( My Perfect Girlfriend Or My Perfect Rival?!) Now You’re My Girlfriend, Aratchi! (PART 3)

Image

Title                             : (My Perfect Girlfriend Or My Perfect Rival?)

Now You’re My Girlfriend, Aratchi ??!!( Part 3 )

Author                         : Sazshi

Main Cast                    : Cho Kyuhyun

: Lee Heyna

Another Cast               : All member Suju Lainnya

Genre                          : Romance, Comedy and Family

Rating                         : All Ages

Leght                           : Continue

Catatan Author           :

Anyeong chingu!!!!

Akhirnya publish juga ni part ke-3. Buat yang kemarin minta kelanjutan ni ff dibuat lebih panjang, dengan senang hati author penuhi janji author ^^

Gomawo buat para readers yang sudah me-support Kyuheyna_world dan bersabar menunggu part ke-3 ini.

And one more time,ini ff murni karangan author, so please Don’t Be Plagiat!! And Don’t copy paste.

And now Check this out, Happy reading chingu^^

 

 

 

 

“Saat kau tidak bisa memahami apa yang kau inginkan dan apa yang kaupikirkan, maka dengarkanlah kata hatimu.  Karena hati kita tidak pernah berbohong. Hati kita selalu tau apa yang sebenarnya kita harapkan dan inginkan.

 

 

Author Pov:

Masih di gang buntu yang sama, kedua makhluk yang sedari tadi beradu mulut sekarang saling terdiam. Ya, kesunyian yang telah terjadi ini adalah akibat dari kecupan, serta pernyataan yang dilontarkan oleh seorang Idol Star Cho Kyuhyun. Beberapa menit lalu, namja tampan itu meminta Lee Heyna untuk menjadi yeoja chingunya.

Bagaikan tersambar petir di siang bolong, seorang gadis biasa tampak membelalakan kedua matanya. Dalam benak gadis itu berkecamuk berbagai pertanyaan. Apakah namja didepannya itu serius dengan permintaanya? Apakah namja  didepannya ini sudah gila? Apakah namja didepannya ini hanya ingin mempermainkannya? Dan apakah namja ini tidak tau bahwa ciuman tadi adalah ciuman pertamanya? Heyna seperti sudah kehilangan rohnya, ia hanya terduduk diam dan masih sibuk dengan pikirannya. Kyuhyun sendiri juga tidak paham dengan jalan pikirannya. Dia belum kenal dekat dengan gadis yang ingin dijadikannya pacar itu, apakah dia gadis baik ataupun bukan, Kyuhyun juga masih sangsi. Namun, entah mengapa hatinya berdegup kencang tatkala melihat senyum polos gadis tersebut. Sebuah Senyuman polos itulah yang telah menghancurkan tembok pembatas yang selama ini ia pasang dihatinya,  suatu tembok agar dirinya tidak tergoda oleh idol-idol star wanita yang setiap hari ia temui. Senyuman polos seorang gadis itulah yang ia rasa kini akan membuat hari-harinya kedepan menjadi lebih berwarna, ditengah-tengah schedule Super Junior yang sangat menekan.

Heyna Pov:

 

“ Kau mau tau apa permintaanku?” Namja menyebalkan didepanku ini semakin mendekat hingga hidung kami hampir bersentuhan. Dapat kurasakan pula cengkeraman tangannya dipundakku semakin erat, aku benar-benar mulai merasa takut dan gemetar. Ku rasa kali ini dia benar-benar tidak main-main. Sekarang dapat kurasakan desahan nafasnya diwajahku, serta aroma yang menguar dari tubuhnya-pun dapat dengan jelas tercium olehku. Aku ingin segera bangkit menyelamatkan kesucian bibirku yang kemungkinan besar sebentar lagi akan terenggut oleh pria setan didepanku ini. Tapi, seolah-olah tubuh dan otakku ini tidak dapat bekerjasama dengan baik, tubuhku benar-benar tidak mau mematuhi perintah otakku dan malah terduduk kaku dalam sandera pria setan didepanku ini.

“ Karena kau sangat muak melihat wajahku dan sangat membenciku, maka akan kubuat kau setiap hari melihat wajah tampanku, dan membuatmu bertekuk lutut padaku!”

Sambil tersenyum evil, tiba-tiba namja didepanku langsung mengecup bibirku!!! Ya, Cho Kyuhyun si ajusshi mesum itu benar-benar telah mencium tepat di bibir suciku!! Neon jeongmal nappuen saram!! Sangking shocknya aku hanya bisa mematung dan membelalakan mataku.

