kita harus mengejar penerbangan paling pagi ke Seoul besok.” lanjutku seraya bangkit. Namun, kembali Kyuhyun menarikku dan membuatku terduduk.

“Kau mau kemana?”

“Tentu saja tidur. “ jawabku singkat seraya memutar kunci pintu yang mengantung dijari telunjukku yang segera diraih Kyuhyun.

“Aku bukan seorang namja tidak punya hati yang akan membiarkan istrinya tidur di sofa disaat aku berbaring nyaman diatas ranjang, Nyonya Cho!” tutur Kyuhyun dan segera melangkah menuju pintu. Detik berikutnya ia segera menghilang dibalik pintu kamar. Aku kembali tersenyum. Kulirik jam dinding yang kini tengah menunjukkan pukul 12:43 dini hari. Segera kurebahkan tubuhku dan mencoba untuk memejamkan mataku.

Beberapa menit berlalu dengan usahaku untuk memejamkan kedua mataku yang berujung pada kesia-siaan belaka. Seperti biasa, aku akan merasa gelisah dan sulit tidur jika berada ditempat asing. Disaat seperti ini, pelukan hangat dari Heejin oppa atau eomma selalu mampu membuatku merasa tenang dan tertidur. Entah dorongan darimana, aku segera bangkit dan melangkahkan kakiku. Kutatap sosok namja yang kini tengah meringkuk diatas sofa. Dengan langkah pelan, aku segera menghampirinya dan duduk dipinggir sofa. Mataku segera menelusuri garis wajah sempurna Kyuhyun. Kedua sudut bibirku segera tertarik dan membentuk sebuah senyuman. Melihat ekspresi polosnya saat tidur kurasa kini akan menjadi sebuah hobi baru bagiku.

“Menikah, bagi kebanyakan wanita adalah hal yang harus diputuskan serta difikirkan berulang kali. Apakah pilihan mereka tepat? Apakah masa depan mereka akan bahagia? Ataukah segala kebutuhan materi mereka dapat terpenuhi disaat mereka akan memilih untuk melepas masa lajangnya. Tapi, entah mengapa segalanya sama sekali tidak pernah terlintas dalam benakku. Bagiku, terikat denganmu adalah sebuah hal yang amat mudah kuputuskan tanpa berfikir panjang. Karena aku selalu tahu bahwa seulas senyum serta sorot mata itu selalu mampu memberikan rasa hangat padaku disaat hujan menghujamku. Dan jemari-jemari tangan itu selalu mampu meraihku dari lubang terdalam sekalipun.” ucapku dalam hati.Kau benar, takdir memang selalu mempertemukan dua hati yang tepat. Sudah sewajarnya jika pemimpin neraka bersatu.” gumamku seraya membelai lembut ujung rambut Kyuhyun.

“Apakah saat ini kau berubah fikiran dan ingin memulai malam pertama kita?” aku segera terlonjak saat tiba-tiba Kyuhyun membuka kedua bola matanya dan tersenyum evil padaku.

“Yak,kau tidak tidur?”

“Cih, apakah wajahku teramat tampan hingga membuatmu tidak berkedip saat menatapnya?” sahut Kyuhyun sembari menyibakkan selimut yang menutupi tubuhnya dan duduk dengan gaya sok.

“Mwo, jangan berfikir tidak-tidak, Tuan Cho! Aku kemari karena ti..”

“Karena kau merasa gelisah dan tidak bisa tidur bukan?” potong Kyuhyun.

“Bagaimaan kau bisa tahu?” tanyaku segera. Kyuhyun terkekeh pelan merespon pertanyaanku.

Eommonim memberitahukan segala hal tentangmu tadi siang. Seperti apa kebiasaanmu, apa yang kau sukai dan yang kau takuti. Termasuk, rahasia yang selama ini kau simpan rapat-rapat dariku, Nyonya Cho kekekekekeekke.” mulutku segera mengangga begitu mendengar informasi ynag baru saja kuterima tersebut. Eomma, kenapa kau justru mengirim putri tunggalmu pada kungkungan setan? “ Ppali, kajja!” lanjut Kyuhyun seraya menyeretku kembali ke kamar.

