(My Perfect Girlfriend Or My Perfect Rival?) ( Part 4 ) The Answer

Image

Title                             : (My Perfect Girlfriend Or My Perfect Rival?)

( Part 4 ) The Answer

Author                         : Sazshi

Main Cast                    : Cho Kyuhyun

: Lee Heyna

Another Cast               : All member Suju Lainnya

Genre                          : Romance, Comedy and Family

Rating                         : All Ages

Leght                           : Continue

Catatan Author           :

Anyeong chingu!!!!

Setelah menunggu lama, akhirnya author bisa menyelesaikan part ke-4 juga^^

Gomawo buat para readers yang sudah me-support author dan bersabar menunggu part ke-4 ini.

Mulai Part ini, uri oppa-oppa Suju mulai meramaikan kisah KyuHeyna^^

Nah, jadi bisa bayangin sendirikan bagaimana kisah ini kedepannya akan berlanjut? Yang jelas gak jauh-jauh dari kata konyol n hancur dah hehehehe.

And one more time,ini ff murni karangan author, so please Don’t Be Plagiat!! And Don’t copy paste.

And now Check this out, Happy reading chingu^^

“Kebuntuan bukanlah akhir dari segalanya, setidaknya kebuntuan memberikan kita ruang untuk kembali berfikir dan tidak mengulang kesalahan. Sama halnya dengan suatu penantian, penantian memberikanmu ruang untuk berusaha dan bersabar hingga akhirnya kau meraih apa yang kau nantikan.”

 

Author pov

 

#Flashback on# ( September 25th 2011)


“Kyuhyun-ah, kau benar-benar tidak mau ikut bersama kami?tanya seorang namja manis bernama Lee Sungmin .Dengan tatapan mengasihani, namja itu berjalan kearah couple-nya itu dan duduk disampingnya. Hari ini seluruh member Super Junior diberi kesempatan berlibur sebagai hadiah dari kesuksesan comeback 5jib mereka, hal yang sangat langka mereka miliki ditengah-tengah kesibukan mereka yang sangat padat. Para member berencana pergi kepantai bersama pasangan mereka masing-masing. Ya, mereka pada dasarnya bukanlah namja single  seperti yang selama ini diketahui publik. Pada dasarnya mereka adalah manusia normal seperti manusia lainnya. Mereka tidak mungkin bisa bertahan hidup tanpa cinta dan kasih sayang dari lawan jenis. Jadi sebenarnya semua member Super Junior minus Kyuhyun dan Donghae mempunyai yeoja-chingu. Bukanlah hal mudah bagi para member Super Junior untuk menjalani kisah asmara mereka agar tetap tidak diketahui oleh siapapun, bahkan termasuk manajemen mereka sendiri. Seperti yang selama ini diketahui, S-Ment sangat menentang keras para artisnya  menjalin hubungan asmara selama dalam masa kontrak. Karena itu mereka selalu bersama-sama menjaga rahasia ini dengan hati-hati bahkan dengan keluarga mereka masing-masing-pun mereka merahasiakannya.

 

“Berapa kali aku harus bilang padamu ming? Aku tidak ikut, tenanglah aku akan baik-baik saja selama istri tercintaku ini menemaniku.” Jawab namja bernama Cho Kyuhyun itu tanpa memandang lawan bicaranya dan tetap serius menekuni game PSP yang sedang ia mainkan.

“ Ayolah, tidak ada ruginya kok kau ikut. Setidaknya kau bisa bersantai dan menghirup udara segar, kau juga bisa bermain bersama kami.” Ucap Sungmin berusaha meyakinkan magnae dari Super Junior itu. Namun, sepertinya usahanya sia-sia. Kyuhyun tetap kukuh pada pendiriannya dan tidak menghiraukan sama sekali keberadaan couplenya tersebut.

 

“ Yak, Kyuhyun-ah bisakah kau memandang lawan bicaramu saat kau sedang berbicara?” Omel Sungmin pada akhirnya karena merasa kesal pada kelakuan couple-nya yang tidak bergeming sama sekali dari layar PSP miliknya.

 

“ Sudahlah, kalian berangkat saja sana. Aku sedang dalam usaha menyelesaikan level paling sulit dalam game ini.” Jawab Kyuhyun sekenanya. Sungmin rasa cara apapun sudah tidak akan mempan jika si-maniak game itu sudah hanyut ke dunia lain bersama istri tercintanya.

 

“ Sudahlah Hyung, biarkan saja dia! Toh jika dia ikutpun, aku takut dia hanya akan merecoki kita saja. Aku tidak mau kencan romantisku bersama Jia nanti terganggu oleh ulah evilnya!” Ucap sang dancing machine Eunhyuk, seraya menutup pintu kamarnya dan ikut duduk bersama Kyuhyun dan Sungmin.

 

“ Kau ingat kan apa yang sudah setan ini lakukan. Karena ulah evilnya, aku dan Jia hampir saja mati kepedasan. Setan itu sudah memasukan 1 bungkus penuh wasabi ke dalam masakan Jia dengan alibi ingin membantu Jia memasak.” Gumam Eunhyuk mengingatkan kejadian 1 bulan lalu saat Jia datang ke dorm 11 demi membutkan makanan spesial untuk namja-chingunya. Mendengar hal tersebut, Kyuhyun dengan cepat mem-pause game PSP nya dan nyengir evil kearah kedua Hyungnya seraya bangit dan berjalan ke dapur.

 

“ Itu balasan karena kau dan Miss gossip-mu sudah mengolok-olokku. Siapa suruh kalian menganggu setan sepertiku.” Balas Kyuhyun sambil membuka pintu  lemari es dan mengambil sebotol juice.

 

“ Aku bukannya mengolok-olokmu Kyuhyun-ah, itu semua adalah fakta. Fakta bahwa kau ini memang cemburu dan iri kan karena kami semua mempunyai yeoja-chingu sedangkan kau tidak?” Sanggahan Eunhyuk tersebut sontak menghentikan gerakan tangan Kyuhyun yang hendak meneguk juice.

 

“ Yak, kapan dan dimana aku bilang kalau aku cemburu pada kalian hah? Dasar monyet gunung! Dan lagi bukan aku saja yang masih single, si-ikan Makpo juga menyandang gelar sama denganku.” Cibir kyuhyun dan kemudian melanjutkan kegiatannya meneguk juice yang sempat tertunda.