“ Kau, jadilah YEOJA CHINGU-KU HEYNA-YA!!!!!”

Ya Tuhan, Ya Tuhan, YA TUHANKU !!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

Belum hilang rasa terkejutku dari insiden perampasan kesucian bibirku tadi, sekarang namja didepanku ini memintaku menjadi yeoja-chingunya??!! Ya Tuhanku, apakah sekarang aku sedang bermimpi?? Jika memang aku sedang bermimpi, aku berharap bisa segera terbangun dari tidurku. Tapi, sungguh sial kelihatannya ini bukanlah mimpi. Dapat kurasakan debaran jantungku yang sangat kencang. Bukan hanya itu saja, bahkan sekarang aku rasa jantungku serasa mau copot. Tubuhku benar-benar membeku, sedari tadi yang bisa kulakukan hanya mematung ditempat. Segala pertanyaan tiba-tiba muncul dan berkecamuk dalam benakku. Apa yang dilakukan namja ini? Apa namja ini sudah gila? Apa namja ini serius dengan permintaanya? Apa namja ini hanya ingin mempermainkanku? Dan apakah namja ini tidak tau bahwa ciuman tadi adalah ciuman pertamaku?? Huwaaa!!!!! Neon jeongmal nappeun saram!!! Ya Tuhan!!! Kenapa hari ini aku sungguh sial?? Apa dosa hambamu ini? Sudah dicuri tasku, sekarang dicuri pula ciuman pertamaku. Bagaimana nantinya pertanggungjawabanku kepada my future husband?? Andhweeeeeeeee!!!!!!!!!!

“ Yak, Lee Heyna!!!!kenapa kau hanya diam saja??” Suara namja setan itu tiba-tiba mengembalikanku ke dunia nyata, kedunia dimana aku harus dihadapkan dengan suatu jawaban, mungkin lebih tepatnya jika disebut suatu pilihan.

“ Kenapa kau hanya diam saja dan memelototiku?? Apakah sekarang kau menyadari bahwa tampang orang yang kau benci ini sangat tampan?” Lanjut namja setan didepanku ini sambil mengedipkan matanya dan tersenyum evil.

“ Ya Tuhan, apakah hari ini adalah keberuntunganku? apakah benar seorang  idol star tampan Cho Kyuhyun ingin aku menjadi yeojachingunya? Beruntungnya diriku, neomo haengboukeh. Tebakanku ini benarkan? Saat ini kau pasti berfikir seperti itukan  nona muda.”

Mwo?????? Aku rasa namja didepanku ini harus segera dilarikan ke psikiater. Aku rasa namja setan ini pasti menderita penyakit narsis akut stadium 4. Aku benar-benar sudah tidak bisa tinggal diam, bisa-bisa namja didepanku ini semakin menggila.

“ Yak,  dasar ajusshi mesum!! Beraninya kau menodai kesucian bibirku hah! Kau ini minta dihajar ya? Dan lagi apa katamu tadi? Ini adalah hari keberuntunganku?? Hari keberuntunganku karena seorang idol star tampan Cho Kyuhyun ingin menjadikanku sebagai yeoja-chingunya??” Akirnya mulutku mampu bersuara kembali. Segera kukumpulkan kembali kekuatanku untuk membalas kelakuan namja setan didepanku ini.

“ Mworago? aku telah menodai kesucian bibirmu? Aigo…jangan bilang ini adalah ciuman pertamamu nona muda?” ucap namja sialan itu dengan senyum mengejek.

“Aigo, kenapa wajahmu memerah? Kurasa tebakanku tadi benarkan? Hahahhahahahahahahahahahaha.” Lanjutnya masih dengan nada mengejek bahkan sekarang dia terang-terangan menertawaiku. Aish mengapa wajahku memerah segala didepan setan itu.

“ Tapi jujur saja, kau pasti senang dan banggakan Heyna-ya? Bisa melakukan ciuman pertamamu dengan idola tampan sepertiku, dalam mimpi-pun sebelumnya kau pasti belum pernah.” Tutur namja itu sambil memusungkan dadanya. Aku benar-benar sudah hilang kesabaran. Namja ini benar-benar sudah keterlaluan, aku tidak bisa membiarkannya semakin menindasku.