*Heyna Pov End*

*Author Pov*

Heyna masih berdiri didepan ranjang sembari memilin-milin ujung piayamanya. Dalam benak yeoja tersebut berkecamuk berbagai kekhawatiran.

“Apa yang kau lakukan? Apakah kau tidak mengantuk?” tegur Kyuhyun yang kini kembali duduk setelah sebelumnya merebahkan tubuhnya. Ditatapnya dengan heran sosok sang istri yang tampak sangsi untuk melangkah.

“Jadi, kita berdua akan tidur disitu?” tanya Heyna sembari menunjuk ranjang king size dihadapannya.

“Tentu saja, bukankah kau tidak bisa tidur ditempat asing seorang diri?” jawab Kyuhyun.

“Berdua?” timpal Heyna. Kyuhyun terkekeh melihat aksi gugup istrinya yang sama sekali belum mempercayai bahwa ia sama sekali tidak akan berbuat macam-macam terhadapnya.

“Yak, ppali! Ini sudah pagi,Na-ya! Tenang saja, aku sama sekali tidak akan berbuat macam-macam padamu sampai kau siap. Aku bukanlah namja yang suka mengingkari janjiku.” bujuk Kyuhyun meyakinkan Heyna. Perlahan, Heyna melangkah dan segera menaiki ranjang dihadapannya. Dengan cepat Kyuhyun segera meraih tubuh Heyna dan mendekapnya.

“Yak, katamu kau tidak ak…”

“Bukankah kau tidak akan bisa tertidur ditempat asing tanpa pelukan seseorang yang kau sayangi? Jaljayyo, Nona labil.” Heyna segera menelan kata-kata yang sebelumnya hendak ia ucapkan dan mengantinya dengan sebuah senyuman. Sulit baginya untuk mengingkari bahwa dekapan sosok Kyuhyun mampu membuat rasa gelisahnya segera menghilang. Perlahan, seulas senyum segera merekah di wajah manis Heyna.

            “Jaljjayao, Tuan Labil!” gumam Heyna yang kini segera menyadarkan kepalanya pada dada bidang suaminya. Tak ayal hal tersebut segera membuat kedua sudut bibir Kyuhyun membentuk sebuah senyuman.

“Sebuah pernikahan yang jauh dari kata normal. Mungkin kalimat itulah yang amat cocok untuk menggambarkan kondisi kita tadi pagi hingga saat ini. Meskipun aku juga belum bisa memastikan bagaimana kehidupan rumah tangga kita dikemudian hari. Apakah akan tetap jauh dari kata normal ataupun tidak. Tapi, kurasa kita berdua pasti dapat selalu melewatinya dengan senyum dan kebersamaan. Bukankah kita memang berbeda dari pasangan lainnya?” ucap Kyuhyun pelan. “Saranghae, Cho Heyna.”

Kembali, seulas senyum segera terbentuk dikedua sudut Heyna. Bersama, kedua kelopak mata makhluk tersebut segera menutup. Jemari keduanya segera terpaut seolah mengisyaratkan bahwa mereka akan selalu mengenggam tangan masing-masing dan tidak akan membiarkan salah satu diantara mereka terjatuh.

“Nado, saranghae Cho Kyuhyun.”

END.

Advertisements

95 thoughts on “{KyuHeyna_Scene} #2 It’s Our First Night, Jagia!

  1. Jiahhh kirain main games ehh ternyata untuk menentukan sapa yg tdur diluar…aigo mrka dh menikah, sifat evil msh ada n makin parah, kpn romantis nieh hehe…*jd ngebayangi spt ya klo mrk bnr2 ngelakuin first night. Lanjut ya

    • arrrrrrgggg author sendiri saja blm bisa n blm kuat ngebayangin first night mereka yang beneran wkwkwwkwkwkwkwkwk#plak
      ne,ditunggu kelanjutannya yach^^

  2. ampun dahh kelakuan upnormal mereka bikin ketawa ngakak,,
    meskipun hubungan mereka dihiasi dengan hal* yang aneh8 tapi mereka tetap menguatkan satu sama lainn ahh pokoknya keren dahhh
    ditunggu Scene selanjutnyaa,,,,,

  3. Yatuhaaan pasangan ini mau tidur aja heboh banget deh haha tp kangeeen sm couple ini….x)
    Oen tp kok pendek bgt sih scenenya panjangan dikit dooong..
    Ngmong2 mereka ini lg dimn ya oen?

