(My Perfect Girlfriend Or My Perfect Rival?) ( Part 5 ) A (Good) Day??

Image

Title                             : (My Perfect Girlfriend Or My Perfect Rival?)

                                     ( Part 5 ) A (Good) Day??

Author                         : Sazshi                       

Main Cast                    : Cho Kyuhyun

                                        : Lee Heyna

Another Cast               : All member Suju Lainnya

                                           Park Jia (oc), Shin Heera (oc), Go Minji (oc), Lee Eunji (oc)

Genre                          : Romance, Comedy and Family

Rating                         : All Ages

Leght                           : Continue

Catatan Author           :

Anyeong chingu!!!!

Setelah menunggu lama, akhirnya author bisa menyelesaikan part ke-5 juga^^

Sesuai janji author, dalam part ini author bikin lumayan panjang sekitar 22 page lho. Dan dalam part ini pun author mulai membagi sedikit informasi tentang kehidupan pribadi Heyna serta memunculkan tokoh baru yang pastinya semakin menambah ramai bin ancur kisah Kyuheyna-couple.

And one more time,ini ff murni karangan author, so please Don’t Be Plagiat!! And Don’t copy paste.

And now Check this out, Happy reading chingu^^

Kau memang berbeda dari semua gadis yang pernah kutemui. Kau tidak suka bersolek seperti gadis pada umumnya, kau tidak suka memperlihatkan kelemahanmu didepan laki-laki, kau selalu berkata apa adanya bahkan terkesan kurang ajar. Tapi…anehnya hanya kau satu-satunya gadis yang membuatku selalu ingin berada didekatmu. – Cho Kyuhyun

 

Siapa kau ini seenaknya masuk dalam kehidupanku? Selalu mempermainkanku dan mengintimidasiku. Apa sebenarnya motifmu? Bahkan kita belum saling mengenal secara dekat. Tapi…kenapa hatiku berdebar setiap kau menatapku dengan lembut? – Lee Heyna

 

 

December 5th 2011. Heyna apartement

Author Pov

“ Mati kau, Cho Kyuhyun! Tamatlah riwayatmu!” Desis yeoja berumur 17 tahun 9 bulan itu sembari menatap ganas layar laptopnya. Saat ini Heyna sedang sibuk browsing internet untuk mencari tau seluk-beluk seorang namja bernama Cho Kyuhyun. Yeoja ini berencana membalas dendam prilaku namja itu tempo hari. Melalui keterangan dari internet, Heyna berharap bisa menemukan titik kelemahan dari Cho Kyuhyun. “Kurasa ini sudah cukup membuatmu menyesali perbuatanmu Kyuhyun-shi!” Ucap Heyna seraya menutup layar laptopnya. Yeoja itu kemudian menyerigai evil kearah catatan buatannya yang berisi persyaratan bagi Kyuhyun selama menjadi namja-chingunya. “Sudah kukatakan padamu, aku akan membuatmu menyesal karena sudah menjadi namja-chinguku!” Yeoja itu segera bangkit dari kursinya dan berdiri didepan jendela apartement. Melihat langit malam adalah salah satu rutinitas yeoja manis itu setiap malam seraya menunggu Eomma-nya pulang berkeja. Selarut apapun, Heyna selalu menunggu kedatangan Eomma-nya. Ia selalu ingin membuat Eomma-nya bahagia karena putri semata wayangnya selalu menyambut kedatanganya dengan suara riang dan senyum manisnya. Karena Heyna tau, Eomma-nya akan lupa dengan semua beban pada fikirannya hanya dengan hal sesederhana itu.

“Kau tau, sekarang aku sudah memiliki seorang namja chingu.” Gumam yeoja tersebut sambil menatap langit. Bercerita pada bintang merupakan cara Heyna meluapkan isi hatinya. Selama ini gadis tersebut selalu menyimpan segala keluh kesahnya seorang diri. Ia tidak mau jika harus membebani orang lain dengan segala permasalahannya, bahkan dengan Eomma-nya sekalipun. Heyna tidak ingin menambah beban fikiran Eomma-nya. Permasalahan Eomma-nya sudah cukup berat tanpa harus ditambahi dengan rengekan atau keluh kesahnya. Ya, sejak lahir ia sudah hidup berdua dengan Eomma-nya. Heyna tidak pernah merasakan kasih sayang dari seorang Appa sejak kecil. Menurut keterangan Eomma-nya, Appa-nya sudah meninggal dunia sebelum ia dilahirkan. Selama hampir 15 tahun lamanya, Heyna mempercayai ucapan Eomma-nya tersebut. Namun, suatu hari Heyna menemukan kenyataaan bahwa selama ini Eomma-nya membohonginya. Appa-nya masih hidup sehat hingga saat ini, saat itu ingin rasanya Heyna meluapkan kemarahannya pada sang ibu. Namun, seketika niat itu ia urungkan setelah ia mengetahui seluk beluk tentang Appa-nya dan alasan Eomma-nya membohonginya lewat Haellmoni-nya beberapa hari sebelum sang nenek menghembuskan nafas terakhir. Dan sekali lagi, Heyna menyembunyikan kenyataan itu pada Eomma-nya. Ia merasa Eomma-nya sudah cukup menderita selama ini, Ia tak kan tega jika harus membuat Eomma-nya merasa bersalah karena telah membohonginya selama ini.

“Tapi, kurasa ini terlalu cepat. Namja itu sudah pasti hanya ingin mempermainkanku. Mana mungkin dia benar-benar menyukaiku, bahkan kami belum saling mengenal.” Lanjut yeoja berambut lurus itu sambil meneruskan acara menatap langit malam.

Drrttt……drrrttt…..dddrrrrrrrrrrrttttt…….

Heyna tersadar dari lamunannya saat ponsel dalam saku celananya bergetar. Yeoja itu segera mengeluarkan LG VU II putihnya, siapa tau Eomma-nya yang meng-sms untuk menyuruh putri kesayangannya agar tidak menunggunya dan segera tidur karena ia akan pulang larut.

From : Nae_Rival!!

Sekarang kau pasti sedang berdebar-debar menunggu kencan kita besokkan nona muda?kekeke 😛

“Mwo?? Dasar narsis!!kurasa kaulah yang sudah tidak sabar menunggu kencan kita.” Heyna segera mendengus dan mencaci begitu mengetahui siapa yang mengirimkan sms padanya. Sedetik kemudian, yeoja tersebut segera memainkan jemari lentiknya pada tombol touch screen dilayar ponselnya.

To : Nae_Rival!!

Cih, jangan terlalu berharap Tuan Cho!! Melihat penampilanmu di TV saja membuatku jijik, kenapa juga aku harus bersusah payah berdebar menunggu kencan besok?Dasar narsis!!

Baru saja Yeoja tersebut beranjak menuju sofa, tiba-tiba ponsel ditangannya sudah bergetar kembali. “ Wah! Kecepatannya mengetik benar-benar luar biasa.” Gumamnya seraya menghempaskan tubuhnya disofa dan mengangkat tubuh mungil Kora keatas pangkuannya.

From : Nae_Rival!!

Semua Yeoja labil selalu berkata seperti itu untuk menyembunyikan perasaan mereka yang sebenarnya! Kau tak perlu malu, mengaku saja jika sebenarnya kau sangat merindukankanku nona labil! Bahkan sangking rindunya kau sampai mencari acara TV tentangku. Cih, dasar labil!!

Tidak salah jika Heyna menganggap namja bernama Cho Kyuhyun itu sebagai rival. Faktanya, namja itu memang selalu bisa membalikkan argumennya dan tidak pernah mau mengalah darinya. Segera saja dengan tatapan bengis Heyna mengetik balasan.

To: Nae_Rival!!

Setidaknya aku tidak bersusah payah mengirimi sms terlebih dahulu dengan alibi memperolok lawanmu! Sudah jelas kaulah yang terlalu merindukanku!! Bukankah itu benar, Tuan narsis?! Cih, bahkan kau lebih labil daripada anak kecil!!

Setelah menekan tombol sent pada layar ponselnya, Yeoja tersebut berdecak pelan. “Siapa sebenarnya anak labil diantara kita Cho Kyuhyun?! Desisnya yang kemudian disusul dengan serigai mematikan.

“ Eomma, pulang jagi!” seruan riang dari arah pintu itu segera mengembalikan kesadaran Heyna yang beberapa saat lalu sedang melayang menyusun rencana balas dendamnya. “ Eomma! Kau sudah pulang. Apakah Eomma sudah makan?” tanya Heyna seraya mengambil tas yang mengantung di bahu sang eomma. “ Eomma tadi sudah makan malam dengan kolega, jagi. Apakah kau sudah makan malam?” Balas sang ibu seraya merebahkan dirinya ke sofa dan memijit-mijit lehernya yang kaku karena seharian berkutat dengan pekerjaanya. Segera Heyna ikut duduk di sofa dan mulai memijit leher eomma-nya dengan tatapan iba. Saat ini Eomma-nya tengah sibuk dengan persiapan peluncuran mode busana terbarunya untuk musim dingin tahun ini. Eomma Heyna adalah seorang perancang busana yang sudah memiliki merk tersendiri yang cukup terkenal di Korea Selatan, dengan beberapa butik yang tersebar di beberapa provinsi. Heyna sangat kagum pada usaha keras dan ketegaran sang ibu. Tanpa bantuan dari orang tuanya, Eomma-nya berjuang keras membangun usahanya sendiri dari nol selama kurang lebih 15 tahun. Dari hanya sebuah butik kecil, Eomma-nya mampu mengembangkan usahanya hingga bisa sukses seperti saat ini.