“ Yak!!!!Neon jeongmal nappeun saram!!! teriakku sambil mendorong tubuhnya agar aku bisa terlepas dari kungkungan kedua tangannya, kungkungan yang sedari tadi menyandera erat kedua bahuku. Dengan ekspresi jijik kuusap-usap bibirku yang baru saja ternodai oleh ajusshi mesum itu. Benar-benar menjijikan hingga rasanya aku ingin muntah.

“ Apakah kau ini sudah gila?? Apakah seluruh ketenaran yang kau miliki menjadikanmu seorang manusia narsis akut?? Aku rasa kau harus segera memeriksakan dirimu ke pskiataer Tuan Cho! “Lanjutku setelah akhirnya bahuku terbebas darinya, dan jarak diantara kami sudah kembali normal.

“ Maaf sudah membuatmu kecewa Tuan Cho, tapi kau salah besar!! Bagiku kau tetaplah idol star yang paling kubenci ! Ucapku sambil kembali menyedekapkan kedua tanganku didepan dada. Kulihat namja didepanku ini sedikit terkejut dan menatapku dengan pandangan tidak percaya.

“Apanya yang hari keberuntungan?? Bagiku hari ini benar-benar hari yang paling sial selama aku menjalani kehidupanku! Kau pikir aku akan bersorak gembira, kemudian bergelanyut manja dilenganmu sambil ber-aigo ria?? Bwahahahaahahahah jangan terlalu berharap Tuan Cho!!” sambungku kemudian.

Entah apa yang sekarang ada dibenak namja didepanku ini. Memang beberapa detik lalu namja didepanku ini tampak terkejut dengan semburan argumenku. Namun, bukannya membalas argumenku dengan emosi, namja setan itu malah menyunggingkan senyum evilnya lagi kepadaku. Sedetik berikutnya dapat kurasakan lagi bulu kudukku kembali berdiri, dan itu adalah efek yang timbul dari senyuman evil yang dia lancarkan kepadaku.

Kurasa namja ini bukanlah musuh yang mudah dijatuhkan.

“ Terserah apa yang kau pikirkan Lee Heyna.” Namja didepanku ini mulai kembali menyerangku. Masih dengan senyum evilnya, setan itu kembali menyedekapkan kedua tangannya pula sepertiku. Aku rasa aura peperangan mulai berkobar diantara kami. Aku yakin namja ini bukanlah tipikal orang yang mau mengalah, bahkan jika rivalnya adalah seorang gadis remaja sepertiku.

“ Bukankah tadi sudah kukatakan, karena kau sangat membenciku, maka akan kubuat kau setiap hari melihat wajah tampanku, dan membuatmu bertekuk lutut padaku? Bagaimana bisa aku mengubahmu jika kau tidak berada dalam jarak pandangku? Karena itu kau harus menjadi yeoja-chinguku! Aratchi, Lee Hyena Agasshi??” Jawab evil magnae Super Junior itu sambil memamerkan smirknya.

“ Mwo???atas dasar apa kau seenaknya saja memutuskanku menjadi yeoja-chingumu hah? Kita sekarang berada di abad 21 Tuan Cho, sudah bukan saatnya lagi bermain otoriter di kehidupan seseorang. Dan lagi, ingat kita ini baru sekali bertemu. Itupun karena suatu kesialan. Kau ini benar-benar sudah hilang akal ya??” balasku sambil mengelengkan kepalaku karena keheranan.

“ Kau sudah lupa dengan pernyataanmu sendiri nona muda? Bukankah kau bilang tadi kau mau mengabulkan permintaanku? Bukankah tadi kau bilang kau tidak suka berhutang budi? Ah, aku rasa seharusnya kaulah yang harus segera memeriksakan diri ke psikiater nona muda, aku rasa amnesiamu ini sudah stadium akhir.”  Sahut namja itu sambil mengeleng-gelengkan kepalanya pula.

What the. . . .aku rasa, sekarang aku benar-benar merasa termakan sendiri oleh kata-kataku. Sontak aku terkejut mendengar rangkaian kata yang meluncur tajam dari mulut namja itu. Namja ini benar-benar pandai berdebat. Selama ini tidak ada satupun temanku yang bisa mangalahkanku dalam adu pendapat. Sepertinya aku benar-benar berhadapan dengan rival yang kuat. Aku rasa makhluk didepanku ini benar-benar tidak bisa dianggap remeh.