 

“ Tapi Hae tidak pernah berulah konyol sepertimu. Dan lagi, dia dekat dengan Yoona walaupun status hubungan mereka tidak jelas. Kau hanya tidak menyadari sikap konyolmu saja saat melihat kami sedang bersama para yeoja-chingu. Kau selalu berusaha menganggu acara kami dengan ulah evilmu itu, apa namanya kalau bukan iri?” Balas Eunhyuk tak mau kalah.

 

“Siapa suruh yeoja-chingu kalian selalu mengoceh dan menasehatiku untuk begini dan begitu agar segera mempunyai yeoja-chingu dengan gaya sok tahu. Apa mereka pikir hal itu semudah membalikkan tangan. Walaupun sebenarnya aku yakin akan banyak yeoja yang mengantri ingin menjadi pacarku, bahkan dikalangan para idol sekalipun. Kalian tau sendiri pesonaku ini tidak ada tandingannya.” Tutur Kyuhyun sambil nyengir evil kepada kedua Hyungnya yang hanya melongo mendengar deklamasi narsis dari magnae mereka.

 

“ Kalian tau, mencari yeoja-chingu haruslah se-selektif mungkin. Karena bagiku, mencari yeoja-chingu sama halnya dengan mencari seorang calon istri. Aku ingin memiliki satu dan itu untuk seterusnya. Aku paling malas harus memiliki hubungan yang tidak jelas dengan seorang wanita, apalagi mengingat figure kita sebagai idol. Akan menjadi kesalahan fatal jika kita salah memilih seorang yeoja-chingu. Dan yang terpenting, aku tidak mau kembali mengulang suatu kesalahan.” Tutur Kyuhyun seraya memungut PSP-nya dan kembali asyik memainkanya. Tanpa ia sadari, rangkaian kata yang keluar dari mulutnya tadi sukses membuat mulut kedua Hyungnya menganga lebar karena takjub dengan pemikirannya. Mereka tidak menyangka jika seorang setan sepertinya bisa memiliki pemikiran dewasa. Selama ini mereka hanya tahu jika magnae mereka itu hanyalah seorang maniak game dan setan usil yang kurang ajarnya tidak ketulungan.

 

“Jadi, kau ingin mencari yeoja-chingu seperti apa Kyuhyun-ah?” Tanya Ryewook yang keluar dari kamarnya di ikuti Yesung dan sekarang ikut bergabung. Sedari tadi mereka mendengarkan ocehan ketiga member Super Junior tersebut dari dalam kamar.

 

“ Apa yang sedang kalian lakukan? Apakah kalian sudah siap berangkat?” Dengan wajah sumringah, Sang Leeder grup masuk menghampiri mereka yang kemudian disusul oleh member Super Junior lainnya yang tinggal di dorm 12, minus Donghae yang memang saat ini sedang pulang ke Makpo untuk mengunjungi makam ayahnya.

 

“ Ne, Hyung.” Jawab Ryewook singkat yang kemudian kembali memasang wajah antusias kearah Kyuhyun.

 

“ Jadi, Yeoja seperti apa yang kau mau Kyuhyun-ah?” Lanjut Ryewook kembali. Seperti seorang kepala suku, Kyuhyun duduk dipusat seluruh member Suju yang menanti jawabanya dengan antusias. Selama ini Kyuhyun tidak pernah berbagi pemikirannya jika hal tersebut menyangkut seorang yeoja. Jadi sudah sewajarnya jika para member Suju penasaran dengan kriteria yeoja idamannya. Karena merasa terdesak, akhirnya Kyuhyun mem-pause gamenya dan kemudian memegang dagunya seraya berfikir.

 

“Ehm…yeoja itu haruslah sempurna, paling tidak ia sempurna dimataku. Dia haruslah yeoja yang berotak, bukan yeoja yang hanya tau bergosip dan merengek. Dia harus mandiri, kuat dan tidak manja. Kemudian, ia juga harus bisa bermain game. Jadi saat berkencan aku bisa mangajaknya tanding game bersamaku, pasti seru jika bisa bermain game bersama pacarmu. Dan yang terpenting ia harus memiliki senyuman yang dapat membuatku merasa tentram saat melihatnya.”

 

“ Bagaimana, bukankah semua hal itu sempurna?” Ucap Kyuhyun mengakhiri jawabannya sambil mengangguk-angukkan kepalanya dengan angkuh. Para member yang sedari tadi antusias mendengarkanya serempak mengelengkan kepala mereka. Bagi mereka, keinginan Kyuhyun tersebut sangatlah mustahil mengingat yeoja tersebut harus pandai bermain game pula.

 

“ Itu mustahil Kyuhyun-ah, standarmu itu terlalu tinggi. Bisa-bisa kau jadi perjaka tua nantinya jika menunggu yeoja seperti itu. Merengek ataupun manja itu sudah sifat dasar dari seorang yeoja. Mereka melakukannya karena ingin mencari perhatian kita.” Sahut Shindong yang diikuti dengan anggukan member lainnya kecuali Kyuhyun tentunya.

 

“ Dan lagi, mencari seorang yeoja yang maniak game sejenismu itu perbandinganya 1 banding 10.000 kurasa. Seorang yeoja normal tentulah lebih suka jalan-jalan bersama teman ataupun berkutat didapur mencoba resep baru seperti Heera-ku, daripada menghabiskan waktunya menekuni PSP untuk menaikkan level gamenya.” Sambung Yesung sembari menyombongkan kemampuan yeoja-chingunya yang memang ahli dalam memasak.

 

“ Terserah kalian saja, itu adalah kriteria yeoja idamanku, walaupun perbandingannya 1 diantara 10.000, yeoja seperti itu tetap ada kan?Jadi kalian lihat saja, aku akan segera menemukannya dan membawanya pada kalian. Dan pada saat itu kalian harus mempersiapkan mental yeoja-chingu kalian karena kalah telak dengannya.” Ucap Kyuhyun dengan sengit karena semua Hyungnya meremehkannya.

 

“ Hahahhahhaahahahahahahahaha….baiklah kutunggu janjimu itu Kyu. Kajja, kita berangkat saja sekarang” Ucap Eunhyuk seraya bangkit dari sofa dan berjalan kearah pintu keluar.

 

“ Tapi bagaimanapun juga, Jia-ku tetap takkan terkalahkan. Dialah yeoja tercerdik diantara para yeoja-chingu member kita. Kita lihat saja nanti.” Lanjut Eunhyuk sambil menengok kearah Kyuhyun dan mengedipkan sebelah matanya, yang ditanggapi dengan dengusan dari Kyuhyun.