“ Gomawo, jagi.” Ucap sang ibu seraya membelai lembut putri semata wayangnya. “Kau tidak mengantuk?Lebih baik kau segera tidur, Na-ya! Eomma tidak mau kalau sampai putri kecilku bangun kesiangan besok pagi.” Lanjut sang ibu seraya mengacak pelan rambut anaknya.

“ Ne, Eomma. Tapi, Eomma juga harus segera tidur setelah ini! Aku tidak mau menemukan Eomma-ku mempunyai kantung mata besok pagi karena semalaman begadang menyelesaikan sketsa!” balas sang putri seraya merapikan rambutnya yang berantakan setelah diacak-acak ibunya. Mendengar balasan putrinya, Lee Eunji terkekeh pelan dan mengacak rambut putrinya sekali lagi dengan gemas. “ Ne..ne..putri kecilku!” jawab Lee Eunji yang kemudian memeluk putrinya dan mencium puncak kepalanya. “ Kaulah kebahagian Eomma sayang, kau selalu bisa membuat perasaan Eomma menjadi lebih baik. Kaulah harta yang paling berharga dalam hidupku, Na-ya.” Gumam Eunji seraya tersenyum kepada putrinya.

“ Eomma juga adalah orang terpenting dalam hidupku.” Balas Heyna diikuti dengan kecupan singkat dipipi Eomma-nya. “ Aku tidur dulu Eomma, jalljayo!”

“ Ne, jalljayo jagi!”

Heyna segera masuk kekamarnya dan merebahkan diri diatas kasur empuknya seraya menutup kedua matanya. Namun,beberapa detik kemudian yeoja itu kembali membuka matanya dan bangkit untuk mengambil ponselnya yang beberapa detik lalu ia letakkan diatas meja. Ia teringat belum membaca balasan sms dari pria setan yang ia anggap sebagai rivalnya itu.

From : Nae_Rival!!

Cih!!kita buktikan saja besok nae yeoja-chingu. Akan kubuat kau selalu dalam kendaliku!!

Segera Heyna mengirimkan balasan untuk rivalnya tersebut.

To : Nae_Rival!!

Cih!!silakan terus berusaha Tuan Cho!

“Kau kira aku yeoja yang mudah diintimidasi?” desis Heyna seraya kembali merebahkan diri dikasurnya. “ Kau salah mengerjai orang, Cho Kyuhyun!” lanjut gadis itu dan kemudian menutup kedua matanya dan mulai berkelana kealam mimpi.

 

Keesokan harinya…

December 6th 2012. Suju dorms 11th floor :

“Kyuhyun-ah! Apakah kau baik-baik saja?” tanya Ryewook sambil memegang kening magnae-nya tersebut. Pertanyaan itu hanya dibalas dengan kedipan mata genit oleh Kyuhyun. Sontak melihat perilaku magnae-nya tersebut, Ryewook segera berlari dan bersembunyi dibalik tubuh Sungmin yang saat ini sedang asyik memainkan gitarnya. “ Hyung, sumpah demi apapun aku tidak pernah memasukan racun atau ramuan apapun dalam masakanku yang membuat otak magnae kita menjadi tidak waras!” ucap Ryewook sembari mengagkat tangan kananya seperti orang yang sedang bersumpah dipengadilan.

“Kau kenapa sih?” Balas Sungmin dengan raut muka kebingungan.

“ Kau lihat magnae kita Hyung, sedari tadi dia senyam-senyum sendiri, bahkan ketika kutanya dia malah mengedipkan matanya dengan genit padaku! Hi..!!!benar-benar seperti ajusshi mesum!!” balas Ryewook yang masih bersembunyi dibalik tubuh Sungmin. Segera Sungmin menolehkan kepalanya dan melihat Kyuhyun yang saat ini sedang berguling-guling di karpet sambil terkekeh. Sejenak namja penyuka warna pink tersebut mengeryitkan kedua alisnya. “Biarkan saja, saat ini mungkin jiwanya tidak berada ditubuhnya. Saat ini sekarang dia pasti sedang menyusun rencana mengerjai yeoja-chingunya.” Ucap Sungmin yang kemudian mulai asyik memainkan gitarnya kembali. “Sehebat itukah pesona Heyna, sampai bisa membuat Kyuhyun belakangan ini selalu bertingkah manis pada kita? Apakah ini kedamaian sebelum bencana?” gumam Ryewook.

Pletak!! “Awww..!!” rintih Ryewook sambil mengusap-usap kepalanya yang baru saja dihadiahi jitakan oleh Sungmin. “Kau jangan terlalu berlebihan Wookie-ah, biarkan saja Kyu menikmati dunianya. Bocah itu saat ini sedang bersahabat erat dengan yang namanya Jatuh Cinta!” ucap Sungmin dengan senyum mengembang diwajah manisnya. “ Kyuhyun-ah, kau mau kumainkan satu lagu cinta?” Tawar Sungmin pada Kyuhyun yang masih dalam kondisi abnormalnya. “ Ne, mainkan Love Light untukku Ming!” jawab Kyuhyun penuh antusias dan kemudian kembali berbaring dikarpet seraya memainkan jemarinya pada layar ponsel LG VU II putih miliknya.

“See? Biarkan dia menikmati kebahagiaanya!” tutur Sungmin kepada Ryewook dan mulai memetik gitarnya memainkan rangkaian nada indah milik CN Blue tersebut.

“Wookie-ah! Kau ada acara tidak? Jia bilang akan mampir ke dorm bersama Minji dan Heera.” Suara Eunhyuk mengema keras dari dalam kamarnya. Segera Ryewook bangkit dari tempat persembunyiannya dan mendatangi si empunya suara. “ Ani, suruh saja mereka segera kemari. Kebutulan sekali aku memang berencana menyuruh Minji ke dorm.” Jawab Ryewook seraya duduk dikasur Hyungnya tersebut dan mulai mengetik pesan singkat yang ditujukan pada Go Minji, Yeoja-chingunya.

“Ne, hati-hati dijalan jagi! Jangan biarkan satu lalatpun mendekatimu. Anyeong!” ucap Eunhyuk sebelum mengakhiri sambungan telepon. Namja yang mendapat julukan cassanova itu kemudian melangkah meninggalkan kamarnya dan Ryewook yang masih asyik ber-sms ria. Selang beberapa detik namja tersebut kembali lagi memasuki kamarnya dengan ekspresi wajah campuran antara heran, geli, dan binggung. “Wookie-ah, ada apa dengan setan game itu?” tanyanya pada sang doengsaeng.

“Kyu sedang terkena virus jatuh cinta Hyung! Sungmin Hyung bilang hari ini dia ada kencan dengan Heyna, karena itu sekarang jiwa Kyu mungkin sedang mengembara kealam lain dengan khayalan serta segudang rencana untuk mengerjai yeoja-chingunya.” Balas Ryewook seraya bangkit dari duduknya dan melangkah keluar meninggalkan Eunhyuk yang masih sibuk dengan kebingungannya. Namun tiba-tiba langkah namja manis itu terhenti karena tarikan dari arah belakangnya. “Wae Hyung?” Segera Euhyuk menarik dongsaengnya tersebut agar menjauh dari pintu kamarnaya. “Wookie-ah, kau penasaran tidak dengan Heyna?” bisik Eunhyuk, seulas senyum licik kini terpampang diwajahnya. “Ne, tapi apa maksudmu Hyung?” Ryewook menatap kebingungan Hyungnya yang kini tersenyum penuh arti kepadanya. “ Apa kau tidak penasaran dengan gaya kencan magnae kita?” lanjut Eunhyuk yang kini menaik-turunkan kedua alisnya. “ Memang kenapa kalau aku penasaran? Tapi walaupun begitu aku tidak mau ikut campur, aku masih ingin hidup Hyung!” ucap Ryewook, namja itu seolah mengetahui apa yang sedang difikirkan Hyungnya. “ Eiyaaaa..kau tak usah takut! Lagipula apa kau tak ingin balas dendam atas tingkah konyol setan itu yang selalu mengerjai kita saat sedang berkencan didorm?” desak Eunhyuk. “Tapi bagaimana kalau nanti setan itu murka?Aku tidak bisa membayangkan bagaimana kelangsungan hidupku dengan Minji nantinya!Shireo!!” Ryewook mengelengkan kepalanya menolak ajakan Eunhyuk. “Yak!! Kau ini laki-laki atau bukan sih??” cibir namja bernama asli Lee Hyukjae itu pada dongsaengnya.