“ Dan lagi, ini bukanlah jenis permintaan yang melanggar hukum Negara kita seperti yang kau inginkan, bukankah begitu nona muda??” lanjut namja bernama Cho Kyuhyun itu lagi.

“ Tapi, permintaanmu itu bukanlah hal yang wajar Tuan Cho. Kau tidak bisa seenaknya memaksakan kehendakmu pada orang lain. Apalagi jika hal itu merugikan bagi orang tersebut. Maaf saja aku tidak bisa mengabulkan permintaanmu ini. “ Timpalku kemudian.

“ Apakah hal yang sudah kau perbuat tadi terhadapku juga wajar nona muda?? Ingat hal yang sudah kau perbuat terhadapku. Aku rasa aku bisa saja melaporkanmu pada pihak yang berwajib dengan tuduhan pencemaran nama baik dan penganiayaan tak berdasar.” ancam namja didepanku dengan senyum penuh kemenangan.

Mwo??????????????????????????????????????Apa katanya? Aish namja ini benar-benar gila! Mengapa semuanya malah bertambah runyam? Aku tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi jika dia benar-benar melaporkanku. Pertanggungjawaban apa yang harus kuberikan kepada orang tuaku?? Jikalau aku melawanya-pun aku rasa aku tidak akan bisa lolos, karena aku benar-benar berada pada posisi seseorang yang salah. Eomma ottoekeh??????????

“ Kau tidak perlu berfikir terlalu lama nona muda, jadilah yeoja-chinguku dan semua kesalahpahaman ini berakhir.” Sambung namja tersebut.

Apa yang harus kulakukan, apakah aku harus memenuhi permintaanya itu? Apa yang sebenarnya kau rencanakan padaku Tuhan? Apakah semua ini semata-mata kesialan yang datang menghampiriku? Ataukah memang ini adalah takdirku, sehingga aku bertemu dengan namja ini? Anggap saja jika aku adalah orang yang tidak membencinya, walaupun aku memenuhi permintaanya, apakah dia dapat menjamin bahwa kami bisa bahagia menjadi sepasang kekasih? Aku rasa itu tidak mungkin terjadi, bagaimanapun juga suatu hubungan terbentuk atas dasar rasa sayang, bukan rasa benci seperti yang sekarang bergejolak dalam benakku. Wait….tapi sepertinya aku juga pernah mendengar, jika rasa benci pada seseorang lama-kelamaan pasti menjadi rasa suka. Yak!! Ada apa sih dengan otakku? Kenapa antara otak dan keinginanku tidak pernah bisa bekerjasama. Eomma ottoekeh???

“ Bagaimanapun pula kita tidak mungkin menjadi sepasang kekasih, Tuan Cho. Diantara kita tidak ada rasa sama sekali. Perasaan yang ada diantara kita adalah rasa saling benci. Ingat itu.”

Bujukku untuk meyakinkannya. Sengaja saat ini suaraku kubuat sedikit lembut, berharap hal itu dapat membantunya agar sadar dari kebodohannya. Namun, seperti yang sudah kuduga. Namja didepanku ini bukanlah rival yang mudah untuk dijatuhkan.

Namja itu tidak membalas argumenku, ia malah merangkak mendekatiku lagi. Sontak aku mundur kebelakang. Belum sempat aku berteriak untuk menyuruhnya berhenti mandekatiku, tiba-tiba namja itu mengulurkan tanganya, dan membelai lembut puncak  keapalaku sambil tersenyum manis, bukan senyum evil yang membuatku merinding setiap melihatnya. Dan anehnya entah mengapa aku merasa nyaman dengan belaiannya. Belaian lembut dari namja itu seakan menyihirku, bukannya menghindar aku malah terdiam membiarkanya terus mengusap puncak kepalaku. Belaian lembut itu membuaku merasakan belaian kasih sayang dari seorang laki-laki dewasa yang selama ini kurindukan.

“ Terserah jika saat ini kau membenciku nona muda, siapa bilang diantara kita tidak ada rasa sama sekali? Aku tidak menjadikanmu yeoja-chinguku hanya karena kesalahpahaman tadi. Aku memintamu menjadi yeoja-chinguku karena aku rasa aku sudah jatuh cinta padamu.”