    • next eon panjangin dech..itu mereka masih di inggris kan di awal cerita dah eon kasih setting tempat n waktunya..mereka baru disalah satu kamar VIP hotel di inggris^^

  4. Yaahhh, END… -,-‘
    Kurang eonni!!
    Nanti ada KyuHeyna Scene 3 gak?

    • ada dong, itu end kamsudnya karena emang setiap judul dibuat langsung end saeng, kan formatnya scene. Tenang ja ni duo epil bakalan tetep ngeksis kok^^

  5. wahhh..
    first night nya jauh dari kata romantis yaa…
    beginilah kalo pasangan evil bersatu.. ckckckck

    • aahahaahahhahahahy…jangan ngarepin adengan romantis dech…coz author sendiri juga belum siap ngebayanginnya wkwkwkwkwkwkkk#plak

  6. Uwaaa..
    Kehidupan Pemimpin Neraka Yang Ajaib dan Pastinya Jauh Dari Kata Normal..
    Keren Thor Ceritanya..
    Ditunggu Next Scene’a ^^

  7. Dasar orang anneh mau tdur jg ribet bener…dsar pasangan labil udh nikah jg tetep z aneh…
    Tpi bca dri awal ngakakak mulu..hahahaha
    keren eonn,..
    Ditnggu scene selnjtnya yg lebih kece beuudd..hehe

    • gomawo saeng^^
      gimana kemarin bisa keliatan gak si kyupil dari kursi kamu?? tau gitu kamu ngikut eon masuk ke box A coz kayaknya pas akir2 pihak promotor masukin beberapa orang ke dalam box A padahal tiket mereka jelas2 bukan unk standing

  8. WOW..udah aq duga sebelum’a klo pernikahan king n quenn of evil gak akan normal ky pernikahan yg biasa’a..wahahahahaha *ketawa ala bonamana*
    yaakk eonny knapa baru skrg kau publish ff mu??aq menunggu tau..hiks..hiks..#Plakkk *mulai lebay*
    its time to comment ur ff :

    eonnnyyyyy…aku ngakak pas baca keisengan kyu sm heyna pke goda2in heyna segala lg truz ujung’a malah teriak ditelinga’a..wkwkkwkwkwkkwk
    emang deh king of evil gda tandingan’a.. =D

    • mianhae saeng, eonni sibuk ngurusin tiket ss5 kemarin jadi gakkonsen nulis kekekekekeekeke#plak
      ngakaknya jangan lebar2 ya saeng^^

  9. Keren eoni,tapi kependekan, tp tetep aj aku suka bgt sama couple ini
    Eoni buat scenenya sampe ntr mreka punya little cho y, pasti seru banget tuh rumahnya mereka kalo ad little cho nya
    Pasti ntr rame bgt tuh
    hahahahahahahahaha
    Next scene ny ditunggu eon

  10. Hahaha kocak..
    Aq pernah baca ff yg mirip gn. Tp gak pernah bosen bayangin ekspresi kyu. Pastii kocak bgt kalo beneran kejadian trus aq liat beneran hahahahahhaahaha.

  11. kekeke~~
    benar-benar pasangan abnormal
    jadi penasaran kalau mereka beneran `gitu` !!!