“Hyukie-ah! Wookie-ah, Yesung-Hyung! Keluarlah! Yeoja-chingu kalian datang!” Teriak Sungmin dari ruang tamu. Segera tiga namja yang dipanggil tersebut pun melangkah keluar menuju para yeoja yang sekarang malah lebih tertarik mengerumuni Kyuhyun.

“Ji-ah kau sudah datang.” sapa Hyukjae pada yeoja-chingunya yang masih berjongkok didepan Kyuhyun dengan ekspresi campuran antara geli dan heran.

“Jagia! Apa yang terjadi dengan adik ipar kita? Apakah otaknya sudah tidak waras karena belum juga mempunyai yeoja-chingu? Atau karena Victoria sahabat tersayangnya itu berpartisipasi dalam WGM hingga ia jadi patah hati?” Yeoja bernama lengkap Park Jia itu segera memberondong namja-chingunya dengan pertanyaan karena merasa penasaran dengan tingkah laku Kyuhyun. “Justru karena sudah mempunyai yeoja-chingu setan itu sekarang jadi seperti ini.” Jawaban yang keluar dari bibir tipis milik dancing machine Super Junior itu sontak membuat ketiga yeoja yang saat ini masih asyik mengerumuni Kyuhyun itu berteriak disaat bersamaan. “ Mwooooo??????!!!”

“Yak!! Bisakah kalian bertiga menjauh dariku! Suara cempreng kalian benar-benar menganggu kesenanganku saja!!” Sang magnae yang sedari tadi hanya berdiam diri sambil cengar-cengir itu menghentikan aktivitas abnormalnya.

“Kyu, benarkah apa yang dikatakan Hyuk-oppa?” tanya yeoja bernama Go minji dengan antusias. “Benarkah kau sudah memiliki yeoja-chingu?” sambung Shin Heera, yeoja chingu Yesung. “ Apakah dia dari kalangan idol seperti kalian, ataukah yeoja biasa seperti kami?” cerocos Jia tak mau kalah. Saat ini bagi mereka bertiga, fakta bahwa seorang Cho Kyuhyun sudah mempunyai yeoja-chingu adalah hal yang sangat luar biasa. Hampir setiap bertemu para yeoja tersebut selalu memberi saran pada Kyuhyun untuk begini dan begitu agar segera mendapatkan yeoja-chingu dan pastinya agar Kyuhyun mengakhiri kebiasaannya menganggu mereka saat sedang berkencan.

“ Kenapa harus kaget segala sih? Kayak aku ini gak mungkin punya yeoja-chingu saja!” jawab Kyuhyun dengan ketus seraya berdiri dan melangkah meninggalkan para yeoja yang masih penasaran tersebut. Tepat didepan pintu kamarnya, Kyuhyun berbalik dengan serigai evil diwajahnya. “ Kurasa, diantara kalian tidak ada yang bisa menyaingi yeoja-chinguku. You know, she is my perfect girlfriend!!” Rangkaian kata yang baru saja diucapkan oleh Kyuhyun tersebut membuat sekelompok manusia dalam ruangan tersebut mengernyit keheranan.

“Apakah kalian tidak penasaran dengan yeoja-chingu setan itu?” ucap Eunhyuk pada ketiga yeoja tersebut dengan pelan. “ Sangat, oppa!” timpal Jia yang diikuti dengan anggukan kedua yeoja disampingnya. “Kalian tau, sepertinya aku tau cara bagaimana menuntaskan rasa penasaran kalian. Kajja! Kita kekamar Yesung-Hyung saja!” ajak Eunhyuk pada ketiga yeoja tersebut seraya menarik paksa tangan Ryewook agar mengikutinya.

*Author Pov End*

 

*Kyuhyun Pov*

“Aku yakin kau tidak akan tinggal diam kali ini nona muda, tapi asal kau tau. Aku berkali-kali lipat lebih cerdik dan licik daripada dirimu.” Gumamku sambil berbaring diatas ranjang. Saat ini aku terlalu senang karena akan segera bertemu dengan yeoja manisku itu. 2 hari tidak melihatnya membuatku entah mengapa sangat merindukannya. Aku sendiri juga heran, padahal kami baru saja mengenal. Entahlah, mungkin inilah yang dinamakan takdir. Kulirik jam dinding didepanku. “Cih, kenapa hari ini jarum jam ini jalannya lama sekali! Kumohon padamu, berjalanlah sedikit cepat!” perintahku pada jam dinding itu yang tentu saja tidak mendapatkan respon sama sekali. “Aish aku sudah tidak sabar menikmati kencan hari ini! Lebih baik kugoda sedikit yeoja itu, hitung-hitung sebagai pemanasan hehehe..” Segera kuraih LG VU II putihku yang tergeletak disampingku. Segera jemariku bergerak lincah mengetikkan sms untuk yeoja tersebut.

To : Nae_Perfect??

Jangan terlalu memikirkanku, belajarlah yang benar nona labil!! Kekekeke :p

Aku tersenyum memandangi layar ponselku yang kini sedang memproses pengiriman pesan tersebut. Beberapa menit kemudian ponsel dalam genggamanku itupun bergetar menandakan adanya pesan masuk.

From : Nae_Perfect??

Kau cari mati ya!! Seharusnya kau tidak mengangguku kalau kau ingin aku belajar dengan benar ! Atau karena memang dirimulah yang sebenarnya terlalu memikirkannku?? Dasar ajusshi labil!!

Aku terkekeh pelan membaca balasan dari yeoja manisku itu seperti yang sudah kubayangkan.

To : Nae_Perfect??

Keurae, memang aku sedang memikirkanmu. Memikirkan bagaimana cara yang paling asyik untuk mengintimidasimu. Kau tau, aku sangat menikmati semua ini nona labil!sampai jumpa didepan toko game Nae Yeoja-chingu^^

Aku tersenyum sendiri membayangkan respon yeoja itu saat ini. Kurasa sekarang yeoja itu sedang menahan amarahnya yang sudah diubun-ubun.

*Kyuhyun Pov End*

 

*Author Pov*

Didalam kamarnya, namja bernama Cho Kyuhyun itu kini tengah sibuk memakai penyamarannya. Setelah puas melihat bayangannya dicermin, namja itu segera melangkah keluar dengan berbunga-bunga. “Hyung, aku keluar dulu!” teriak Kyuhyun pada Sungmin yang saat ini tengah sibuk bertelepon-ria. “Ah, kau sudah mau berangkat? Sampaikan salamku pada nona manismu, Kyuhyun-ah!” setelah menjawab teriakan Kyuhyun tadi, Sungmin kembali asyik berceloteh dengan seseorang diujung telepon tersebut.

Sementara ditempat lainnya, seorang yeoja berbalutkan jaket hitam dengan celana 7/8 tengah sibuk memasukkan beberapa makanan yang akan ia bawa untuk kencannya hari ini. Yeoja tersebut sesekali terkekeh membayangkan bagaimana nasib seorang namja yang ia anggap sebagai rival terkuatnya itu akan habis ditangannya pada kencan hari ini. “ Nah, kurasa semua persenjataan serta amunisiku untuk menyiksa namja setan itu sudah lengkap.” Gumam Heyna, seulas senyum evil kini menghiasi wajah manisnya. Yeoja tersebut segera melangkah keluar dari pintu apartement. “ Aish, tamatlah riwayatmu hari ini Cho Kyuhyun-shi!” desisnya seraya menutup pintu dibelakangnya.

 

Sebuah audy hitam memasuki pelataran parkir game shop. Namun bukannya keluar dari mobilnya, Kyuhyun sibuk memainkan jemarinya pada ponsel yang kini mengirimkan pesan singkat pada seorang yeoja yang sedari tadi dicarinya.

To : Nae_Perfect??

Yak! Neo eoddiya?! Bukankah sudah kukatakan, kau tak perlu berdandan nona labil :p kekeke

Selang beberapa saat LG VU II putih milik Kyuhyun bergetar menandakan adanya pesan masuk. Kyuhyun tersenyum simpul melihat nama si pengirim pesan.

From : Nae_Perfect??

Aigoo..apakah kau terlalu menyukaiku? Bersabarlah sebentar ajusshi!

Beberapa saat kemudian, Kyuhyun mulai menghidupkan kembali mesin mobilnya saat matanya menangkap sosok yeoja yang sedari tadi ia tunggu. Audy hitam itu segera ia kemudikan menuju yeoja yang sedang berdiri dibawah pohon seraya menenggok kesegala arah mencari sosok yang sejak 3 hari yang lalu resmi menjadi namja-chingunya. Segera Kyuhyun membunyikan klakson mobilnya saat sudah berada dekat dengan posisi gadis tersebut. Beberapa detik sebelumnya, yeoja manis itu sempat terkejut karena bunyi klakson mobil yang mengagetkannya. Namun, seketika itu pula rasa terkejutnya berubah menjadi rasa geram saat mengetahui siapa pemilik klakson mobil yang sudah mengagetkannya tersebut. “ Dasar setan, bisakah dia memanggil yeoja-chingunya dengan cara yang normal?!” Heyna segera melangkah mendekati audy hitam yang kini berada tidak jauh dari posisinya sambil menggerutu pelan.