 

“ Baiklah Kyuhyun-ah, selamat menanti yeoja idamanmu itu. Kau hati-hatilah didorm sendirian.” Ucap Sungmin sambil menepuk bahu Kyuhyun dan mengikuti jejak Eunhyuk kearah pintu keluar.

 

“ Jangan membuat dorm kita  berantakan Kyu!” Sambung Ryewook mengingatkan.

 

“ Ne, ne, ne, sudahlah cepat berangkat sana! Kalian ini menganngu waktuku menyapa istri tercintaku saja!”

 

Setelah kepergian para hyungnya, Kyuhyun kembali tenggelam dalam permainan PSP-nya. Namun pekirannya sepenuhnya tidak berada dalam game yang sedang ia mainkan. “Aish, sial! kenapa aku bisa kalah dalam level ini! Hah menyebalakan!!.” Teriak Kyuhyun kencang sembari mengaruk kepalanya. Keadaan dorm yang sepi seolah semakin membuat suasana hatinya memburuk. “Cih, tunggu saja tanggal mainnya, evil sepertiku tidak mudah untuk dikalahkan hyung.”Gumam Kyuhyun seraya bangkit dari sofa.

“ Lebih baik aku jalan-jalan keluar saja.” Ucap namja yang bertubuh tinggi itu sambil berjalan menuju kamarnya. Setelah memastikan penyamarannya sempurna, namja tersebut berjalan keluar dengan langkah gontai. Selama mengendari audy hitam kesayangannya, pikirannya tidak pernah lepas dari kata-kata para hyungnya.  Yeoja idamannya kemungkinan hanya ada 1 diantara 10.000. “ Hagh…….” Helaan nafas namja tersebut terlihat begitu berat. Selama ini ia memang iri dengan para Hyungnya yang memiliki pasangan. Kyuhyun merasa iri jika harus melihat bagaimana para yeoja-chingu Hyungnya mengumbar perhatian mereka, Kyuhyun iri saat harus melihat para yeoja-chingu Hyungnya selalu menyempatkan diri untuk datang ke dorm dan membuatkan makanan untuk mereka. Terlebih dari itu semua, Kyuhyun merasa iri karena sampai sekarang ia tidak memiliki yeoja-chingu setelah putus dari mantan yeoja-chingunya semasa SMA.

 

“ Berburu CD game mungkin dapat membuat suasana hatiku lebih baik.” Gumam namja itu dan mulai memasuki pelataran parkir sebuah toko game langganannya. “Its hunting time.” Ucap Kyuhyun seraya memasuki pintu toko. Hampir 1 jam lamanya namja tersebut hanyut dalam kegiatannya berburu CD game, hingga ia sadar ada beberapa sosok remaja yang memandangnya dengan tatapan curiga sambil berbisik-bisik. Kyuhyun segera melangkah menuju cashier dan membayar seluruh CD yang ia beli. Namja tersebut tak mau mengambil resiko ketahuan oleh para nitizen dan dikejar para fans yang mengenalinya. Segera Kyuhyun melesat pergi dari toko game tersebut. Sejenak ia hendak berjalan menuju kearah mobilnya, namun kemuadian niat itu ia urungkan dan memutuskan untuk berjalan-jalan sebentar dikawasan daerah tersebut. Kyuhyun membiarkan kakinya melangkah tanpa arah. Namja itu merasa jenuh hingga tanpa ia sadari ia sampai disebuah gang buntu. Ia merasa aneh, mengapa didaerah perumahan kota seperti ini terdapat gang buntu.

 

“Hmmm…..buntu ya…?” gumam namja itu sambil bersandar ditembok dan menegadahkan wajahnya. Tiba-tiba namja tersebut teringat oleh nasihat yang pernah ia dengar dari eommanya. “Kebuntuan bukanlah akhir dari segalanya, setidaknya kebuntuan memberikan kita ruang untuk kembali berfikir dan tidak mengulang kesalahan. Sama halnya dengan suatu penantian, penantian memberikanmu ruang untuk berusaha dan bersabar hingga akhirnya kau meraih apa yang kau nantikan.” Gumam Kyuhyun sambil tersenyum simpul memandang hamparan langit biru. “Walaupun mungkin keinginanku itu hanya ada 1 diantara 10.000, gadis seperti itu tetap ada kan? Aku pasti akan mendapatkannya hyung, aku yakin itu.” Lanjutnya seraya berjalan meninggalkan gang buntu tersebut dengan suasana hati yang lebih baik.

 

# Flasback end #

 

 

December 4th 2011.

 

Kyuhyun Pov

 

“ Sudah,hentikan omelanmu Heyna-ya, kita tidak punya cukup banyak waktu lagi.” Ucapku seraya menyeretnya mengikutiku keluar dari gang buntu tersebut.

“ Yak!!!Lepaskan tanganku Tuan Cho, mau kau bawa kemana aku? “ Teriak gadis itu sambil berusaha melepaskan tangannya dari gengamanku.

“ Tentu saja ke kencan pertama kita NAE YEOJA-CHINGU!!”  Teriakku yang sukses membuatnya semakin meronta berusaha melepaskan diri. “Yak!! Aku tidak mau, lepaskan aku setan. Kubilang aku mempunyai syarat, jadi jangan seenaknya memaksaku selama aku belum mengeluarkan persyaratanku!” omel yeojaku itu dengan suara keras. Spontan hal itu membuat perhatian beberapa pejalan kaki yang berada tidak jauh dari posisi kami. Segera kuhentikan langkahku dan berbalik menghadap yeoja galak itu.

“ Yak!! Bisakah kau tidak berteriak? Apa kau tidak tau kita sedang berada ditempat umum Lee Heyna? “ ucapku pelan sambil memberikan death glare kepadanya. “ Dan lagi, apa kau tidak tau seberapa tenarnya aku? Bagaimana jika sampai ada fans yang mengenaliku? Kau mau besok wajah kita berdua muncul diseluruh surat kabar korea? Dengan judul Idol star tampan Cho Kyuhyun tertangkap basah sedang berkencan dengan yeoja biasa yang tak menarik sama sekali?” lanjutku kemudian yang langsung dibalas dengan pukulan keras yang mendarat tepat dikepalaku. “ Yak!! Apa yang kau lakukan?”ucapku setengah marah pada yeoja yang kini hanya diam sambil melotot marah kepadaku.