Kata-kata namja didepanku ini sontak membuatku menegadahkan kepalaku dan membuatku terperangah. Dapat kurasakan wajahku memanas, pasti sekarang tampangku bebar-benar seperti kepiting rebus. Tunggu, ini benar-benar sungguh aneh. Ada apa dengan diriku? Tidak biasanya aku bisa takluk pada rayuan laki-laki. Selama ini aku tidak pernah tersentuh dengan kata-kata manis dari beberapa namja yang berusaha mendekatiku. Tapi kenapa ditangan seorang namja gila ini aku bisa berubah?? Apakah karena namja didepanku ini lebih dewasa dariku? Mungkin ini adalah efek dari rasa kesepianku akan kehadiran orang yang selama ini selalu kurindukan. Sosok pria dewasa yang selama ini selalu kuharapkan mau menghampiriku dan membelai lembut kepalaku dengan penuh rasa sayang. Aku rasa namja didepanku ini benar-benar telah menyihirku.

“ A..a..apa maksudmu Kyuhyun-shi?” gumamku tersendat-sendat. Aish nan pabo-ya! Kenapa aku bisa tergagap seperti ini.

Namja didepanku ini tiba-tiba menatap lembut kedalam mataku, kemudian dengan lembut dia mengenggam tanganku. “Lee heyna. .”  ucapnya sedetik kemudian.

“ Aku tahu, kau pasti binggung dan terkejut dengan permintaan serta pengakuanku ini. Dan kumohon untuk sekali ini kau mau mendengarkanku.” Pinta namja didepanku ini dengan lembut seraya menempelkan telunjuknya dibibirku yang semula sudah siap membalas ucapannya.  Namja didepanku ini sekarang berubah menjadi seperti sosok malaikat, kemana aura setan serta senyum iblis yang sedari tadi ia lancarkan. Dan kenapa pula aku refleks menuruti permintaanya? Entahlah, aku benar-benar sudah tidak bisa mengontrol tubuh dan otakku.

“ Untuk saat ini aku ingin melepaskan rasa gengsiku padamu. Dengar, mungkin bagimu semua ini bukanlah hal yang masuk akal. Bagiku, semua hal ini sama tak masuk akalnya. Aku benar-benar tidak paham dengan jalan pikiranku. Aku juga tidak tahu sihir apa yang telah mempengaruhiku.” Lanjut namja itu dengan tatapan teduh, kurasa sekarang semua kata-kata yang keluar darinya saat ini adalah suatu kejujuran. Entah mengapa aku merasa nyaman dengan tatapannya, yang seakan menyeretku untuk memasuki hatinya dan mempercayainya.

“ Eommaku selalu berkata, jika saat kau tidak bisa memahami apa yang kau inginkan dan apa yang kaupikirkan, maka dengarkanlah kata hatimu.  Karena hati kita tidak pernah berbohong. Hati kita selalu tau apa yang sebenarnya kita harapkan dan inginkan. Dan hatiku berkata, aku menginginkanmu, bukan karena ingin mempermainkanmu, tapi karena aku benar-benar menginginkanmu selalu berada dalam jarak pandangku. Aku mengiginkanmu karena aku merasa kau sanggup membuat hidupku lebih menyenangkan, membuat hari-hariku lebih ceria. Dan, membuatku menjadi tempat bersandar bagimu saat kau sedang kesepian.”

Aku benar-benar terpana dengan ucapan namja itu, namja yang semula hanya bisa berteriak dan tidak mau mengalah itu, berubah 180 drajat. Rangkaian kata yang keluar dari mulutnya saat ini bukanlah cercaan ataupun tuntutan gila yang membuat emosiku meledak-ledak.  Semua ucapanya terdengar hangat dan membuatku nyaman berada didekatnya.

“ Jadi, untuk saat ini cobalah dengarkan kata hatimu. Kau pasti akan menemukan jawabanya.” Lanjut namja itu sambil mengarahkan tanganku yang masih dalam gengamanya tepat dihatiku.

“ Kyuhyun-shi, apakah semua ucapanmu itu jujur??” Ucapku pada akhirnya setelah sedari tadi terdiam dan berfikir.

“ Dan bagaimana jika kata hatiku-pun berkata aku sangat membencimu?” lanjutku.

Namja didepanku ini tiba-tiba kembali menyedekapkan kedua tangannya dan memandangku dengan pandangan mengintimidasi. Setan dalam dirinya kurasa sudah kembali bersemayang dalam jiwanya.

“ Tentu saja aku berbohong.” Jawab namja itu dengan senyum mengejek.