    *sarap

  12. Haha bner bner pasangan labil, udah nikah aja mash aja kaya msuh pdhal hatinya terikat satu sma lain haha xD

    • ini kan formatnya scene saeng, jadi tiap judul langsung tamat tapi ni ff tetep berlanjut alias ngeksis dengan kelakuan2 abnormal ni duo epil^^

  13. hahahahhaha ,, aku fikir eonni buat ff ini karna memikirkan ulang permintaanku untuk membuat scene NC ,, tapi ternyataaaaaa *PLAKK
    semuanya diluar yang aku bayangkan 😀
    dan itu si abang embem juga iseng banget kali sampe bikin anak orang keder sekeder-kedernya*
    lucu kali yah ngebayangin sosok heyna yang ketakutan ampe pucet gitu ,, berbanding terbalik banget sama gelar Ratu setannya ,,
    *KETAWASETANSAMASITEMBEM*
    tapi terkadaaanggg meski abang embem selalu bersikap manja dan kekanakan sama heyna tapi sikap dewasanya terkadang patut diacungi jempol *meski kadang” tapi yah * -_______-” XD
    dan akuuu makin mencintaimu Sazshiiiii .. #kecupbasah XD

    • ahahahahahaahay…love you too^^
      itu unk adegan NC akunya yang belum bisa n kuat buat ngebayanginnya wkwkwkwkwkwwkwkwkwkwk#plak
      tapitenang suatu saat bakalan ada kok so ditunggu aja yach ^^ n jeongmal gomawo^^

  14. Bener2 pasangan abnormal,malam pertama malah pada berantem..
    Tp kocak banget deh malem pertama mereka seru n rame gt,kesian tamu yg nginep disebelah kamar mereka pasti keberisikan gr2 denger terikan2 raja n ratu setan hehehe..
    Di tunggu ff selanjutnya,hwaiting ^ ^

  15. Asli pas baca yg awal kirain mau melakukan sesuatu. Eh taunya main batu kertas gunting. Bikin senyum2 gaje bacanya. Daebak deh 😀

  16. Wahhh,,pasangan evil dah nikah terynta#ktngglan (‘-__-)
    Jd ga sbr nunggu psngan evil ini punya anak.hehe
    D tnggu yaa crta slnjutNy. Ttp smngat nulisNy chingu (^^)..

  17. kocak banget pasangan yang satu ini.. ga pernah kenal kata normal dalam kehidupannya.. hahaha
    suka banget eon sama alur ceritanya.. keep writing eonni.. hwaiting ^^

  18. Wahhh akhir’ eonni mulai nulis lg,,,
    slmat ea eonn buat oprasi’,,,,
    moga tmbah baik n bsa trus nulis lg,,,
    q tunggu klnjutan crita’,,,,eonni,,,
    hwating!!!!!!

  19. NADO SARANGHEYO CHO KYUHYUN ><

    duh author jago bikin saya terbang ㅎㅅㅎ
    ㅋㅋㅋㅋㅋㅋ

    scene berikutnya ditunggu!

  20. Wahhhhh daebak thor maaf aku baru comment disini soalnya aku baca dari awal jd comment di yg terbaru aja ya, tp ini bagus bgt dari awal sampe skrng , goodjob thor 🙂

  21. Berisik amat dah, gak tau ya aku tuh yang nyewa kamar sebelah XD#ngomong apaan sih?
    Jjang! selalu happy end dan kata-katany membuat melayang. tapi kok aku gak bisa ngebayangin Kyu disitu ya? Kyu gimana gitu, jadi aku ngebayanginnya orang lain ja deh. ini so sweet bgt!!!

  22. Oenni,,,
    Bogoshipo,,jeongmal bogoshipo,,
    Mian bru bca ff oenni skrng,,
    Kyuhyena_scene 3 saeng tnggu ea oenni,,
    Trus crita haera na jngn lupa oenni,,
    Gomawo,,
    Sharange,,

  23. annyeong saya reader baru nihh!! salam kenal!!
    ga nyangka kalo itu cuma akal-akalnya kyuhyun buat ngerjain hyena!! bikin ngakak XD
    ditunggu next partnya!!! semangat 🙂

  24. Aduh ngajak terus kalo liat pasangan ini *geleng” kepala*
    bener” deh pasangan ini emang pasangan tercurcol seantero jagat raya xD ^^

  25. 2 orang evil nie mank bkin ngakak,, ad za tinggkahx.. ahh gag bz byangin klw qu ngliat bneran d khidupn nyata,, perfextt thour ffx… ^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s