“ Cepat minta maaf padaku!!Bisakah kau terus-terusan tidak menghinaku? Apakah kau ini benar-benar seorang namja? Memperlakukan yeoja dengan baik saja kau tidak bisa. Kau ini benar-benar sangat menyebalkan!” Marah yeoja tersebut padaku. Sejenak aku terdiam dan berfikir, apakah kelakuannku memang sudah keterlaluan dan membuatnya mencapai batas kesabarannya.  “ Sudahlah, terserah apa maumu Tuan Cho.” Ucap yeoja itu dan berjalan meninggalkanku dengan kaki kiri yang diseret. Apa yang terjadi dengan kakinya, apa yeoja itu tadi terjatuh saat mengejar copet? Segera aku menyusulnya dan menariknya duduk ditepian trotoar. Yeoja itu kembali meronta dan hendak menyemburkan amarahnya. Namun, dengan gerakan cepat aku membekap mulutnya. “ Mianhae, jika aku sudah ketelaluan.” Ucapku menenangkan amarah yeoja didepanku. “ Perlihatkan pergelangan kaki kirimu!” pintaku padanya.

“ Apa maumu Tuan Cho? Kau mau mengerjaiku lagi?” tegasnya dengan tatapan menyelidik.

“ Aish, aku hanya ingin tau apa yang terjadi dengan kaki kirimu. Katamu aku harus memperlakukan yeoja dengan baik? Sudah kemarikan kakimu, apakah kau terjatuh saat mengejar copet tadi?” Tanyaku padanya, yeoja itu hanya terdiam memandangku dengan tatapan yang tidak bisa kuartikan. Yeoja ini benar-benar sulit ditebak.

“ Ya, tapi itu bukanlah luka serius. Sudahlah kau ingin mengajakku kemana? Anggap saja ini balasan dariku karena tadi kau sudah berusaha membantuku menangkap pencopet.” Ujar gadis itu seraya berdiri dan berjalan dengan menahan nyeri dipergelangan kaki kirinya. Gadis ini benar-benar keras kepala,. Segera aku berjalan kearahnya dan berjongkok didepannya.

“ Cepat naik kepunggungku Hey-ya!” perintahku pada yeoja itu, namun seperti yang sudah kuduga gadis itu segera menolaknya dengan sinis. Tanpa menunggu persetujuannya segera kugendong yeoja manisku itu. “Yak!!apa yang kau lakukan Tuan Cho, kubilang aku bisa berjalan sendiri.” Omelnya, tapi aku tidak perduli dan lagi waktuku sudah tidak banyak jika masih harus berdebat dulu dengannya.

“ Bisakah kau berhenti mengomel? Apa kau pikir aku akan diam saja melihat yeoja-chinguku kesakitan? Dan lagi bukankah ini adalah suatu keberuntungan bagimu karena bisa digendong oleh Idol tampan sepertiku.” Ucapku sambil nyegir evil kearahnya. Sontak yeoja tersebut mendengus dan kembali meronta dan mengomel tidak jelas.

“Yak!! Berhentilah meronta, atau kita berdua akan terjatuh! Jika kau menurut, akan kubelikan es cream nanti.” Ucapku sekenanya untuk membujuknya agar tenang. “ Jinjayyo? Kalau begitu aku mau 2 porsi es cream coklat Tuan Cho.” Ucap yeoja tersebut dengan ceria. Sejenak aku merasa takjub dengan perubahan mood yeoja tersebut yang sangat cepat hanya karena es cream.

“ Cih, kau ini benar-benar seperti anak kecil Hey-ya.” Ejekku padanya yang segera dibalas dengan cekikkan dileherku. “Berhentilah mengejekku atau aku akan membunuhmu Tuan Cho!!” Sungguh, yeoja satu ini benar-benar bernyali besar.

“ Yak!!lepaskan, aku tak akan mengejekmu lagi!”.

Kyuhyun Pov End

 

Heyna Pov

Beberapa saat kemudian kami berdua sampai di depan toko game. Namja itu menurunkanku didepan sebuah audy hitam dan mempersilahkanku masuk. “ Kau mau membawaku kemana Tuan Cho?” ucapku sesaat setelah audy hitam yang kami tumpangi meninggalkan pelataran parkir toko game.

“ Kau, akan menontonku perform di Music Bank Nona muda. Ini langkah pertama membuatmu bertekuk lutut padaku. Kupastikan kau tergila-gila dengan pesonaku Hey-ya.” Jawab namja setan itu dengan angkuhnya. Aku benar-benar heran, dimana namja setan itu berguru ilmu ke-narsisan?? Tapi tunggu, berarti aku bisa menonton Donghae oppa secara langsung? Kurasa tidak ada ruginya juga jika aku ikut dengannya. Spontan aku tersenyum simpul dan memandang namja setan tersebut yang melirikku dengan tatapan heran.

“ Apakah Donghae oppa juga akan ikut perform? “ Tanyaku dengan hati-hati. Seditik kemudian namja tersebut langsung menoleh dan memberikan death glare kepadaku. “ Yak!!jangan berbuat macam-macam nona muda, ingat kau ini yeoja-chinguku! Jangan mencoba mempermalukanku didepan para Hyungku, apalagi didepan si monyet gunung itu!” Tegasnya sambil kembali memfokuskan pandangannya kedepan.

“Jangan sekali-sekali pernah berselingkuh dibelakangku Hey-ya, atau kau akan menyesal telah membuat evil sepertiku marah!” Ancam namja itu sambil tersenyum evil penuh arti yang segera membuatku bergidik.

Beberapa saat kemudian, audy hitam yang kami tumpangi memasuki basement sebuah studio yang cukup besar. “ Berikan ponselmu padaku Hey-ya.” Ucap namja disampingku setelah mematikan mesin mobilnya. “ Apa maumu Tuan Cho?” tanyaku dengan pandangan menyelidik kearahnya.

“ Aish, bagaimana aku bisa menghubungi yeoja-chinguku jika aku tidak memiliki nomor HP-nya!” gerutu namja itu dan segera mengambil LG VU II putih yang kusodorkan kepadanya dengan terpaksa.

“ Kurasa kita memang sudah ditakdirkan bertemu Hey-ya.” Gumam namja itu sambil nyegir kearahku seraya melambaikan 2 LG VU II putih dikedua gengamannya. Sudahlah, terserah bagaimana pemikirannya yang penting sebentar lagi aku bisa melihat Donghae Oppa secara langsung. Aigoo, eomma ottoekeh?”

“ Dengar, aku akan memasukkanmu lewat pintu belakang. Akan kukatakan bahwa kau adalah sepupuku yang ingin menonton Music Bank, dan sebaiknya kau jangan berusaha kabur Hey-ya. Kemarikan Anjingmu itu!” Ucapnya seraya mengembalikan ponselku.