“ Kelihatannya kau mempersiapkan segala sesuatunya untuk kencan kita hari ini nona labil.” Seulas senyum evil menghiasai wajah Kyuhyun saat yeoja yang selama 2 hari ini selalu mengisi otaknya membuka pintu mobil dan segera duduk disampingnya. Yeoja itu terlihat membawa keranjang bekal yang biasa dibawa ketika piknik. “ Sudahlah, lebih baik kita segera berangkat ajusshi! Waktuku tidak banyak untuk meladenimu!” Kyuhyun terkekeh mendengar cibiran dari yeoja disampingnya. Tanpa menunggu lama, Kyuhyun segera menjalankan audy hitamnya menuju tempat yang beberapa tahun lalu sering ia datangi saat ingin menyediri dan mencar ketenangan.

“ Oppa, palli! Cepat ikuti mereka, jangan sampai kita kehilangan jejak mereka! Tanpa Kyuhyun sadari, sekumpulan penguntit amatir sudah membuntutinya sejak ia meninggalkan apartement. “Kau tak perlu khawatir, Ji-ah! Namja-chinggumu ini titisan Sherlock Holmes, kemanapun evil itu pergi pasti akan segera kutemukan!” Segera audy putih yang berisikan 6 orang itu melaju mengikuti audy hitam yang kini tengah meluncur mulus dijalanan padat kota seoul.

“Tiba saatnya pembalasan dendam bagimu nae-dongsaeng!” Ryewook serta minji bergidik ngeri saat melihat serigai evil yang terpancar dari wajah Eunhyuk. Tapi bukan hanya hal tersebut yang membuat mereka dari tadi bergedik, tapi juga karena rasa khawatir jika nantinya mereka ketahuan oleh Kyuhyun karena sudah menguntit bahkan berencana menganggu kencannya.

“Oppa, jika sampai kita ketahuan itu semua salahmu! Jangan sampai membawa nama kami, arrasseo!”  Ucap yeoja mungil bernama Go Minji yang diikuti anggukan dari namja-chingunya. “Ya! Kalian ini benar-benar pasangan serasi. Sama-sama penakutnya!” Yesung yang sedari tadi berdiam-diri di kursi belakang bersama Shin Heera, terkekeh saat mendengar ucapan Minji. “Jika kita sampai ketahuan dan Kyuhyun berubah menjadi raja iblis yang siap memangsa kita, segera saja kita bersembunyi dibelakang Sungmin mencari tempat perlindungan. Namja itu pasti bisa menenangkan jiwa iblis yang sedang membara dalam tubuh Kyuhyun. Jadi kau tenang saja!” Yesung tersenyum puas karena merasa argumennya telah menyelesaikan suatu masalah yang kemungkinan besar menanti mereka kedepan. “ Ya! Oppa, bukannya itu sama saja kau juga tak jauh beda dengan Minji dan Wookie.” Cibir Heera seraya mencubit lengan namja-chingunya itu. “Aish, kalian semua tenang dan nikmati saja rencana kita! Kupastikan kalian akan puas membalas dendam kelakuan evil magnae kita selama ini.

Hehehehehe..Cho Kyuhyun tunggulah ajalmu!” Euhnyuk mulai menambah kecepatan audy putih yang sedang ia kemudikan untuk mengimbangi kecepatan sebuah audy hitam yang kini meluncur lebih cepat didepannya.

*Author Pov End*

 

*Kyuhyun Pov*

Sejak tadi yeoja disampingku tidak bersuara dan hanya terfokus pada sebuah buku yang sedang ia baca. Kulirik yeoja yang sudah menyandang gelar sebagai yeoja-chinguku selama 3 hari itu. Seperti saat pertama kali bertemu, penampilan yeoja ini sangat sederhana. Tidak seperti kebanyakan gadis pada umumnya, Heyna bukanlah tipe feminim sejauh yang kuketahui. Namun entah mengapa walaupun hanya berbalutkan kaos putih serta jaket hitam yang terlihat kebesaran ditubuhnya, dan dengan rambut yang tergerai bebas dibahunya yang tertutup beanie hitam itu sangat sempurna dimataku. Bahkan, mampu membuat dadaku berdebar saat menatapnya.

Image

“Kukira, yeoja labil sepertimu hanya bisa memahami komik. Tapi jangan terlalu memaksakan dirimu untuk membaca buku tingkat tinggi seperti itu Hey-ya, aku takut kepalamu sudah menjadi botak saat kita nanti sampai ditempat tujuan kita.” Akhirnya setelah lama berdiam diri, kupancing yeoja yang sedari tadi sibuk dengan duniannya dan melupakan keberadaanku saat ini. Dapat kurasakan tatapan tajam dari yeoja yang duduk disebelahku itu. Namun, beberapa detik berikutnya yeoja tersebut kembali menatap kumpulan kata yang sejak tadi menemani perjalanannya sambil mendengus pelan. “ Apakah saat ini kau merasa kecewa karena sedari tadi aku lebih asyik membaca daripada meladenimu? Sudahlah, bilang saja kalau kau cemburu dengan bukuku, dasar ajusshi labil!” sekilas Heyna melirikku, detik berikutnya yeoja tersebut menolehkan kepalanya dan memandangku intens sambil menyunggingkan senyum evilnya.

“Kau tak perlu cemburu, Tuan Cho! Saat kita nanti sampai ketempat tujuan, seluruh perhatianku akan kucurahkan padamu. Karena aku akan membuatmu tak kan pernah melupakan kencan pertama kita ajusshi. Kupastikan kau akan selalu mengingatnya!” ucap Heyna masih dengan serigai evil yang semakin lama semakin nampak sama dengan serigaianku. Yeoja satu ini memang ditakdirkan untukku kurasa. Entah rencana apa yang sudah disusunnya untuk mengerjaiku hari ini, yang jelas bukan Cho Kyuhyun namaku jika aku juga hanya tinggal diam. Kita lihat saja nanti nona labil.  

Setelah hampir 1 jam perjalanan, akhirnya kami berhenti disebuah jalan setapak yang dikelilingi pohon cemara yang menjulang tinggi. Segera kami turun dan menghirup udara segar yang seakan menyambut kedatangan kami. Kulihat yeoja yang tengah berdiri disampingku itu tersenyum manis, senyuman yang sama yang membuatku jatuh cinta padanya saat pertama kali kami bertemu. Kurasa keputusanku membawanya kencan ke bukit rahasiaku ini tepat. “ Kajja! “ seruku pada yeoja yang saat ini tengah menikmati segarnya udara disampingku. Kami-pun segera melangkah menuju tempat rahasiaku.

Yeoja itu terus mengekorku tanpa sedikitpun mengeluh, padahal saat ini kami tengah melangkah di medan yang lumayan terjal. Memang butuh sedikit pengorbanan untuk mencapai surga rahasiaku tersebut. Setelah kurang lebih 15 menit lamanya, akhirnya kami berdua sampai di sebuah padang bunga matahari yang terhampar luas disisi sebuah danau kecil. Pemandangan yang hampir 2 tahun lamanya tidak terlihat olehku ini ternyata masih sama. Sejauh mataku memandang tampak hamparan bunga matahari yang tumbuh liar dengan subur.

Image

“Whoaaaaaa..daebak!!” Heyna berseru kegirangan melihat pemandangan didepannya, yeoja itu kini berjalan mendahuluiku dan menerobos masuk kedalam hamparan bunga matahari yang kira-kira setinggi pinggangnya. “ Dari mana kau mendapatkan informasi tentang bukit ini Tuan Cho?” Yeoja itu sekarang tengah asyik menoel-noel bunga matahari yang mengelilinginya dengan riang, benar-benar seperti anak kecil.

“ 5 tahun lalu saat aku masih duduk dibangku SMA, aku dan keluargaku pernah bertamasya dibukit yang tadi kita lewati. Karena merasa bosan menunggui Appa-ku memancing, akhirnya aku memutuskan berjalan-jalan dan sampai akhirnya menemukan padang matahari ini.” Yeoja didepanku itu hanya manggut-manggut mendengarkan ceritaku tanpa memandangku sama sekali. Segera aku mendekati yeoja yang kini tengah berjongkok dan mulai mengubrak-abrik isi tasnya. “ Apakah kau tau, kau adalah orang pertama yang kuajak ke bukit rahasiaku ini Hey-ya.” Bisikku tepat ditelinganya yang spontan membuatnya segera menjauh dariku.

“ Yak!! Ajusshi, kau jangan bertindak yang aneh-aneh disini. Jangan kau kira karena kita hanya berdua saja, lantas kau bisa bertindak kurang ajar padaku!” bentak gadisku yang kini kembali melanjutkan aktivitasnya yang sempat tertunda.