“Mana mungkin aku jatuh cinta pada gadis kurus sepertimu, yang bahkan dilihat dari arah manapun tidak memiliki daya tarik sama sekali.” Ejek namja gila itu dengan santainya, dan berhasil tepat menusuk hatiku.

Mwo??apa katanya?? Jadi apa arti dari pengakuannya barusan??Aku benar-benar terperangkap dalam tipu dayanya! sial! sial! sial! Namja ini benar-benar membuatku kembali kehilangan kesabaran.

“ Dengar nona muda, apapun kata hatimu, pikiranmu ataupun kenginanmu itu terserah padamu. Tapi disini permintaankulah yang menjadi otoritas. Mulai sekarang kau adalah yeoja-chinguku Heyna-ya. Tidak perduli kau setuju atau tidak, ataupun suka atau tidak. Dan perlu kau tau, aku tidak suka dengan penolakan, karena kau tau sendiri apa yang akan kulakukan jika kau tidak memenuhi permintaanku.” Sambung namja itu dengan angkuhnya.

“Now, you’re my girlfriend, aratchi!” lanjutnya dan kemudian tertawa dengan nada mengejek.

Pabo…pabo…pabo…!!!!aku merutuki diriku sendiri yang sebelumnya sempat tersihir oleh pesona malaikat yang ia tebarkan. Nan jeongmal pabo-ya!! Bodohnya aku, kenapa aku bisa tertipu oleh rayuan gombal namja setan didepanku ini.Sudah nyata dia ini setan dari neraka paling dalam, tapi bisa-bisanya aku sesaat mempercayai.

“Ah…Andweeeeeeee…….!!!!!!!!!!” Aku hanya bisa merengek sambil menjambaki rambutku dengan frustasi.

Heyna Pov End.

 

Kyuhyun Pov

 

“Ah…Andweeeeeeee…….!!!!!!!!!!” Rengek gadis didepanku ini sambil menjambaki rambutnya. Kelihatan sekali dia sedang frustasi saat ini, kurasa dia sudah terpojok dan tidak bisa meloloskan diri.

Gadis itu kini mulai mengembalikan kesadarannnya. Terlihat dia berusaha mengatur nafasnya agar kembali sadar. Gadis ini benar-benar lucu. Sifatnya benar-benar unik, tidak seperti sifat kebanyakan gadis remaja seusiannya. Sesaat ia bertingkah kekanakan namun, beberapa detik kemudian ia berusaha mengembalikan kesadarannya dan kembali menjadi sosok yang lebih dewasa dari usianya. Manajemen emosi gadis ini benar-benar hebat. Pikirku kagum sekaligus lucu.

“Baiklah, aku kabulkan permintaanmu Tuan Cho.” Ucap gadis itu akhirnya setelah ia kembali sadar dari pikirannya.

“ Tapi dengan beberapa syarat.” Lanjut gadis itu sambil menyedekapkan tangannya kembali.

“ Mwo???Yak!! nona muda kenapa kau ikut-ikutan mengajukan permintaan? Disini akulah korbannya!” ucapku dengan nada mengintimidasi. Tapi seperti dugaanku, gadis ini adalah gadis yang unik dan kuat. Ia tidak akan mudah menyerah dan mengalah. Kurasa kami memiliki persamaan sifat.

“ Tentu saja aku berhak mengajukan syarat selama aku menjadi yeoja-chingumu Tuan Cho. Bukan berati kau bisa berbuat seenakmu selama menjabat sebagai namja-chinguku. Ingat, kubilang aku akan mengabulkan apapun permintaanmu selama itu tidak melanggar hukum Negara dan tata kehidupan yang beradab. Jadi, kau tidak bisa melarangku mengajukan syarat. Karena itu sama saja kau merampas kebebasan hak berpendapat seorang warga Negara.” Sanggahan gadis ini benar-benar cemerlang. Kurasa dia bukanlah gadis remaja bodoh yang hanya tau mengosip saja.

“ Baiklah, jadi apa syaratmu nona muda?” balasku pada akhirnya.

“ Aku tidak bisa memberitahukannya sekarang, mungkin jika nanti kita bertemu lagi.”

“Kau tidak perlu takut aku akan kabur Tuan Cho.”  Ucap gadis itu cepat saat aku hendak membalas kata-katanya.