“ Yak!mau kau apakan anak anjingku, setan?” balasku sambil memeluk erat Kora.

“ Yak, kau ini bodoh ya? Kau mau membiarkan anjingmu itu mati didalam mobilku? Kau tidak diperkenankan membawa hewan peliharaan kedalam studio, pabo!” timpalnya sambil merebut Kora dari dalam pelukanku.

“ Tenang saja, coordy noona akan menjaganya untukku. Palli, aku sudah terlambat. Kurasa Teuki hyung sudah berasap kepalanya saat ini, dan ini semua gara-gara kebodohanmu nona muda.” Gerutu namja itu sambil beranjak keluar dari audy hitamnya.

Hyena Pov End.

 

Author Pov.

“Super Junior, Super Junior, Super Junior we want Super Junior!!!” teriak puluhan ELF yang sudah tak sabar menanti aksi panggung idola mereka menggema distudio Music Bank. Sepanjang mata memandang, tampak wajah-wajah remaja yang antusias menanti kemunculan idola mereka. Namun, tidak untuk seorang yeoja muda bernama Lee Heyna.Yeoja muda itu sedari tadi hanya terdiam sambil memandang kosong kedepan. Saat ini didalam benaknya berkecamuk beberapa pertanyaan. Apakah tindakannya bersedia menjadi yeoja-chingu Kyuhyun tadi adalah tepat? Dan lagi apa yang akan terjadi jika sampai hal tersebut diketahui publik? Apakah dia akan menjadi santapan para sparkyu? “ Hii….” Heyna bergidik ngeri ketika membayangkan apa yang akan terjadi padanya jika para sparkyu mengetahui idola mereka mempunyai yeoja-chingu.

mama mara mar-ara jeje jebalhaji mara

bwabwa bwara bwara nae nun-eul bara bwa

Terdegar intro dari A-Cha yang merupakan single repekage dari album 5jib Super Junior. Segera sorakan riuh terdengar dari segala penjuru bangku penonton ketika idola mereka muncul dipanggung dan mulai bernyanyi. Tak terkecuali Lee Heyna, mata gadis itu spontan menjadi fokus kembali dan segera menyusuri panggung mencari sosok idolanya, Lee Donghae. Dalam benak gadis itu sekarang hanya terisi oleh sosok Lee Donghae yang tampak sempurna di matanya. Baru kali ini yeoja tersebut melihat penampilan idolanya secara langsung, bahkan dengan jarak yang dekat. “ Oppaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…………..!!!!! Donghae Oppaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa!!!!!!” Teriak Heyna dengan nyaring saat Donghae menari didepan sambil menyayikan partnya. Yeoja tersebut telah tengelam dalam pesona Donghae. Tanpa ia sadari sepasang mata tajam memperhatikan dirinya yang tengah histeris mengelu-elukan salah satu Hyungnya. Cho Kyuhyun sengaja memberikan penampilan terbaiknya hari ini dengan harapan yeoja yang beberapa jam lalu menyandang gelar sebagai yeoja-chingunya itu kagum padanya. Namun, yeoja itu melihatnya saja tidak.

“Mati kau Hey-ya! Tunggu saja pembalasanku!” ucap Kyuhyun dalam hati.

“ Kyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa…..Kyuhyun-Oppaaaaaaaaaaaaaa!!!!” Teriak histeris beberapa yeoja yang duduk disamping Heyna yang sukses membuat Heyna menutup telinganya. “Kyaaaaaaaaaaaaaa-Oppaaaaaaaaaaa!!!kau keren sekali, perlihatkan abs-mu juga oppa! Jangan mau kalah dengan Siwon-Oppa!”

“Mwo??? abs???cih, yeoja labil ini buta ya? tubuh kurus kering seperti itu mana mungkin punya abs.” Rutuk Heyna dalam hati. Beberapa saat kemudian terdengar tepukan riuh para Elf saat para member Suju mengakhiri performance-nya di panggung dengan sempurna. Berakhirnya performance mereka sekaligus menjadi tanda berakhirnya acara Music Bank. Segera Heyna beranjak dari kursinya dan mengikuti arus puluhan remaja menuju pintu keluar.

Drrrttttttt….ddrrrttttttttt…..drrrtttttttttt…!!!! Tiba-tiba ponsel yeoja tersebut bergetar, segera yeoja tersebut mengambil ponsel dari saku jaketnya untuk mengecek siapa yang telah menghubunginya.Namun, detik berikutnya yeoja bernama Lee Heyna tersebut berteriak sambil membelalakan matanya kearah layar ponselnya.

Heyna Pov.

“ Mwoyaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa?????!!!! Teriakku nyaring saat melihat layar ponselku yang sekarang masih berkedip-kedip manandakan adanya panggilan masuk. “Apa sih yang ada dipikiran setan itu, dia kira dia tampan??” gumamku sambil berjalan kearah sudut yang sepi tanpa perduli beberapa mata yang menatapku dengan tatapan aneh dan mencela. “ NAMJA TERTAMPAN DIDUNIA?? Bisa-bisanya dia menyimpan no ponselnya se-narsis itu di memori ponselku. Dengan huruf kapital pula!” ucapku seraya menekan tombol answer.

Yak!! Apakah perlu waktu lama bagimu untuk menganggkat pagilan namja tertampan didunia?” Cerocos namja setan itu begitu aku menerima panggilannya.

“ Mwo? Namja tertampan? Namja terkutuk didunia itu baru benar Tuan Cho.” Balasku dengan sengit.

“ Sudahlah, kau dimana? Segeralah kedepan pintu lift dari tempat parkir tempat kita masuk tadi! Kutunggu sekarang nona muda!” Klik.

“Wah, namja ini benar-benar mempunyai bakat membuat orang kesal, bahkan dia memutuskan telepon tanpa mendengar balasanku terlebih dahulu. Cho Kyuhyun tamat riwayatmu!!” Desisku seraya berjalan menuju tempat perjanjian kami. Beberapa saat kemudian aku sampai didepan Lift. Kulihat namja itu berdiri sendirian didalam lift yang baru saja terbuka sambil menatapku dengan tatapan yang kurasa sedikit berbahaya. “ Kau, cepat masuk sebelum ada yang melihat.” Perintahnya dengan angkuh dan dengan suara seperti orang yang sedang marah. Segera kulangkahkan kakiku memasuki pintu lift tersebut. Tepat saat pintu lift tersebut menutup, namja disampingku itu  langsung menghadapku sambil berkacak pinggang.” Yak!!apa yang kau lakukan tadi?berteriak seperti orang kesurupan memangil-manggil Dongha-Hyung, kau ini cari mati ya?” Makinya sambil melotot tajam ke arahku.