Heyna mulai mengeluarkan beberapa perlengkapan piknik yang telah ia bawa, tak kusangka yeoja itu benar-benar mempersiapkan segala sesuatunya untuk kencan hari ini. Beberapa menit kemudian kami duduk berhadapan beralaskan kain kotak-kotak berwarna cerah. Sejauh ini kami benar-benar tampak seperti sepasang kekasih yang sedang berkencan. Yeoja itu kini asyik menata bekal makanan yang telah ia persiapkan. Aku merasa sedikit ganjil dengan kelakuan yeoja didepanku ini. Jika menilik sikapnya kepadaku, terlalu sulit dipercaya jika ia membuatkan bekal makan siang untukku dan mempersiapkan segala sesuatunya dengan sempurna sejauh ini. Gadis itu pasti merencanakan sesuatu padaku.

“ Ini ambilah dan segera kau tanda-tangani setelah selesai membacanya, Tuan Cho!” Aku mengambil selembar kertas yang ia sodorkan padaku. Mengesampingkan rasa binggungku, segera kubaca isi kertas tersebut.

 “ Mwooooooo???!!! Ige mwoya?!!” yeoja itu tersenyum evil seraya melipat kedua tangannya didepan dada melihat keterkejutannku.

“ Itu surat perjanjian selama kau menyandang gelar sebagai namja-chinguku, Tuan Cho! Apakah kau lupa bahwa aku setuju menjadi yeoja-chingumu dengan persyaratan tertentu? Cih, kurasa amnesiamu sudah masuk stadium 5 saat ini ajusshi!

“ Yak! Tapi isi persyaratanmu ini semuannya merugikanku sebagai pihak yang teraniayaya. Coba kau lihat ini!” Kusodorkan kembali kertas perjanjian itu kedepannya. Dengan santai yeoja itu menampik kertas tersebut. Dengan geram kuambil kertas tersebut dan mulai membaca beberapa pasal dalam surat perjanjian itu.

 

SURAT PERJANJIAN

Saya, Cho Kyuhyun dengan ini menyatakan bahwa selama saya menyandang gelar sebagai NAMJA-CHINGU dari Lee Heyna maka saya berjanji :

  • Tidak boleh bertindak mesum termasuk mencuri ciuman Lee Heyna.
  • Tidak akan mencampuri kehidupan pribadi Lee Heyna.
  • Selalu memakan masakan yang diberikan Lee Heyna.
  • Tidak akan mempermalukan Lee Heyna didepan para member SUJU terutama Lee Donghae.
  • Tidak memaksakan kehendak pada Lee Heyna.
  • Saling menghagai satu sama lain.

Jika saya melanggar satu pasal saja, maka saya siap mengundurkan diri sebagai namja-chingu dari Lee Heyna dengan teratur dan tidak akan mengungkit-ungkit kesalahpahaman diantara kami.

 

“ Kau tidak perlu membacakannya lagi untukku, Tuan Cho! Aku sudah hafal isi perjanjian itu.” Yeoja itu masih dalam posisinya semula didepanku. Segera kulipatkan kedua tanganku didepan dada mengikuti gaya yeoja-chinguku tersebut.

“ Aku tidak setuju dengan persyaratanmu nona labil! Hampir seluruh persyaratanmu semuanya merugikanku.”

“ Merugikanmu? Bukankah wajar jika sepasang kekasih harus saling menghormati, Ajusshi labil!”

“ Oke, untuk pasal itu dan memakan masakanmu aku bisa menerimanya. Tapi selebihnya, aku tidak setuju! Kau lupa ya, disini akulah korbannya nona labil! Seharsnya akulah yang berhak memberikan persyaratan padamu!”

“ Tidak berarti kau bisa berbuat seenakmu ajushhi! Mengingat jiwa setan yang bersemayam ditubuhmu, maka isi perjanjian itu kurasa sudah sangat sesuai dengan kondisi kejiwaanmu!”

“Yak!! Kau pikir aku ini pasien rumah sakit jiwa?! Shireo! Aku tidak mau menandatanganinya!” Yeoja itu sekarang tampak menahan emosinya yang sudah sampai di ubun-ubun.

“ Yak, kau tidak bisa seenakmu sendiri Kyuhyun-shi! Aku sudah menyetujui permintaanmu, jadi sekarang sebaiknya kau segera menandatangani perjanjian ini!”

“Hey-ya, dilihat dari segi manapun. Sekarang tampak sekali bahwa kau bertindak curang kepadaku. Suatu perjanjian yang baik seharusnya tidak merugikan kedua belah pihak. Lebih baik kita buat ulang isi perjanjian ini nona labil!” sesaat terlihat yeoja itu terdiam sambil mempertimbangkan usulku.

“ Mian, aku tidak mau merubahnya. Aku tidak akan membiarkanmu mengintimidasiku Kyuhyun-shi. Tapi kuberikan satu pilihan untukmu. Kau boleh menghapus 1 syarat dalam perjanjian tersebut.”

“ Hanya satu? Aku hanya mengajukan satu permintaan padamu tapi kau mengajukan 6 permintaan. Dan sekarang kau hanya memberiku 1 pilihan untuk menghapus 1 syarat saja! Shireo, aku tidak setuju! Ini masih sangat merugikanku!”

“ Yak!! Terserah apapun maumu aku tidak akan mengubah keputusanku, Tuan Cho!” gadis itu tetap bersikukuh pada pendiriannya. Aku mulai memutar otakku untuk mengimbangi permainannya saat ini. Jangan kau kira aku akan menyerah begitu saja nona manis.

“ Baiklah aku akan menghapus satu permintaan itu, tapi aku juga akan mengajukan  satu permintaan lagi.”

“ Yak!! Apa kau belum puas mengerjaiku dan memaksaku menjadi yeoja-chingumu, Tuan Cho?! Sekarang kau malah mengajukan satu permintaan lagi? Shireo!!”

“ Yak!! Neon Jeongmal! Apakah kau tidak bisa berfikir? Aku hanya mengajukan 2 permintaan nona labil! Kau sendiri saja mengajukan segudang permintaan! Apakah itu adil!” Gadis didepanku itu kembali berfikir.

“ Keurae, tapi setelah ini kau tidak boleh mengajukan permintaan lagi dan harus menyetujui persyaratanku, Tuan Cho!”  Aku tersenyum mendengar jawaban dari yeojaku itu. Kau memang memiliki segudang persyaratan nona labil, tapi semua itu akan terpatahkan oleh 1 permintaanku ini.

“ Coba lihat, kurasa sebaiknya kau menghapus poin pertama dalam surat perjanjian ini, Hey-ya!” Sontak yeoja didepanku ini langsung membelalakan matanya. Namun, detik berikutnya ia mendengus kearahku.

“ Keurae, tapi jangan berfikir kau bisa mencuri ciumanku lagi. Kupastikan tubuhmu babak-belur jika kau berani macam-macam padaku , Ajusshi!” Aku terkekeh mendengar ucapannya. Nyali gadis ini memang besar.

“ Coba saja kalau kau bisa nona labil! Baiklah untuk permintaanku yang kedua, aku ingin kau selalu datang saat aku menginginkanmu kapanpun itu! Kau idak boleh menolaknya, nona labil!” Kurasa ucapanku itu sudah membuat emosi yeoja didepanku kali ini benar-benar mencapai puncaknya. Kulihat wajahnya merah padam menahan emosinya saat ini. Namun detik berikutnya yeoja tersebut menghirup napas dalam-dalam dan menyunggingkan senyum evilnya padaku. Aku benar-benar kagum terhadap pengendalian diri yeoja satu ini. Tidak salah jika yeoja ini kuanggap sebagai rival terkuatku selain sebagai yeoja-chinguku. Dia selalu bisa mengimbangi permainanku.

“ Keurae, aku terima permintaanmu ajusshi. Dan seperti yang kukatakan padamu sejak awal, akan kubuat hari ini menjadi kencan yang akan selalu kau ingat Tuan Cho!”

*Kyuhyun Pov End*

 

*Heyna Pov*

“ Keurae, aku terima permintaanmu ajusshi. Dan seperti yang kukatakan padamu sejak awal, akan kubuat hari ini menjadi kencan yang akan selalu kau ingat Tuan Cho!” kuredam emosi dalam diriku yang sudah hampir meledak. Lihat saja setan, aku tidak akan tinggal diam dan terseret dalam permainanmu. Kau yang memulainya, maka bersiaplah menghadapiku nae rival!

“ Nah, sekarang kita lanjutkan kencan kita! Kau tau, semalaman aku begadang demi membuatkan bekal spesial untukmu, Kyuhyun-shi. Karena itu, kuharap kau dengan senang hati menghabiskan semua masakanku!” Kusungingkan senyum terevilku seraya membuka kotak bekal yang lumayan besar. “ Taraaaaaaaaaaaaaaaaa!!! Bekal spesial dariku untuk namja-chingu-ku yang paling tampan!” wajah namja yang semula tersenyum penuh kemenangan itu mendadak menjadi pucat saat melihat bekal yang kubuatkan untuknya.