“Aku bukanlah pembohong sepertimu, sudah kukatakan padamu aku ini paling anti berhutang budi. Dan asal kau tau Tuan Cho, aku bukanlah gadis bodoh seperti gadis-gadis cantik dan menarik seperti yang sedari tadi kau elu-elukan. Jadi kau tak perlu khawatir.” Lanjutnya dengan ekspresi sinis, yang entah mengapa justru membuatnya tampak manis. Aish aku semakin menyukai gadisku ini tanpa sepengetahuannya. Kurasa, aku benar-benar sudah jatuh cinta padanya eomma.

“ Jadi kita sudah sepakatkan?” sambung gadis itu sembari menyodorkan tangan kanannya kearahku untuk berjabat tangan. Dengan menyunggingkan senyum evil kebangaanku, kuraih uluran tanganya dan menjabatnya dengan mantap.

“ Senang berkenalan denganmu NAE NAMJA-CHINGU! Kupastikan kau akan menyesal telah memintaku menjadi yeoja-chingumu.” Ucap gadis itu sambil menjabat mantap tanganku dan memamerkan senyum evilnya. Nyali gadis ini benar-benar besar. Dia bukanlah gadis lemah, aku yakin dia pasti memiliki rencana jitu untuk mengalahkanku. Kurasa dia akan memberiku persyaratan yang rumit dan tentunya tidak menyenangkan.Tapi, tentu saja bukan evil magnae gelarku jika aku bisa dengan mudah dikalahkan, apalagi dengan seorang gadis remaja sepertinya.

“ Senang berkenalan juga denganmu NAE YEOJA-CHINGU! Kupastikan kau akan bertekuk lutut didepanku Heyna-ya!” Balasku sembari menyunggingkan senyum evilku pula.

 

♪Neo gateun saram tto eopseo ♪

 

♪juwireul dureobwado geujeo georeohdeongeol♪

 

♪eodiseo channi Neo gatchi joheun saram♪

 

♪neo gatchi joheun saram neo gatchi joheun ma eum neo gatchi joheun seonmul♪

Tiba-tiba ponselku berdering nyaring dan menyadarkan kami yang sedari tadi berusaha mematahkan tulang jari lawan kami masing-masing. Ternyata Sugmin-hyung yang menghubungiku setelah kukeluarkan ponsel dari saku celanaku, untuk mengecek siapa yang telah menganggu moment pentingku ini.

 

“ Yoboseyo, ada apa kau meneleponku hyung?”

jawabku dengan santai yang sedetik kemudian dibalas dengan teriakan marah dari hyungku itu, refleks kujauhkan ponselku dari telinga. Aku tidak mau harus kembali menjalani operasi telinga karena kendang telingaku pecah akibat teriakan hyung-ku yang satu ini.

“ Yak!!!!!!!!Cho Kyuhyun apa yang sedang kau lakukan sekarang???Neo oediya?? Kau tau tidak ini sudah jam berapa??? 1 setengah jam lagi kita ada perform di Music Bank! Apa kau sudah lupa?? Kita harus sudah ada disana 1 jam sebelum perform untuk rehearsal dan persiapan. Neon jeogmal pabo-ya??!!

Omel hyungku pecinta warna pink itu dengan nada kesal. Aku benar-benar lupa jika setelah ini aku masih ada schedule. Aish, semua ini karena gadis aneh didepanku ini. Kau harus mendapat balasan nona muda.

“ Mianhe hyung, tadi ada suatu masalah dijalan.” Balasku kemudian

“ Apa kau dikejar-kejar oleh fans? Tanyanya dengan nada khawatir setelah beberapa saat lalu berteriak kesal.

“ Ani, aku tidak dikejar fans hyung, aku hanya dikejar oleh seorang perempuan tua gila yang mengiraku pencopet.”

Jawabku sambil tersenyum evil dan melirik kearah gadis yang sedari tadi masih duduk didepanku . Kulihat gadis itu membelalakan matanya dan mengucapkan umpatan kepadaku tanpa bersuara yang hanya kubalas dengan senyum mengejekku.

“Mworago??jinja??lalu sekarang bagaimana??apakah kau baik-baik saja? Apakah aku perlu minta bantuan Lee seoman seongsanim?” ucap sugmin hyung dengan nada terkejut dan khawatir.

“ Ani, kau tidak perlu menghubungi Lee Seoman seongsanim hyung, semua masalah sudah terpecahkan. Kesalahpahaman diantara kami sudah selesai. Kau tidak perlu khawatir hyung.

“ Jinja??” tuturnya dengan nada curiga.