“Mwo??Punya hak apa kau melarangku meneriakkan nama idolaku?” balasku tak mau kalah sambil berkacak pinggang mengikutinya.

“ Tentu saja aku berhak, kau ini yeoja-chinguku Hey-ya.” Ucapnya dengan penekanan yang diperjelas seakan aku tidak bisa memahami ucapannaya.

“ Bukan berarti kau bisa melarangku Tuan Cho, terserah aku mau mengidolakan siapapun! Jangan terlalu berusaha membuat diriku bertekuk lutut padamu, sampai matipun itu tidak akan terjadi.” Lanjutku dengan sengit.

“ Cih, kita lihat saja nanti nona muda.” ucapnya sambil menyerigai licik kearahku. Segera saja aku bergidik melihat senyum evilnya itu. “ Kau akan kuperkenalkan pada para Hyungku. Sebaiknya kau bisa mengendalikan dirimu, dan jangan mempermalukannku yeoja labil!” Kata-kata yang meluncur dari bibir namja didepanku itu sontak membuat mataku terbelalak.

“ Mwo?Jeongmallyo?? Dengan Donghae-oppa pula?” tanyaku dengan antusias. Namja itu segera menoel jidatku dengan telunjuknya. “ Ya, sudah kubilang jaga sikapmu, jangan sampai kau mempermalukanku! Apa lagi dihadapan si monyet gunung itu!” Jawabnya dengan memasang ekspresi jijik melihat wajahku yang kini tengah berseri-seri. “Dan berhentilah memandangiku seperti itu Hey-ya, aku tau aku memang tampan.” Sambung namja setan itu seraya keluar dari lift yang sekarang terbuka. Segera aku berlari kecil menyusulnya dengan antusias.

Beberapa saat kemudian kami tiba didepan pintu yang bertuliskan SUPER JUNIOR WAITING ROOM” Segera namja yang saat ini menyandang gelar sebagai namja-chinguku itu memutar kenop pintu. Kutahan nafasku saat melihat sekumpulan namja yang kini tengah bersenda gurau dalam ruangan tersebut. “Kyuhyun-ah, nuguya?” Ucap namja bernama Leeteuk itu sambil tersenyum lembut kearahku. Sejenak Kyuhyun tersenyum simpul sambil menutup pintu dibelakangku.

“ Hyung-hyungku tersayang, kubawakan calon adik ipar untuk kalian.” Jawab namja setan disampingku dengan menyungingkan senyum kemenangan kearah para Hyungnya yang kelihatan sekali terkejut dengan jawaban dari magnae mereka. Aku sendiripun juga terkejut  dengan jawaban yang ia lontarkan. Gila, seenaknya saja dia mengatakan pada para hyungnya bahwa aku adalah adik ipar mereka. Kapan dan dimana aku pernah bilang jika aku mau menjadi calon istrinya? Namun belum hilang rasa terkejutku tadi, tiba-tiba seluruh member Suju dalam ruangan tersebut bersorak riuh dan mulai mengerubungiku. Seperti anak kecil mereka berebut berkenalan denganku dan mengajukan berbagai pertanyaan.

“ Adik ipar, siapa namamu?” Tanya sang leeder Suju tersebut sambil membelai puncak kepalaku dan memperlihatkan lesung pipinya.

“ Anyeonghaseyo Oppa, Lee Hyena imnida.” Jawabku pada akhirnya sambil membungkuk kearah sekumpulan namja yang menatapku dengan antusias. Tiba-tiba Donghae-Oppa mendatangiku dan memegang tanganku sembari bertanya dengan ramah. “ Benarkah kau yeoja-chingu magnae kami Heyna-ya?” Sejenak aku menahan nafasku, bahkan dapat kurasa pastilah sekarang wajahku memerah.

“ Yak!! Donghae-shi jangan seenaknya mengenggam tangan yeoja-chingu orang.” Sanggah namja setan itu sambil menepis tangan Donghae yang tengah mengenggam tanganku. Cih, setan ini benar-benar merusak kesenangan orang lain.

“Evil ini tidak membayarmu untuk mengelabui kami kan?” Tanya Eunhyuk-oppa yang sekarang tiba-tiba sudah berdiri disampingku dan merangkul bahuku. “ Yak!! Monyet singkirkan tanganmu dari yeojaku!” Tutur Kyuhyun seraya menarikku dan menjauhkanku dari jangkauan para Hyungnya.

“Whoaaaaa….akhirnya magnae kita benar-benar menepati janjinya. Chukae, Kyuhyun-ah.” Ucap Yesung-oppa sambil nyengir kearah kami berdua yang diikuti dengan anggukan kepala seluruh member lainnya. “Selamat datang dikeluarga kami adik ipar, semoga kau bisa tahan dengan sikap dan kelakuan kami kedepannya nanti.” Sambung Leeteuk-oppa sambil berjalan kearahku dan kemudian memelukku. Tanpa menunggu aba-aba Namja setan bernama Kyuhyun itu segera menarik leedernya agar menjauh dariku. Namun sedetik kemudian namja setan itu sudah ditendang jauh para member lain yang sekarang ikut memelukku berebutan. Ya TUHAN mimpi apa aku semalam hingga bisa berada dalam pelukan member Suju minus Kyuhyun, Heechul-oppa dan Kangin-oppa tentunya. Dadaku benar-benar serasa ingin meledak. Bukan hanya karena pelukan tersebut, namun juga karena perasaan bahagia yang tiba-tiba muncul dalam benakku. Perasaan bahagia seperti jika kau diterima dalam lingkungan barumu. Kurasa, tidak ada buruknya aku menjadi yeoja-chingu namja setan itu. Karena sekarang, aku merasa seperti seorang dongsaeng bagi mereka.

“ Yak!! Lepaskan Heyna, Hyung. Dasar kalian ini ajusshi mesum!” teriak namja setan itu sambil menarikku agar terbebas dari pelukan para Hyungnya.

“Yak!! Sesama ajusshi mesum dilarang saling menghina Tuan Cho!” ucapku pada akhirnya setelah sedari tadi terdiam karena terkejut. Rangkaian kata yang meluncur dari mulutku itu sontak membuat para member membelalakkan matanya.

“Whoaaaaa…kurasa adik ipar kita ini sejenis dengan magnae kita Hyung. ” Ucap Ryewook-oppa sambil mengedipkan matanya kearahku.