“ Kenapa? Apa kau tidak suka, Tuan Cho?”

“ Apakah sayuran mentah ini yang kau sebut masakan, Hey-ya?” tanya namja setan itu dengan ekspressi jijik yang menghiasi wajahnya.

“ Ne, selain itu bukankah disitu juga ada kue mochi? Kau harus menghabiskannya, arasseo!”

“ Shireo, kau pikir aku ini kelinci nona muda? Aku hanya akan memakan mochinya!” kutampik tangan namja setan itu saat hendak mengambil bulatan kue mochi didepan kami.

“Andwae! Kau boleh memakan mochi ini setelah memakan semua sayuran yang kusiapkan khusus untukmu, Tuan muda!” Segera kuambil sebuah wortel sebesar botol air mineral dan sebuah brokoli seukuran telapak tanganku. Sambil menyungingkan senyum evil andalanku, kudekati namaja yang sekarang tampak waspada dengan perilaku-ku saat ini.

“Ya..ya..apa yang mau kaulakukan, nona muda?” Tanpa mengubris pertanyaannya, aku semakin merangkak mendekati namja itu. Kulambaikan kedua sayuran segar yang saat ini berada dalam genggaman kedua tanganku. Namja itu segera mundur kebelakang seiring tubuhku yang semakin mendekatinya. Jika kupikir, posisi kami saat ini sama seperti saat namja setan itu menyudutkanku dan merampas ciuman pertamaku 3 hari lalu. Rasakan pembalasanku, setan!

“ Wae? Kenapa kau menjauhiku? Bukankah kau sudah sepakat dengan persyaratanku? Pasal tiga, kau berjanji akan selalu memakan masakan yeoja-chingumu.” kuingkatkan namja didepanku  yang sekarang mengeram menyesali tidakannya. Jangan pernah berfikir aku akan menyodorkan lollipop untukmu tuan muda, aku baru tau kalau Kyuhyun sangat membenci sayuran saat kemarin aku mencari seluk-beluk tentang dirinya dari internet. Ini akibatnya karena kau sudah mempermainkanku.

“Kau bilang masakan, Hey-ya! Sayuran mentah seperti ini seharusnya tidak masuk dalam kategori itu.”

“ Siapa bilang aku tidak memasaknya? Semalaman aku merendam sayuran ini dalam air garam untuk menjaga warnanya agar tetap mengiurkan. Jadi setidaknya ada campur tanganku dalam proses penyajiannyakan? Bukankah sama saja dengan aku membuat suatu masakan?” balasku meyakinkan namja yang kini sudah siap akan melarikan diri dariku.

“ Oppa..manhi meogo!!” namja itu bergedik ngeri saat aku ber-aegyo sambil menyerigai evil. Detik berikutnya Cho Kyuhyun langsung berdiri dan berlari meninggalkanku.

“Yak!! Kau tidak bisa lari dariku, Tuan Cho!!” Aku segera berlari mengejarnya sambil melambai-lambaikan wortel dan brokoli, sedangkan Kyuhyun berlari sekuat tenaga menghindariku sambil membekap mulutnya dengan kedua tangannya. Tamatlah riwayatmu, Tuan Cho! Kondisi itu berlanjut selama kurang lebih 5 menit sampai akhirnya namja setan itu menghentikan larinya dan bertumpu pada kedua lututnya karena kehabisan nafas. Segera kudekati namja setan itu.

“ Bagaimana, kau sudah menyerah? Kau tak perlu berlebihan, Tuan Cho. Aku kan bukannya hendak meracunimu, sayuran itu sangat baik untuk tubuh kita.” Ucapku saat sudah berada tepat dibelakangnya. Tiba-tiba Kyuhyun membalikkan badanya dan merengkuhku kedalam pelukannya. Belum sempat aku membentaknya dan menendangnya, namja itu semakin memeluk erat tubuh kecilku seraya berbisik tepat ditelinga kananku.

“ Diamlah dan ikuti perintahku, nona muda! Aku rasa ada beberapa penguntit amatir sedang membuntuti dan mengawasi kita!” aku terdiam sambil mengernyit mendengar bisikan namja yang sekarang semakin erat memelukku.

“ Yak! Kau jangan mencari kesempatan dalam kesempitan, ajusshi mesum! Kau pikir aku akan percaya dengan trikmu? Kau tak bisa kabur dariku, setan!” desisiku seraya mendorong tubuh namja itu sekuat tenaga. Namun sial, namja ini terlalu kuat untuk ukuran kekuatanku.

“Yak!! Diamlah dan jangan memberontak, coba kau lihat baik-baik kearah danau. Disitu terlihat jelas pantulan sekelompok amatiran yang berdesakan dibelakang tebing dan mengawasi kita.” Segera kuikuti petunjuk namja yang masih memelukku dengan erat saat ini. Ternyata benar kami sedang dibuntuti oleh sekelompok orang. Tunggu, apakah mereka Elf? Omo!! Tamatlah riwayatku jika sampai mereka menangkap basah kami berdua. Omma ottoekeh??

“ Yak, Tuan Cho. Bagaimana ini, apa yang harus kita lakukan? Apakah mereka pengemarmu?”

“ Kau tenang saja, itu hanyalah beberapa Hyung-ku yang kurang kerjaan dan para yeoja-chingunya yang sok tau. Kurasa mereka ingin mengerjai kita. Terlalu cepat 100 tahun bagi mereka untuk menjatuhkanku!” bisik Kyuhyun seraya tertawa pelan. “Dengar, apa kau mau membiarkan mereka menganggu kita dan mengerjai kita, Hey-ya?” Lanjut Kyuhyun seraya melepas pelukannya dan menatapku. Serigai evil kini mulai menghiasi wajahnya yang beberapa menit lalu terlihat pucat. Aku terdiam sambil mempertimbangkan tawaran namja penghuni neraka itu.

“ Kau tau, mereka selalu mengunggulkan para yeoja-chingu mereka dan meremehkanmu. Apa kau mau kalah dengan mereka nona labil?” tuturnya meyakinkanku. Mwo? Mereka memandang remeh seorang Lee Heyna? Omo, ini tidak mungkin kubiarkan.

“ Jadi apa yang akan kita lakukan, Cho Kyuhyun?” tanyaku dengan pelan agar tidak terdengar oleh sekumpulan penguntit itu.

“ Kita giring saja mereka masuk sekalian dalam permainan kita, jagia! Bukankah kau sama saja denganku, kurasa jiwa evil dalam tubuhmu saat ini sudah tidak tahan untuk keluar.” Kurasa untuk saat ini perkataan namja didepanku memang benar. Bukan Lee Heyna namaku jika aku diam saja ada orang yang meremehkanku. Namun, bukan hanya karena itu saja. Tak akan kubiarkan kalian karena telah menganggu acara pembalasan dendamku.

“ Serahkan padaku, Tuan Cho!” jawabku seraya tersenyum evil dan melangkah meninggalkan Kyuhyun yang masih dalam posisinya dan mengangguk singkat padaku.

Kulangkahkan kakiku mendekati tempat persembunyian para penguntit tersebut. Dapat kudengar suara mereka yang tengah kebingungan saat menyadari keberadaanku yang semakin dekat. Aku berpura-pura tidak mendengar keributan mereka dan bersenandung kecil menuju tempat persembunyian mereka yang hanya tinggal beberapa langkah lagi.

“ Kyaaaaaaaa……!!!!!!! Kyuhyun Oppaaaaaaaaa……..!!!!!!” Aku berteriak kencang saat berada tepat didepan sekelompok penguntit yang tertangkap basah olehku saat ini. Dapat kudengar derap langkah kaki namja-chinguku berlari menujuku. “ Nu..nugu-ya?” gagapku kepada sekelompok penguntit didepanku yang kini terdiam sambil nyengir kaku seperti seorang anak kecil yang ketahuan berbohong.

“ Hey-ya! ada apa? Apa yang terjadi? Kenapa kau berteriak?” Seru Kyuhyun yang saat ini sudah berada tidak jauh dari tempatku berdiri. Namja itu kini segera mengimbangi permainanku dengan mengernyit dan memasang ekspresi terkejut saat melihat beberapa Hyung-nya bersama para yeoja-chingu mereka.

“Whoa, tak kusangka kita bisa bertemu disini? Benar-benar sangat kebetulan yang tidak disangka, bukankah begitu Ji-ah?” ucap namja yang ternyata Eunhyuk –oppa seraya melepas maskernya dan merangkul bahu yeoja disampingnya yang kini melambaikan tangan kanannya kepada kami.

“ Anyoeng, Kyu! Dan pasti Heyna-kan?” sambung yeoja yang kurasa adalah kekasih sang dancing machine Super Junior itu.

“ Yak, kenapa kalian bisa kemari? Kalian pasti membuntuti kami kan?!” ucap Kyuhyun seraya melipat kedua tangannya dan menatap tajam sekumpulan manusia didepan kami.