“Kau tidak berbuat macam-macam pada perempuan tua itu kan Kyu? Kau tidak…….”

Yak Hyung!!apa yang kau pikirkan hah? Kau pikir aku ini seorang psikopat?” sanggahku dengan nada kesal.

“ Ani, hanya saja kau ini kan evil.” Lanjut hyungku itu dengan suara yang diperjelas dari ucapan sebelumnya.

“ Walaupun begitu, aku tidak akan pernah bersifat kasar pada seorang perempuan tua hyung. Justru perempuan tua itulah yang mengerikan.”

Tukasku sambil menjulurkan lidahku kearah gadis didepanku ini yang langsung mengambil tanganku dan seditik kemudian mengigitnya.

Arrrggghhhhhhh……..!!!!!!! Yak!! Neon jeongmal pabo-ya!! teriakku pada gadis yang sekarang ganti menjulurkan lidahnya kearahku. Aish…gadis ini benar-benar brutal.

“ Yak! Kyu apa yang terjadi??” Tanya Sungmin-hyung setengah berteriak.

“ Ani, aku tidak kenapa-kenapa hyung. Hanya digigit anak anjing gila yang kebetulan lewat didepanku.” Jawabku menenangkan coupleku dalam Super Junior itu.

“ Hyung , lebih baik aku berangkat  sendiri dari sini. Aku rasa itu lebih cepat. Lagipula posisiku sekarang tidak jauh dari lokasi. Kita bertemu disana saja hyung, dan tolong bawakan beberapa perlengkapanku, otte??” usulku kemudian.

“ Arraseo, kita bertemu disana. Kau hati-hatilah, jangan sampai digigit anak anjing lagi.” Ucap Hyungku mengakhiri percakapan kami.

“ Ne, hyung.” Klik, kumatikan sambungan teleponku.

“ Yak!! Jaga mulutmu Tuan Cho! Seenaknya saja kau menyebutku perempuan tua gila!” Cerca gadis didepanku ini dengan marah.

“ Jangan lupa, aku juga memberimu bonus peran sebagai anak anjing gila nona muda.” Balasku dengan tersenyum sinis.

“ Yak!!!!” protes gadis itu. Sebelum gadis itu melanjutkan omelannya, aku segera bangkit dan menyerahkan anak anjing gadis itu kepelukannya kemudian  mengenggam tangan kanannya dengan erat.

“ Sudah,hentikan omelanmu Heyna-ya, kita tidak punya cukup banyak waktu lagi.” Ucapku seraya menyeretnya mengikutiku keluar dari gang buntu tersebut.

“ Yak!!!Lepaskan tanganku Tuan Cho, mau kau bawa kemana aku? “ Teriak gadis itu sambil berusaha melepaskan tangannya dari gengamanku.

“ Tentu saja ke kencan pertama kita NAE YEOJA-CHINGU!!”

TBC

Gimana readers?? Tetep ancurkah FFnya? Maklum saja,author baru kurang vitamin C alias vitamin cinta dari abang evil (hahahahahahah # nyengir evil ala Kyu )

Oke seperti biasa, saran n kritik dari readers semua sangat berharga bagi author. So, don’t be silent readers.

Kamsahamnida

# Bow bareng kyu^^

Advertisements

31 thoughts on “( My Perfect Girlfriend Or My Perfect Rival?!) Now You’re My Girlfriend, Aratchi! (PART 3)

  1. itu bnran kyu yg ngomng…
    gg nyangka kyu bs bcra gtu…
    heyna akhr’a nerima kyu jg..
    ntr gmna klanjutannya yahh..
    daebak thor ff’a..

  2. entah kenapa Na malah mikirin itu anak anjing punya heyna. pasti lucu bangeeeeetttt >.< gemes sendiri jadinya! ;;;;;
    oke, lanjut ke next part^^

  3. maaf thor sebelumnya mau nanya marganya heyna tuh kim apa lee yaa ?? Soalnya tadi di part 1 marganya si heyna kim:) . Blm apa-apa aja udah first date dasar lu bang tp biar gimanapun kyuhyun walau epil tetep romantis haha

  4. Authoorr,
    Maaf Comment Lagi, Cuz Baru Sadar.. Thor di Part 2 Nulis Mananya Heyna Itu “Kim Heyna” Sedang di Part 3 “Lee Heyna”

    Thorr, Thor Galau Ya ?
    Hehehe ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s