“Adik ipar, apakah tadi kau bilang Kyuhyun juga ajusshi mesum? Eiyyaaaaaa…katakan padaku apa yang sudah dilakukannya padamu? Apakah kalian sudah..” ucap Eunhyuk-oppa sambil tersenyum jail yang diikuti oleh seluruh member. “ A..a..aniyo oppa, bukan begitu maksudku.” Balasku dengan tergagap dan mengelengkan kepalaku meyakinkan mereka.

“Tentu saja kami sudah melakukannya.”  Tiba-tiba namja setan itu membuka mulutnya. Setan ini suka sekali menuangkan minyak diatas api ruapanya.

“ Wajarkan jika aku mencium yeoja-chinguku? Kau tidak bisa menyebutku mesum karena hal itu Hey-ya.” Lanjutnya sambil tersenyum evil kearahku. Setan ini rupanya ingin mempermalukanku didepan para Hyungnya. Kau salah besar sudah berurusan denganku setan. Kita lihat saja nanti. Rutukku dalam hati sambil melancarkan death glareku kearahnya.

“ Whoa…..!!!!uri magnae ternyata sudah dewasa.” Ucap Sungmin-oppa sambil tersenyum jail kearah kami.

“Aniyo oppa, itu tidak seperti yang kalian bayangkan.” Ucapku membela diri. “ Yak!! Ajusshi kapan dan dimana kita berciuman hah? Yang ada kau ini yang merebut ciuman pertamaku secara paksa.” Ucapkku pada namja setan itu yang spontan membuat para member Suju meledak tertawa.

“ Yak!!nona muda, tetap saja itu berarti kau sudah berciuman denganku. Sudahlah kau tak perlu memungkirinya.” Balas setan itu sambil menjulurkan lidahnya. Kelakuannya itu semakin membuat para Hyungnya tertawa terbahak-bahak, tak terkecuali Donghae-oppa. Cih jangan harap kau bisa hidup tenang setan, ancamku dalam hati. Segera kudekati namja setan itu dan tanpa permisi segera kuinjak kakinya sekuat tenaga.

“ Yak!!!!!kau ini, bisakah kau bersikap lembut pada namja-chingumu?” Protes namja setan itu sambil memijit-mijit kakinya yang sakit akibat injakanku. “Tidak padamu Tuan Cho! Ingat, kau ini setan. Jadi setan sepertimu tidak ada gunanya diperlakukan dengan lembut.” Balasku seraya menjulurkan lidahku kearahnya.

“ Whoa…!! Evil versus evil bwahahahahhaahaha. Kurasa adik ipar kita ini memang yeoja yang cocok untuk magnae kita. Heyna-ya, kutitipkan magnae kita padamu. Didiklah dia agar menjadi sopan!” Tutur Shindong-Oppa seraya menepuk bahuku.

“ Sudah, kalian berdua hiduplah rukun. Heyna-ya, mulai sekarang anggaplah kami sebagai keluargamu. Jangan sungkan jika membutuhkan bantuan kami, apalagi jika evil itu mencoba berulah padamu. “ Ucap Leeteuk-oppa seraya membelai lembut puncak kepalaku.

“ Ne, oppa. Gomawo karena kalian sudah menggapku sebagai dongsaeng. “ balasku seraya tersenyum lembut kearah mereka.

“Ya, apa yang sedang kalian lakukan.” Tiba-tiba pintu dibelakang kami terbuka. “Nuguya?” ucap seorang namja yang kelihatanya adalah menager mereka. Leeteuk memandang namja tersebut dan kemudian mengangguk singkat. Kurasa diantara member Suju dan manager mereka terdapat suatu kesepakatan untuk saling menjaga rahasia agar hal tersebut tidak diketahui oleh manajemen mereka. “ Sebentar lagi kalian harus segera berangkat untuk sesi pemotretan dengan majalah K, jadi segera selesaikan urusan kalian. Dan, ingat berhati-hatilah guys!” lanjut manager oppa seraya menutup pintu dan meninggalkan kami.

“ Kau tidak perlu takut Hey-ya, kami tidak akan membuatmu diketahui oleh publik. Dan, untuk itu kami juga mohon agar kau bisa merahasiakan hubunganmu dengan Kyuhyun. Termasuk dengan keluargamu, kami hanya ingin kita semua bisa hidup tenang. Aratchi? Pinta Leeteuk oppa.

“ Ne, oppa. Kau bisa mengandalkanku. “ jawabku seraya mengangkat kelingkingku. “Lagipula apa untungnya jika aku memberitahukan bahwa setan itu adalah namja-chinguku. Membuatku malu saja!” Lanjutku seraya tersenyum sinis pada namja setan itu yang kini membelalakan matanya kepadaku. “ Yak!! Nona muda kau cari mati ya?” bentaknya kepadaku.

“Sudah, kalian ini sebenarnya sepasang kekasih atau rival sih?” ucap Leeteuk menegahi perselisihan kami. “ Kyuhyun-ah segera antarkan adik ipar kami keluar. Kita harus segera berangkat 10 menit lagi.” Perintah Leeteu- oppa pada magnaenya itu.

“Anyoeng oppa, terima kasih untuk hari ini.” Ucapku seraya membungkukkan badanku.

“ Jaga dirimu baik-baik adik ipar, jangan biarkan setan itu merampas ciumanmu lagi.” Sela Eunhyuk-oppa sambil nyengir kearahku yang hanya kubalas dengan senyuman. Segera aku mengikuti Kyuhyun yang sudah mendahuluiku keluar dari ruangan tersebut. Kentara sekali setan didepanku ini sudah marah, siapa suruh dia berani mengusikku. Itu balasan untukmu setan, batinku dalam hati.

“ Kau, tunggu sebentar disini. Aku akan mengambilkan anjingmu!” perintahnya seraya berlari kecil menuju suatu ruangan. Tak lama kemudian namja itu muncul sambil mengendong Kora.

“ Kau sekarang berfikir bahwa tidak ada ruginya kan menjadi yeoja-chingu seorang Cho Kyuhyun? Setidaknya kau bisa bertemu dengan Donghae-Hyung.” Sindir namja didepanku seraya melipat kedua tangannya. Saat ini kami sudah berada diluar gedung, namja itu mengantarku keluar lewat pintu belakang yang memang merupakan akses keluar bagi para idol agar terhindar dari kejaran fans mereka.

“Cih, dasar yeoja labil! Lanjutnya sambil menoel jidatku.