“ Yak! Kau jangan seenaknya menuduh kami, Kyu! Hari ini memang kami berencana pergi ke bukit ini untuk kencan bersama-sama. Mana kami tau kalau kau ternyata disini.” Tutur Yesung-oppa yang diikuti dengan anggukan dari Eunhyuk-oppa dan yeoja-chingunya. Sedangkan Ryewook-oppa dan kedua yeoja lainnya hanya tersenyum kecut.

“ Oppa, sudahlah. Kurasa ucapan mereka memang benar, dan lagi bukankah akan terasa lebih menyenangkan jika kita piknik bersama?” ucapku seraya tersenyum kearah mereka. “Anyoeng, Heyna imnida! Senang berkenalan dengan kalian.” Kubunggkukan badanku dan memperkebnalkan diriku pada para yeoja-chingu member Suju tersebut.

“ Anyoeng, Heyna!” balas mereka bersama seraya melambaikan tangan padaku.

“ Ne, kajja! Lebih baik kalian bergabung dengan kami. Baru saja kami akan memakan bekal, kurasa aku membawa cukup banyak makanan.” Aku melangkah mendahului mereka. Kurasakan Kyuhyun mulai mensejajarkan langkah disampingku. Kulirik namja yang kini juga tengah melirikku sambil tersenyum evil, dan tentu saja akupun membalas senyumannya dengan senyum evilku pula. Untuk kali ini kurasa pertama kalinya kami berdiri dalam perahu yang sama dan saling bekerja sama. It’s show time!

Aku mempersilahkan mereka duduk saat kami sampai ditempat yang sebelumnya telah kutata untuk menyiksa Cho Kyuhyun. Segera kupungut kertas perjanjian yang tergeletak disamping bekal makan siang yang kubawa dan memasukannya dalam saku jaketku. Gawat jika mereka sampai mengetahuinya.

“Whoa…apakah yeoja-chingumu ingin mengubahmu menjadi biksu, Kyu?” tanya Eunhyuk-oppa saat melihat sajian bekal makan siang yang kupersiapkan.

“Cih, seperti yang kau lihat.” Balas Kyuhyun dengan ketus. Namja ini memang pandai mengimbangi permainanku. Aktingnya sangat natural dan kurasa mereka tidak akan menyadari rencana evil kami.

“ Aku hanya ingin kau sehat dengan memakan sayuran ini, Oppa!” ucapku sambil memamerkan puppy-eyesku kearah Kyuhyun yang hanya mendengus dan menoel jidatku dengan telunjuknya.

“Omo! Oppa, kau tidak sopan sekali memperlakukan Heyna seperti itu!” yeoja disamping Yesung-hyung tersebut memandang Kyuhyun dengan tatapan mencela karena kelakuan namja setan ini barusan kepadaku.

“ Kau tidak perlu khawatir…”

“ Heera-imnida” potong yeoja-chingu Yesung oppa tersebut seraya tersenyum ke arahku.

“ Kau tidak usah khawatir Heera-eonnie. Hal seperti ini biasa diantara kami.” Lanjutku seraya tersenyum manis kearahnya. “ Mari silahkan cicipi kue mochi ini. Kalian tau, aku semalaman membuatnya untuk kuberikan pada namja evil itu!” sambungku seraya mengerling kearah namja yang masih berpura-pura ketus saat ini.

 “ Yak! Oppa kau tidak sopan sekali, tamu itu adalah raja! Jadi biarkan mereka dulu mencicipinya!” Kutepis tangan Kyuhyun yang hendak mencomot kue mochi buatanku tersebut.

“ Whoa, sejak kapan kau jadi penurut seperti ini Kyuhyun-ah?” seru Ryewook-oppa dengan ekspressi heran yang berlebihan. Kurasa namja setan ini benar-benar dongsaeng yang kurang ajar selama ini. Lihat saja, para Hyung-nya sampai heran dengan kelakuannya yang menuruti kata-kataku.

“ Cih, diamlah dan segera cicipi kue buatan yeoja-chinguku ini. Aku juga sudah lapar!” jawab Kyuhyun dengan ketusnya. Beberapa detik kemudian, mereka segera mengambil kue mochi yang kusuguhkan.

 

“ Haaahhahhhhhhhhh…….!!!!!! Haaaaaaaahhhhhhhh………!!!” serentak berteriak karena kepedasan setelah mengigit kue nochi buatanku.

“ Huahhhh….!!apa yang kau masukan dalam mochi ini Lee-Heyna?” ucap Eunhyuk-oppa sambil mengipasi lidahnya yang terbakar. Kulihat Kyuhyun terkejut dengan pemandangan yang ada didepannya saat ini. Kurasa namja itu pasti amat bersyukur saat ini karena belum jadi memakan mochi buatanku.

“ Aigooooo…kurasa aku salah memasukan selai dan malah memasukkan wasabi kedalam mochi ini. Oppa ottoekeh?” ucapku dengan pura-pura khawatir kearah Kyuhyun yang kini menahan tawannya yang hampir meledak. “ Oppa, cepat bantu aku menuangkan Jus pada mereka!” Perintahku pada Kyuhyun yang segera dia kerjakan sambil menundukkan kepalanya karena kini pipinya mengembung menahan tawanya yang sudah tidak bisa dibendung lagi. Segera kusodorkan jus pada sekelompok manusia yang kini tengah megap-megap karena kepedasan.

 

“ Bbbbbbbrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr…..!!!!!!Hoekkkkkkkkkk….”serentak mereka menyemburkan jus yang mereka teguk. Dengan wajah geram bercampur pucat mereka menatap kami dengan tatapa mematikan. “ Yak!! Apa kau membuat jus ini dengan air laut?!” seru Yesung-oppa dtengah-tengah kegiatannya memuntahkan minuman yang beberapa saat lalu ia teguk dengan semangat.

“ Aigooooooo….kurasa aku juga salah mengenali garam sebagai gula, kurasa aku sudah sangat mengantuk kemarin malam. Bagaimana ini oppa?” balasku masih dengan ekspressi khawatir kearah Kyuhyun yang segera tertawa terbahak-bahak akhirnya karena sudah tidak kuat menahannya.

“ Yak!! Kalian pasti sengaja kan!” Ucap Jia-eonni dengan wajah yang kini merah padam karena kepedasan.

“ Hahahahahahahahhaahhhahhahhhahahhahahahaahahahha…!!!!!!!!!!!!!!!!Aku dan Kyuhyun serempak tertawa terbahak-bahak.

“ Yak!!awas kalian berdua! Cepat berikan kami air sebelum darah kalian yang akan kuminum!” omel Eunhyuk-oppa dengan geram.

“Mian, oppa! Aku tidak membawa air sedikitpun!” jawabku masih dengan tersenyum geli memandang tingkah mereka yang kebingungan karena keasinan dan kepedasan.

“ Hyung, bukankan disana ada danau? Akan lebih cepat jika kalian berlari kesana dan menceburkan diri untuk menghilangkan efek pedas dan asin itu!” timpal Kyuhyun yang masih memeganggi perutnya karena kesakitan akibat tertawa. Segera mereka berlari kearah danau tanpa berfikir panjang. Melihat hal tersebut sontak aku dan Kyuhyun kembali tertawa terbahak-bahak.

*Heyna Pov End*

 

* Author Pov*

Kedua pasangan evil itu kini masih tertawa terbahak-bahak menyaksikan kepergian korban ke-evilan mereka. Namun, tiba-tiba tawa tersebut berhenti seketika dan berganti dengan senyuman lembut yang menghiasi wajah mereka saat kedua pasang mata itu bertemu. Saat ini pertama kalinya mereka membagi senyum lembut mereka secara bersamaan dan mengesampingkan gengsi mereka. Dalam benak keduanya saat ini bergejolak suatu rasa yang tidak bisa mereka ekspresikan dengan kata. Rasa yang mungkin hanya bisa mereka ketahui namanya dengan bertanya pada hati nurani mereka. Heyna segera menegadahkan wajahnya kearah langit biru yang membentang diatas mereka.

“Lucu sekali, padahal sebelumnya aku berencana mencekokimu dengan masakan buatanku untuk membalas perlakuanmu yang kurang ajar.” Ucap Heyna sambil tersenyum memandangi hamparan langit biru diatasnya.

“Cih, kurasa Tuhan tidak merestui rencana balas dendammu, Hey-ya! Bukankah sudah kukatakan padamu? Kita ini memang ditakdirkan bertemu, sekeras apapun kau menghindariku pada akhirnya pasti aku kan menemukannmu.” Balas Kyuhyun seraya mengikuti memandangi hamparan langit biru.

“ Cih! Jangan mengambil keputusan seenakmu, Tuan Cho. Kau kira kau ini siapa, seenaknya memutuskan takdir seseorang!” balas Heyna yang kini bangkit dan melangkah menuju hamparan bunga matahari. Kyuhyun segera bangkit dan memetik sekuntum bunga matahari kemudian mengikuti yeoja yang kini semakin masuk kedalam lingkaran bunga matahari. Setelah mensejajarkan langkahnya, namja itu tiba-tiba mengenggam tangan yeoja yang melangkah disampingnya. Heyna terkejut dan segera memandang wajah namja yang kini tersenyum lembut seraya menyodorkan sekuntum bunga matahari kepadanya.

“ Hey-ya, untuk kali ini aku tidak ingin berbohong dan kumohon dengarkanlah kata-kataku. Kau tau, bukit ini adalah tempat rahasiaku. Dulu aku pernah berangan jika aku mempunyai yeoja-chingu maka aku akan membawanya kemari. Tempat ini adalah tempat spesial bagiku, seperti halnya dirimu. Bagiku kau adalah seseorang yang spesial dalam hidupku saat ini. Aku tidak menjadikanmu kekasih karena ingin mempermainkanmu.” Rangkaian kata yang keluar dari mulut Kyuhyun tersebut sukses membuat yeoja didepannya terdiam.

“ Bagimu, mungkin ucapanku ini terdengar aneh. Tapi, seperti itulah yang kurasakan saat pertama kali aku mengenalmu. Bagiku kau adalah jawaban dari penantianku selama ini. Jadi kumohon mulai saat ini berusahalah untuk selalu memandanggku seorang. Seperti bunga matahari yang selalu mekar kearah cahaya matahari.“

Heyna masih terdiam meresapi ucapan dari namja didepannya dengan posisi masih menyodorkan sekuntum bunga matahari kepadanya. Dalam benak gadis itu bergejolak berbagai statement yang membuatnya ragu. Setengah hatinya berkata bahwa ucapan namja ini pasti hanyalah kebohongan semata mengingat 3 hari yang lalu namja tersebut sukses membuatnya tertipu dengan kata-kata manisnya. Namun, setengah hatinya mempercayai pengakuan tersebut. Entah mengapa, jantung Heyna berdebar-debar saat Kyuhyun memandang lembut kearahnya.

“ Kau, apa yang kau sukai dariku? Bukankah sebelumnya kau bilang aku ini tidak ada apa-apanya dibandingkan para idol star yang kau kenal. Lantas mengapa kau memilihku?” gumam Heyna pada akhirnya setelah cukup lama terdiam. Mendengar pertanyaan gadis didepanya tersebut membuat namja bernama Cho Kyuhyun itu tersenyum lembut seraya mengeratkan gengaman tangannya pada telapak tangan yeoja-chingunya.

“Kau memang berbeda dari semua gadis yang pernah kutemui. Kau tidak suka bersolek seperti gadis pada umumnya, kau tidak suka memperlihatkan kelemahanmu didepan laki-laki, kau selalu berkata apa adanya bahkan terkesan kurang ajar. Tapi…anehnya hanya kau satu-satunya gadis yang membuatku selalu ingin berada didekatmu. Apakah alasan itu sudah cukup meyakinkanmu, Hey-ya?” jawab Kyuhyun. Heyna kembali terdiam dan tengelam dalam fikiranya, ia merasa bimbang dan ragu dengan keputusan yang harus diambilnya. Apakah ia harus percaya pada namja didepanya itu, bagaimana jika namja itu sekali lagi hanya ingin mempermainkannya. “Apa yang harus kulakukan?” tanyanya dalam hati. Heyna kembali mendongak dan memandang wajah namja yang kini masih tersenyum lembut menanti jawabanya. “ Siapa kau ini seenaknya masuk dalam kehidupanku? Selalu mempermainkanku dan mengintimidasiku. Apa sebenarnya motifmu? Bahkan kita belum saling mengenal secara dekat. Tapi…kenapa hatiku berdebar setiap kau menatapku dengan lembut.” Kembali Heyna bertanya dalam hatinya. Namun seberapapun kerasnya ia berfikir, ia tidak bisa menemukan apa yang sebenarnaya ia inginkan. Dan entah mengapa, disaat ia tidak bisa mengambil keputusan apapun. Ia akan segera memandang kembali wajah namja didepanya yang tersenyum lembut padanya dan saat itulah Heyna merasa tentram dan nyaman. Ia merasa senyuman itu seakan bisa memberikannya kekuatan dalam menjalani kehidupannya.

Yeoja itu mengambil sekuntum bunga matahari yang yang sedari tadi disodorkan padanya.  Kedua pasangan itu saling memandang dan tersenyum lembut satu sama lain untuk kedua kalinya. Mereka tidak memerlukan kata-kata kiasan untuk mengungkapkan perasaan mereka saat ini satu sama lain. Mereka tidak memerlukan adegan seperti drama percintaan untuk menunjukan perasaan mereka. Hanya dengan tatapan dan senyuman lembut itu sudah menjawab perasaan mereka masing-masing.

 

“ Yak!! Cho Kyuhyun! Lee Heyna!! Jangan berfikir kalian bisa lari dari kami!” Teriakan dari Eunhyuk seketika itu pula mengembalikan kesadaran kedua pasangan evil tersebut.”

“ Oppa eonnie, mian! Aku tidak ada hubungannya dengan semua itu. Semua itu rencana namja setan ini!” teriak Heyna berusaha membersihkan namanya dari tuduhan.

“ Yak!! Apa kau bilang nona labil! Bukankah kau yang membuat makanan itu? Kenapa bawa-bawa aku segala!”

“ Berhenti menyalahkan! Hari ini kalian berdua harus merasakan akibatnya! Tamatlah riwayatmu Cho Kyuhyun, Lee Heyna!!” Desis Eunhyuk sambil melambaikan dua buah kue mochi dalam gengamannya kearah pasangan evil yang kini bersiap-siap kabur menyelamatkan diri.

“Ommmaaaaaaaaaa…….!!!!!!!” Teriak Heyna dan Kyuhyun serentak seraya berlari kabur menyelamatkan diri mereka dari amukan massa.

“ Yak!! Berhenti! Kalian tidak akan bisa kabur dari kami!!”

 

TBC.

 

Bagaimana readers? Cukup puaskah dengan chapter kali ini? Apakah terlalu panjang?geje?aneh?norak? hehehehehe…sumpah waktu bikin ni part kondisi author baru labil bin stress karena pekerjaan yang menumpuk. Tapi author harap, kalian masih akan tetap setia membaca karya ancur ini. Next part author janji bakal bikin lebih rame lagi dan lebih ancur lagi #plak

Okay, buat Kyuheyna lovers jangan lupa RCL yach. Don’t be silent reader, please!

Kamsahamnida # bow^^

 

 

 

 

 

Advertisements

43 thoughts on “(My Perfect Girlfriend Or My Perfect Rival?) ( Part 5 ) A (Good) Day??

  1. huwawawa,, kerenn chingu..
    Lanjut part selanjutnya..
    Jgn klamaan ya chingu..
    Ffnya lucu, gokil dan kereenn..

    Dan aku adalah reader baru disini..
    Salam kenal ya.:)

  2. parah dah ai heyna -.-
    ckckck sempat2 ny romantis2an d hamparan bunga matahari,, cuit cuit,, author sarap bin stress ny tingkat tinggi *plaaak
    dimutilasi

  3. Ngga terlalu panjang kok, enak bacanya malahan. Satu kejadian disatuin jadi feelnya dapet hehe, dan ga norakk koo keren^^
    Cuman anehnya, kalau gasalah pernah baca tanggalnya Desember 2011, tapi tadi 2012, jadi agak membingungkan.
    Keep writing^^

  4. panjang tp nggak bkin bosen
    bkin penasaran di tiap barisnya jadi bcanya nggak loncat loncat krna nggak ngebosenin
    nice ff 🙂

  5. kyu selamat dari bahaya,.
    eunhyuk,ryeowook n yesung beserta yeojachingu nya jadi korban. kasihan,. 😀
    duo evil beraksi,

  6. duo evil beraksiiiii…aarrgghhh..kabooooorrrrrr..
    rasakan tuh oppadeul..eonnideul..habis klian mganggu kencankuuuu…lho???

  7. slm knl author….

    cerita x TOP BGT bgt… ngakak baca x… ga bosan..
    n cerita x ga pasaran jd bkn seru baca tiap barisx. .

    jail x dpt.. romans x jd kna bgt ..

    terus semngt author bkn cerita yg g pasaran

  8. ahh, coba kyuhyun yang kena pasti lebih seru lagi wkwkwk . Tp ini sweet bget baru kali ini kyuhyun sikapnye so sweet begini kkk~

  9. makanan yg awal ny untuk blas dendam k kyuhyun mlah kenal hyung2 and yeojachingu nya ngakak …. jahahhahahahaa
    Hahahahhahaah
    perjanjian ny lucu jg
    gg kbyang tingkah laku ny kyuhyun bgtu senang mw ngedat sma heyna.

  10. itu kira-kira siapa ya ayahnya heyna??? jadi penasaran…
    duo evil banget sih merekaa hahahahahhaaaa.. lucuu.. jadi penasaran kedepannya gimanaa. bakal ada konflik yg rumit apa enggaaa

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s