“Mwo?? jaga sikapmu Tuan Cho!! Lihat kelakuanmu, kau ini bahkan lebih labil daripada diriku, Bilang saja jika kau ini cemburu dengan Donghae-oppa.” Balasku sambil mendengus kearahnya. Tiba-tiba namja itu memegang kedua bahuku dan mengunci gerakanku kedinding dibelakang kami. Sorot matanya saat ini sangat tajam. “ Yak, apa maumu kali ini Tuan Cho?” ucapku sambil berusaha menyembunyikan rasa takutku.

“ Mauku, kau hanya melihatku Hey-ya! Satu hal yang perlu kau tau, aku tidak pernah bermain-main dalam hal cinta.” ucap Kyuhyun dengan wajah serius. “Suatu saat nanti akan kubuat kau menyadari bahwa begitu beruntungnya dirimu karena bertemu denganku Hey-ya. Kau tau, mungkin pertemuan kita ini bagimu hanya suatu kesialan. Tapi bagiku, pertemuan kita ini adalah jawaban yang selama ini kunantikan.” Lanjut namja itu kali ini dengan menyunggingkan seulas senyum lembut kearahku. Sejenak aku terkejut dengan ucapannya, namun itu tidak bertahan lama. Aku tidak akan tertipu lagi oleh kebohongannya. Namja ini hanya senang mempermainkanku.

“ Kalau kau sedang berusaha menipuku, itu tidak akan terjadi lagi Tuan Cho.” Ucapku seraya melotot marah kearahnya.

“ Aku tidak menipumu Hey-ya, bagiku kau adalah jawaban dari segala penantianku. Untuk itu mulai saat ini, kau hanya boleh memandangku seorang. Aku tidak main-main dengan ucapanku Hey-ya. Aratchi?” ucapnya seraya membelai lembut puncak kepalaku. Kenapa aku sangat lemah setiap ada orang yang membelai puncak kepalaku?? Saat ini aku hanya bisa terdiam sambil memandang wajah namja didepanku yang tersenyum lembut padaku. Tiba-tiba saja namja tersebut mendekatkan wajahnya kearahku. “ Ya…a..apa yang mau kau lakukan Tuan Cho?” ucapku seraya berusaha membebaskan bahuku dari cengkeramanya. Namun namja itu tidak menggubrisku dan semakin mendekat hingga hidung kami hampir bersentuhan. Spontan kutudukkan wajahku dan menutup mataku karena takut membayangkan apa yang sebentar lagi akan terjadi.

“ YAK!!!!!!LEE HEYNA PABOOOOOOOOOOOO!!!!!!!!”tiba-tiba namja setan itu berteriak sangat kencang tepat ditelingaku. Setan itu segera berlari menuju pintu sambil melambai evil kearahku.

“YAK!!! DASAR SETAN!!!!!!!kembali kau kemari. Kau mau cari mati ya!! Omelku seraya mengusap-usap telingaku dan membalak kearah namja yang hanya melambaikan tangannya kearahku sambil tersenyum mengejek.

“ Sampai ketemu lagi nae yeoja-chingu. Jangan terlalu merindukakanku jagi !” teriak namja itu seraya masuk kedalam gedung. “Whoa! Tunggu saja pembalasanku Tuan Cho, kupastikan kau tidak akan hidup tenang.” Rutukku seraya berjalan menuju pintu keluar.

Drrrtttt….drrrtttt…

Kurasakan ponselku bergetar disaku jaketku.

From : NAMJA TERTAMPAN DIDUNIA

3 hari lagi aku tidak ada schedule Hey-ya. Persiapkan dirimu untuk berkencan denganku.

PS: Tidak perlu berdandan cantik, itu tidak berguna sama sekali bagimu gadis labil.^^

“Mwo?? Dasar setan, seenaknya saja dia megaturku.” Gerutuku setelah membaca sms dari setan itu. Namja ini benar-benar harus diberi pelajaran. Tiba-tiba terlintas suatu ide cemerlang dalam otakku. Segera kuketik balasan untuknya.

To: NAMJA TERTAMPAN DIDUNIA

Jangan terlalu berharap. Dasar ajusshi labil!

Segera kumasukkan ponselku kedalam jaket setelah memencet tombol sent. “Tunggu saja pembalasanku, CHO KYUHYUN TAMAT RIWAYATMU!!

TBC

Gimana reader? Binggung gak bacanya? Dalam part ini sengaja author hubungkan dengan part 1 yang sebelumnya mengulas sedikit tentang ingatan Kyuhyun yang pernah tersesat di gang buntu sebelum bertemu dengan Heyna (baca kembali part 1 jika lupa^^). Nah jadi part 4 ini memperjelas isi pikiran dari Kyuhyun yang memang jatuh cinta pada Heyna hehehe…

Untuk part selanjutnya, sedikit-sedikit akan menguak kehidupan pribadi masing-masing tokoh. Author juga akan menambahkan beberapa tokoh baru yang bakalan membuat ramai kisah duo evil tersebut.

Seperti biasanya saran dan comment dari reader-dul sangat membantu author agar ff author kedepannya lebih baik lagi. So, Don’t be silent reader!

Anyeong^^

Advertisements

20 thoughts on “(My Perfect Girlfriend Or My Perfect Rival?) ( Part 4 ) The Answer

  1. Saeng akhirnya eon menemukan blog mu.
    Kyuhyum dan hyena spt tom n jerry. Lawan yg seimbang, king evil vs queen evil hhehe.
    Gmn ya klo hyena bnr2 jatuh cinta sama kyuhyun. Lanjut lagi ah bacanya.

  2. Annyeong chingu, aku readers baru.
    Cuma mau kasih beberapa review aja. Di part 2 Heyna ngasih namanya pake marga Kim tapi selanjutnya Kyu manggil Heyna pake marga Lee, jadi sebenernya marga yg dipake Kim or Lee? Ada beberapa typo, terus penggunaan kata koreanya ada yg salah chingu, mian kalo gak suka sama review saya.

    • annyeong…gomawo for review^^
      ne, itu mutlak salah ketik…yang bener marganya Lee..n untuk typo mianhae…author banyak buat kesalahan diawal2 mulai nulis ni ff^^…but author usahain kedepannya bisa lebih baik lagi^^

  3. dapet rival yg cocok dah..tp biasa’a rival slalu dpt menangin hati yg jd lawan’a..hahahaha

  4. wkwk bener-bener couple epil ini sih :p , dan kyuhyun itu narsisnya gk ketulungan sampe nama kontaknya aja namja tertampan di dunia ckck

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s